Casper Tampanku

Casper Tampanku
episode empatbelas - Kesedihan Kasih


__ADS_3

" Nie, kamu sibuk tidak hari ini ?" Kasih menelpon Winnie yang masih berbaring di ranjang.


" Tidak Ka, hari ini aku santai. kenapa ?" jawab Winnie sambil olah raga kecil setelah bangun pagi ini.


" Ketemuan yuk, ada yang mau aku ceritakan"


" Boleh, kamu tidak mau kerumah aku aja?"


" Kita duduk di cafe xx yang di mall itu aja yuk"


" Ya boleh, ajak Widi ?"


" Iya tidak apa kalau Widi bisa ikut"


" Aku tanyakan ya nanti, jam berapa kita ketemu di cafe ?"


" Setelah makan siang saja, kamu bukan harus makan siang bersama keluarga ? " tanya Kasih. karena mengetahui aturan keluarga Winnie, setiap sabtu dan minggu mereka sekeluarga harus makan siang dan malam bersama.


            Itu adalah aturan baku sejak turunan dari keluarga mama Winnie, Dan di lakukan di keluarga mereka. karena bagi ayah Winnie aturan itu sangat bagus. Mereka menjadi lebih dekat dengan keluarga inti dan memiliki waktu khusus untuk mendengar cerita satu sama lain dalam keluarga.


            Winnie memberitahu tentang rencana kasih yang ingin bertemu dengan dirinya dan Widi kepada orang yang bersangkutan. Widi menyetujui ikut bertemu, mereka akan langsung bertemu di cafe xx di mall tersebut. Karena Widi akan ada di mall jauh lebih dulu sebelum jam yang mereka tentukan. Widi dan keluarga akan ada di mall tersebut sebelum makan siang untuk memenuhi undang salah satu keponakannya Widi merayakan ulang tahunnya. Karena Widi adalah anak tunggal maka Widi masih selalu di sertakan oleh orang tua nya jika ada acara keluarga seperti ini.

__ADS_1


-------


            Cafe xx selalu ramai pengunjung, dan di hari sabtu ini pun sama. Winnie melihat sekeliling setelah memesan kopi kesukaannya es Americano. Aduh kenapa penuh sekali sampai tidak ada tempat duduk batin Winnie. Setelah berdiri sekitar 4 menit Winnie melihat 1 meja di pojok akhirnya kosong dengan sigapnya Winnie menuju meja tersebut.


            Cukuplah untuk mereka duduk ngobrol berempat nanti pikir Winnie, karena kasih pasti akan datang dengan Tomi. Karena hari Sabtu adalah hari mereka akan selalu bersama. Begitu yang ada di pikiran Winnie.


Widi datang lebih dahulu dari kasih, baru selesai widi memesan minumannya kasih datang seorang diri. Mereka begitu kaget dan bertanya - tanya mengapa muka kasih seperti habis menangis dan mengapa Tomi tidak ikut bersama kasih di hari sabtu ini.


            Kasih memesan minuman lebih dahulu dan mereka akhirnya duduk bersama di meja tersebut. Karena begitu penasarannya Winnie lansung menanyakan memgapa Kasih seperti habis menangis dan di mana Tomi. ini pertanyaan yang sama seperti widi juga ingin tanyakan.


" Aku dan Tomi sudah putus" kalimat singkat itu mengkagetkan Winnie dan Widi. Karena Kasih dan Tomi sudah menjalin cinta mereka sejak mereka di bangku kelas X .


" Alasannya apa kalian putus?" tanya Widi


" Kami tidak ada masalah dan tidak ribut sebelumnya" jelas Kasih sedikit terisak. Karena malu di lihat semua mata di kafe tersebut, kasih cepat - cepat menyeka air mata yang ada di ujung matanya.


"Lalu kenapa putus ?" cecar Widi


"Iya aneh tidak ada masalah lalu putus" Winnie berkata sambil mencari jawaban dari Kasih


" Orang tua Tomi tidak setuju dengan aku" jawab Kasih menahan tangisannya.

__ADS_1


" Kapan kamu ketemu orang Tomi ?"


