Casper Tampanku

Casper Tampanku
Episode 38 - Hanya Teman


__ADS_3

            Detik berganti jam, jam berganti dengan hari dan hari berganti dengan minggu, minggu pun berlalu berganti dengan bulan. Tak terasa perkuliahan sudah memasuk in ujian akhir semester lagi. Dan perkembangan persahabatan antara teman makin mendalam. Begitu pula dengan Joe dan Winnie dan teman lainnya. Hanya di sayangkan semua perkembangan hubungan Joe dan Winnie belum ada kemajuan, semua teman mereka sangat gemas dengan ke hati - hatian joe untuk mengungkapan perasaan kepada winnie.


            Begitu banyak hal yang telah di lalu dari kejadian Thian yang mengungkapkan perasaan dan Kak Rudi yang makin hari makin mendekat kepada winnie dan keluarga hingga seorang Tomi pun mewarnai hubungan mereka.


---------------- Flasbacks---------------------


            Pembantu Rumah tangga Winnie mengetuk pintu kamar Winnie, tidak lama winnie pulang setelah mengajar private.


" Siapa ?" tanya Winnie begitu selesai keluar dari kamar mandi.


" Ini ada temannya non, cari " jelas pembantu rumah tangga Winnie


" Siapa ?" tanya Winnie sambil merapihkan rambutnya setelah mandi


" Namanya tadi kalau tidak salah Pak Tomi"


" O, ok suruh masuk aja mbak bentar "


" Udah non"


" Oke, terima kasih"


                 Untuk apa Tomi malam - malam ke rumahnya, apa sudah baikan antara Kasih dan Tomi ? apa ada titipan lagi ? begitu batin winnie berpikir dan berlalu dari kamarnya menuju ruang tamu yang sudah ada Tomi di sana.


" Hai, apa kabar ? " Winnie menyapa Tomi yang sedang memainkan Handphone nya tidak menyadari Winnie sudah di hadapannya.


" Hai, Nie. aku ganggu ya malam - malam " tanya Tomi


" Tidak apa, aku belum lama pulang juga koq habis ngajar biasa" jelas Winnie


" Kamu tumben mau kemana ? mau ketemu kasih sekarang ?" tanya Winnie lagi penasaran


" Tadi aku habis dari rumah teman, dekat sini. cuma dua rumah dari rumah kamu jadi aku pikir mau mampir deh. kita udah lama tidak ngobrol khan " jelas Tomi mengapa dia berkunjung ke rumah Winnie sekarang ini


" O.., aku kira kamu mau kasih tahu kabar baik tentang hubungan kamu dengan kasih " jelas Winnie


Tomi hanya menggelengkan kepala dan terdiam sebentar dan tersenyum


" Waktu sudah berlalu, kamu bisa bertemu kasih lagi khan?" Winnie menghibur Tomi


" Aku pernah beberapa coba kontak Kasih beberapa minggu lalu tapi dia tidak menjawab aku. Apa nomor telephone nya sudah di ganti ?" tanya Tomi tapi seperti tidak bertanya kepada Winnie tapi untuk dirinya sendiri


" Mau aku bantu kontak in sekarang ? " tanya Winnie melihat kesedihan di mata Tomi


" Sudah tidak apa, lagian aku sebentar lagi mau berangkat melanjutkan kuliah di luar" jelas Tomi tiba -tiba


" Loh, kita khan belum selesai kuliah S1 nya " tanya Winnie binggung karena awal rencana Tomi akan kuliah lanjutan ke luar untuk jenjang S2 dan itu akan berangkat dengan Kasih.

__ADS_1


" Tidak jadi Nie, aku percepat kuliah aku di luar "


" Ooo, kamu tidak membahasnya dulu sama kasih?"


" Aku kehilangan kontaknya, dan aku sudah memutuskan. mungkin kasih sudah memilih jalan hidupnya tanpa ada aku di hidupnya lagi" lirih Tomi menjelaskan


" Tidak koq Tomi, Kasih masih sibuk belajar dan masih sendiri. Walau aku tidak sering bertemu dengan Kasih tapi aku terkadang masih ada kontak denganya" jelas Winnie menghibur dan memberi sedikit senyuman


" Iya tidak apa " jelas Tomi entah apa itu makna nya dan mengapa menjawab seperti itu hanya Tomi yang tahu.


