Casper Tampanku

Casper Tampanku
Episode 41- Joe kembali


__ADS_3

            Seminggu telah berlalu dan Joe hari ini balik ke ibu kota. Winnie berjanji akan menjempunya di bandara bersama Widi, karena Widi bosan bermain di rumah dengan sepupunya yang masih tinggal di rumahnya dan keluarga lainnya yang sedang menginap di rumah nya. Hari ini Winnie yang menjemput ke rumah Widi.


" Tumben kamu pagi bener jemput aku nya masih ada waktu sekitar tiga jam lagi dari joe tiba di sini" Widi menghampiri Winnie sambil menunjukkan handphone di tangannya


" Katanya kamu mau melarikan diri dari rumah kamu yang rame itu" balas Winnie dan tertawa kecil


" Betul juga sih, sebentar aku ganti pakaian ya. Kamu mau masuk enggak tunggu di dalam rumah ?" tanya Widi


" Enggak aku di mobil aja, katanya rumah kamu masih rame dengan anak - anak kecil" Winnie menjawab sambil matanya melirik ke arah rumah Widi di peraltaran rumah nya ada beberapa anak kecil bermain di sana


" Iya tuh, anak - anaknya" Widi mengeserkan badan supaya Winnie bisa melihat parah keponakan yang energik berlarian


" Ya udah sana ganti pakaian, aku tunggu di sini nanti kita tunggu di cafe dekat bandara aja "


" Ok, bu boss" Widi berlari masuk ke dalam rumah


-----------------------------------


            Jalan raya hari ini tidak begitu macet mungkin karena belum jam pulang kantor dan cuaca masih agak gelap setelah sebelumnya hujan lebat menguyur ibu kota. Mereka sudah ada di cafe yang mereka tujuh, Winnie dan Widi duduk di kursi panjang dengan pemandangan indah ibu kota arah bandara yang lenggang mereka menikmati kopi mereka dan terkadang bercanda melihat setiap orang di sekitar tak terasa waktu cepat berlalu dan mereka pun melanjutkan perjalan menuju bandara international untuk menjemput Joe.


             Joe tiba ke ibu kota seorang diri tanpa Sandy dan January, sandy masih di kota kelahiran dan January masih di negara S berlibur dengan teman - teman lainnya. Maka Joe memutuskan balik ke ibu kota sendiri setelah operasi ibu nya berhasil dan ibunya sudah kembali ke kota kelahiran Joe dan sudah mulai bisa beraktifitas seperti biasanya. Joe menjelasan kepada teman laki - laki karena joe masih ada tugas harus mengajar private nya lebih cepat kasihan Winnie menggantikan dirinya terlalul lama.


" Itu Casper ! " Widi menunjuk kearah Joe yang sedang mendorong troli barang dan koper ke arah mereka


" Hush.., nanti orang nya dengar enggak enak loh" Winnie menegur Widi karena masih saja memanggil Joe dengan sapaan Casper


" Loh orangnya tidak marah koq aku panggil Casper, malah dia tersenyum tuh" Widi komplant dan matanya mengarah ke Joe yang melambaikan tangan dan tersenyum ke arah mereka


" Itu karena dia enggak dengar kamu" jelas Winnie lagi menyenggol badan Widi


" Dengar lah khan suara aku agak kencang" Widi tetap tidak mau kalah dari Winnie


" Hai Casper " sapa Widi begitu Joe berdiri di hadapan mereka dengan kaos oblong dan celana pendek santai serta sandal santai membuat diri joe kelihatan lebih seperti turis di banding orang indonesia

__ADS_1


" Hai..." jawab Joe terpotong dengan kalimat Widi yang tidak mau di salahkan orang Winnie


" Tuh khan Casper nya enggak marah"


" Hush..., haiiii Joe" sapa Winnie tidak mau memperpanjang cerita dengan Widi


" Kamu pakai supir siapa hari ini?" tanya Joe lagi


" Winnie" jawab Widi  cepat


" Yuks kita makan dulu deket mall sini, lalu kita pulang" ajak Joe  dan merapihkan tas plastik di atas troli nya


" Yuk, kita harus menyeberang jalan ya" jelas Winnie


" Oke, enggak masalah" jawab Joe


" Sini aku bantu " jelas Widi


" Oke, Casper dan Windi" goda Widi lagi


" Loh koq aku " jawab Winnie komplant


" Sejak kapan nama kamu Windi?" jelas Widi menggoda Winnie lagi dan yang di goda mukanya merah karena malu terkena godaan  Widi kali ini. Tidak seperti biasanya Winnie begitu cekatan tidak menjawab dan bisa membalas godaan teman - temen kampusnya.