" Bukan kamu beberapa kali sudah bertemu ibu Tomi ?"


" Waktu di sekolah kamu beberapa kali bertemu ayah Tomi juga bukan ?"


            Pertanyaan Widi dan Winnie bergantian, meminta jawaban dari Kasih yang masih tertunduk sedih dan menahan tangisnya. Setelah minuman mereka tersisa setengah di gelas mereka kasih menceritakan semua yang di alaminya sehingga terjadi pemutusan hubungan cinta antara Kasih dan Tomi.


            Kasih menceritakan selama ini orang tua Tomi mengetahui hubungan cinta anak mereka dengan Kasih, dan sebetulnya orang tua Tomi tidak menyetujui hubungan tersebut. Tapi di pikiran orang tua Tomi hubungan mereka adalah hubungan sesaat karena mereka masih SMA.


            Maka orangtua Tomi tidak begitu melarangnya, hanya terkadang ibu Tomi menekankan kepada Tomi untuk focus pada sekolah lebih dahulu dan Tomi harus melanjutkan studinya nanti di luar negeri sebelum melanjutkan bisnis keluarga mereka. Tomi harus melakukan itu semua karena Tomi adalah anak tunggal di keluarga mereka. Dan Tomi mendengarkan apa yang dikatakan orang tuanya. hanya satu yang tidak di ikuti             Oleh Tomi yaitu menghentikan hubungan cintanya dengan Kasih. Tetapi kemarin berbeda, dimana Kasih dan Tomi mengunjungi paman Tomi yang di rawat di rumah sakit mereka bertemu orang tua Tomi di sana. Dan setelah Tomi di ajak bicara oleh ibu dan ayahnya menjauh dari kamar tempat paman Tomi di rawat, Tomi dan kasih berpamitan untuk pulang.


            Di perjalanan pulang dari rumah sakit tersebut Tomi tidak bicara apapun hanya mengendarai motornya dengan sedikit lebih pelan dari biasanya. Kasih mengetahui pasti telah terjadi sesuatu pada Tomi, tapi kasih memberikan waktu dan ruang untuk Tomi berpikir. Kasih juga diam seribu bahasa di belakang duduk motor Tomi tersebut.


            Begitu sampai di depan pintu rumah Kasih, Tomi mengatakan hubungan mereka harus di sudahi. Karena orangtua Tomi memberikan ultimatum kepada Tomi ketika di rumah sakit tersebut. Dan Tomi diberikan pilihan untuk menyelesaikan hubungannya dengan kasih atau Tomi harus berangkat ke luar negeri malam itu juga dan melanjutkan study di sana.


            Di tempat tante Tomi tinggal itu negara yang memakan waktu sekitar 25 jam perjalanan menuju negara tersebut dari sini. Dan Tomi masih tidak menginginkan pindah terlalu jauh dalam kondisi sekarang dimana ayah Tomi harus menjalankan operasi jantung dalam waktu dekat. Tomi menangis dan memohon kepada Kasih untuk mengerti dilema yang di alaminya saat itu. Walaupun Tomi masih sangat mencintai Kasih tetapi Tomi sangat menyayangi dan menghormati kedua orangtuanya. Dan ini adalah keputusan yang harus Tomi pilih.


            Mereka akhirnya menyelesaikan hubungan cinta mereka di malam itu. Dan Tomi masih berjanji untuk terus mencintai kasih dan akan berusaha meyakinkan orangtuanya bahwa kasih adalah satu-satunya wanita yang Tomi cintai. Kasih menginginkan Tomi untuk selalu mengutamakan orangtua daripada cinta mereka dan mereka juga memutuskan untuk saling tidak bertemu atau berhubungan dulu selama 3 bulan untuk menenangkan pikiran dan hati mereka.


            Tagis yang di tahan pun meledak, dan Winnie mendekap kasih di pelukannya. Mereka diam menunggu Kasih selesai dengan tangisnya. Widi diam seribu bahasa setelah mendengar cerita kasih seperti sedang mencerna apa yang baru saja di dengarnya.

__ADS_1


----------


__ADS_2