" Kapan tepatnya kamu mau berangkat Tomi " kita ketemu dengan semua dulu dan kumpul dan makan - makan yuk sebelum kamu berangkat Winnie memberi ide


" Boleh aja, aku berangkat hari rabu minggu depan masih ada sekitar sepuluh hari lagi sih" jelas Tomi memberitahu jadwal keberangkatannya.


" Berapa lama kamu rencananya di sana?" tanya winnie


" Kalau aku mampu otaknya mungkin sampai S2 aku selesai baru aku balik dan melanjutkan bisnis papa di sini


" Wah lama sekali"


" Aku masih terkadang balik koq"


" Iya pasti lah khan kamu anak kesayangan" Winnie menggoda dan tertawa kecil


" Ya udah aku info yang lain ya semoga mereka bisa ada jadwal dan nanti aku tanya calista juga bisa ikut tidak" jelas Winnie lagi


" Boleh nanti kamu kabarin aku aja, tapi aku mungkin juga sering ke lingkungan sini" jelas Tomi lagi


" Aku harus belajar sedikit tentang negara itu, dan teman aku yang dari sana rumah nya itu " Tomi menunjuk rumah besar berjarak dua rumah dari rumah Winnie begitu mereka sudah di depan pintu gerbang rumah Winnie untuk pamit pulang


" Aku pulang dulu ya " Tomi masuk kedalam mobilnya dan pamit pulang


               Winnie pun langsung menelphone Kasih, untuk mencek mengapa kasih memblok telephone Tomi dan tidak mau menjawab pesan yang di kirim tomi kepadanya. Sayangnya Winnie tidak mendapatkan kejelasan yang benar - benar jelas mengapa Kasih melakukan itu. Dan winnie tidak berani untuk memaksa Kasih. Karena Kasih bukan seperti Widi yang karakternya mudah untuk di mengerti dan Winnie selalu mempunyai prinsip walau teman akrab jika tidak mau memberitahu Winnie tidak akan terus mendesak hingga Winnie mendapakan jawaban yang dia mau tahu itu.


                  Widi menyambut setuju dengan makan bersama dengan Tomi, sebelum lelaki itu pergi untuk waktu yang lama menuntut ilmu di negeri jauh, Mimi pun setuju  hanya Calista yang tidak bisa bergabung karena sedang persiapan ujian juga di kampus nya dan kasih hanya menjawab akan memberi kabar secepatnya.


                  Ke esokan harinya Winnie memberitahukan kepada Tomi bahwa mereka oke untuk makan perpisahan denganya dan berjanji akan bertemu di akhir pekan supaya tidak mengganggu aktivitas semuanya. Dan Tomi pun terlihat sangat sibuk karena keberangkatan yang sangat cepat itu. Hanya selisih dua hari setelah pertemuan Tomi dan Winnie di rumah Winnie, Tomi sudah datang ke rumah Winnie lagi dan di waktu yang hampir sama dari yang sebelumnya. Mereka ngobrol sebentar dan tomi pamit karena Winnie sudah terlihat lelah.


                   Kehadiran Tomi di rumah Winnie pun kian sering dan hampir di waktu yang sama. Dan Winnie terkadang menemani Tomi ngobrol sebentar karena tugas kampus Winnie yang banyak di akhir semester sebelum ujian dan tubuh yang lelah setelah mengajar.


                   Akhir pekan pun tiba yang berkumpul tidak lengkap, Kasih dan Calista tidak bisa bergabung hanya Winnie, Widi, Mimi dan Tomi. Tomi datang menjemput mereka di rumah Winnie dan mereka pergi ke area tempat hang out anak muda  dengan sajian music live di sana. Para Gadis sedikit menyelidiki keputusan Tomi yang berangkat tiba - tiba itu dan mengapa kasih harus alpha hari ini di tengah mereka itu suatu hal yang ganjil.  Karena setelah putus dengan Tomi sebelumnya Kasih hampir selalu hadir di acara kebersamaan mereka meskipun kasih harus menghampiri kampus mereka yang jaraknya tidak dekat.


                Tetapi sayang Tomi pun tidak mengetahui jelas dengan sikap Kasih yang berubah dan memberikan kesan tidak mau berhubungan dan tidak ada waktu untuk Tomi untuk menjalin hubungan lagi dengannya. Mendengarkan cerita itu semua, para gadis itu pun tidak enak hati dan menghibur Tomi dan berjanji akan mensupport Tomi apapun juga nanti hasil nya.