            Selesai makan akhirnya mereka mengantar ke kost Joe dulu karena lebih mempersingkat jalan dan karena mobil Winnie pasti Winnie lah orang terakhir yang akan tiba ke rumah. Tidak lupa Joe memberikan bungkusan kecil kepada Widi dan Winnie  oleh  - oleh dari negara S. Joe mengetahui kesukaan dua gadis itu adalah coklat hitam pahit, Joe membelikan mereka coklat yang sama dan sedikit snack kota kelahiran Joe untuk mereka juga.


             Bungkusan Winnie ternyata ada lebih dua bungkus lagi dari Widi, ternyata itu titipan ibu Joe untuk Winnie dan Joe sendiri tidak tau apa itu isinya karena terbungkus rapih dengan kertas kado dan plastik telah di solatip sepertinya ibunya membeli oleh - oleh untuk Winnie ketika berobat jalan di negara S tanpa sepengetahuan dirinya. Dan Adiknya Joe juga menitipkan sebuah buku untuk Winnie karena adik Joe juga sudah kenal dan tau kalau Winnie suka sekali membaca buku baik itu novel, biography atau pun komik manga. Dan sepertinya itu novel yang di beli adiknya joe dari online shopping di negara S di mana adiknya sekolah.


" Kamu tidak ada kemajuan ya dengan Joe? " tanya Widi begitu Joe sudah tidak di mobil bersama dengan mereka lagi


" Kemajuan apa?" Winnie menjawab tidak mau di goda lanjut oleh Widi


" Tuh..." Widi menujuk oleh - oleh Winnie terdiri dari  tiga plastik dari tiap - tiap keluarga Joe

__ADS_1


" Tuh apaan"


" Itu oleh - oleh aja sampai begitu special"


" Kamu tidak mau melanjutkan ke tahap berikutnya sama Casper ?"


" Ke tahap apa ?"


" Iih kadang kesel ya sama kamu"


" Iya tahap apa, khan kita semua sama dan joe juga sama kepada yang lain "


" Kalau sama dengan yang lain, aku juga akan dapat tiga plastik seperti kamu hari ini"


" Terkadang aku binggung ya sama kamu, pinpinbo" ledek Widi kepada Winnie


" Pinpinbo ?" Winnie menggoda seperti tidak tau maksudnya kallimat itu yang sebetul nya dia sudah mengerti arti dari kalimat itu


" Pintar pintar bodoh" jelas Widi mengelitik pinggang Winnie


" Haha, aku mau buat apa. Khan aku juga enggak bisa berpikir sebelum joe menanyakan ke aku " jelas Winnie lagi sambil tertawa geli karena gelitikan  Widi


" Iya, aneh juga sih tuh Casper kenapa sih enggak mau ngomong ya udah dua tahun sejak kita bertemu dan semua teman tau tentang kalian" Widi menjawab dan seperti berpikir keras


" Sudah tuan putri tidak usah pikir keras seperti itu, selama orangnya tidak mau bertanya jelas kepada aku maka aku tidak akan berpikir dulu ke arah yang lain" jelas Winnie dan tersenyum melihat temannya seperti berpikir keras menyelesaikan soal ujian


" Iya betul juga, kenapa harus kamu memikirkan sesuatu yang belum pasti ya" Widi berkata tapi tetap menunjukkan muka berpikir keras


            Setelah sampai di rumah Winnie membuka bungkusan dari ibu Joe, ternyata ibu Joe membelikan Winnie satu buah kaos warna merah darah yang bagus sekali untuk di gunakan ke kampus dan sebuah atasnya lagi untuk bersantai. Dan adik Joe  membelikan novel yang masih belum bisa di temukan di sini dengan seri lengkap. Dan oleh - oleh Joe akhrinya Winnie taroh di lemari es ruang makan rumah Winnie supaya bisa di makan bersama dengan kakaknya dan ibu serta ayahnya.


                    Merapihkan semua dan mengirimkan pesan kepada Joe untuk menitipkan salam dan terima kasihnya kepada ibu dan adik Joe atas oleh - olehnya dan Winnie suka atas oleh - olehnya.


---------------------

__ADS_1


__ADS_2