                Hari Selasa, satu hari sebelum keberangkatan Tomi, seperti jadwal rutin entah mengapa di rutinkan  Tomi sudah tiba di rumah Winnie dan di jam yang sama sebelumnya. Seperti nya jam itu adalah jam teman Tomi memiliki waktu senggang untuk menjelaskan kehidupan di negara yang akan menjadi tempat tinggal Tomi nanti. Itu lah pemikiran Winnie yang paling pas untuk menutupi kebinggungan karena Tomi jadi sering datang ke rumah dan di waktu yang hampir sama.


" Nie, besok aku berangkat " jelas Tomi

__ADS_1


" Iya, cepat ya waktu berlalu" jelas Winnie lagi dan tersenyum


" Iya, kalau bisa mundur sebetulnya aku mau mundur sedikit sih"


" Loh ada urusan yang belum selesai ?"


" Sedikit masalah ......"


" Apa ? wah kamu harus beresin dulu biar di sana kamu juga tidak kesulitan nantinya" jelas Winnie


" Betul...."


" Ya sudah cepat bereskan semoga besok kamu bisa berangkat dengan hati senang juga "


" Kamu besok berangkat jam berapa ? " tanya Winnie lagi


" Sekitar jam sebelas malam aku berangkat dari bandara sini" jelas Tomi lagi


" Ya.., aku tidak bisa mengantar dong begitu malam" jelas Winnie lagi


" Tidak usah sudah malam juga, orang tua ku saja yang antar pasti juga beberapa saudara mama ikut " jelas Tomi dan tiba - tiba menundukkan kepalanya melihat lantai ruang tamu Winnie


" Mengapa Tomi, sedih ya urusan kamu dengan kasih belum selesai ?"


" Tidak, aku sudah melepasakan kasih khan begitu aku tidak bisa kontak dan pesan aku tidak di balas"


" Beri waktu untuk Kasih ya " jelas Winnie kasih melihat kesedihan di mata Tomi lagi


" Nie, sebetulnya sebelum aku jadian dengan Kasih. Aku suka kamu dulu sejak kita SMA pertama kasih bertemu di Osis itu" jelas Tomi tibat - tiba membuat Winnie kaget bukan kepalang


" Jangan becanda ah Tom, sudah malam nih" jelas Winnie dan tersenyum lagi


" Aku tidak becanda Nie, aku sedih berangkat sekarang karena aku belum ada waktu untuk berusaha merebut hati kamu" jelas Tomi dengan menatap Winnie


" Tom, kamu itu teman baik ku dan kekasih dari teman akrab ku jangan yang aneh - aneh deh" jelas Winnie begitu melihat keseriusan Tomi berbicara


"Tapi aku betul - betul suka kamu Nie, aku memang sudah berpacaran dengan Kasih lama tapi rasa itu datang lagi sejak kita sering bertemu belakangan ini" jelas Tomi


" Tom, jangan kamu tambah lagi beban perasaan mu" jelas Winnie tegas


" Aku tahu...."


" Lebih baik kita berteman akrab seperti sekarang, aku senang kita akrab dan saling membantu dan yang aku tahu kasih masih sendiri hingga hari ini. Itu bertanda kasih masih menunggumu. Cuma beri dia waktu" jelas Winnie lagi


" Sepertinya hati aku yang sudah tertutup untuk kasih, Nie " jelas Tomi lagi


" Tomi, kalau masalah yang belum terselesaikan itu adalah hal seperti ini lebih baik ini tidak membuatmu berbeban berat untuk jalan study di luar" jelas Winnie

__ADS_1


" Jalan terus dan maju kamu punya masa depan yang lebih indah kalau kamu fokus belajar di negeri orang " jelas Winnie lagi dan pembicaraan mereka pun berakhir karena winnie tidak mau terlibat terlalu dalam lagi dengan hubungan Tomi dan Kasih. Tomi pun pamit dan meminta ijin kepada Winnie dia akan terus berkomunikasi dengan Winnie walau di negara yang berjauhan dan Winnie menyetujuinya dengan syarat hanya berteman saja .


------------------------------------------------


__ADS_2