Casper Tampanku

Casper Tampanku
episodetigapuluhdua - Pendekatan Thian berlanjut


__ADS_3

" Ayo, ngapain kalian berduaan saja di sini?" Winnie menegur thian dan Tani yang berduaan di teras


" Enggak ngapa- ngapain koq, Thian kayaknya lagi banyak beban tuh" jelas Tani sambil menunjukkan tangan ke arah Thian duduk dan terdiam


" Ada apa emangnya ?" Winnie bertanya dengan menunjuk Thian dengan matanya


" Mana aku tahu, tadi aku ajak ngomong aja dia diam terus" Tani mengangkat pundak tanda tidak mengerti


" Thian kamu sakit ?" tanya Winnie tapi tidak di respon


" Kayak itu tadi aku tanya juga diam begitu" jawab Tani


" Thian......!!" Tani berbiacara agak keras kepada Thian


" Ya, ampun Tani jangan seperti itu aku dengar." Thian menjawab


" Loh ada Winnie.  Kamu sudah mandi juga ya ? " Thian kaget begitu melihat winnie berdiri di belakang Tani dan tersenyum


" Aku tadi juga tanya kamu Thian, kamu sakit ?" Winnie berucap mengulang katanya


" Enggak sakit, siapa bilang aku sakit ?" Thian menjawab dengan terburu - buru


" Siapa bilang kamu sakit ? Nie tuh tanya kamu sakit apa enggak dari tadi melamun kayak macan ompong" jelas Tani lagi


" Enggak koq, cuma sedang meditasi karena udara sini sejuk dan aku menikmatinya" jelas Thian dan berakting seperti orang melakukan meditasi.


" Ada apa sih ribut-ribut" Calista berkata begitu sampai di dekat mereka


" Sudah mandi ?" Thian bertanya langsung


" Hanya Calista yang bisa mengganggu meditasi seorang thian" Tani mulai menggoda


" Siapa yang meditasi ?" tanya Calista lagi


" Tuh" jawab Tani menunjuk ke arah Thian

__ADS_1


" Orang meditasi mengapa kalian ribut ?" tanya Calista lagi binggung


" Thian bukan meditasi beneran Ta, dia itu sedang memikirkan kamu sepertinya" goda Tani lagi di sambut ketawa Winnie dan Tani bersamaan


" Kalian ini ya" Thian berdiri dari kursinya berencana masuk kedalam villa. Akan lebih di serang kalau kalau pasukan para gadis lengkap pikir Thian.


" Mau kemana ? " tanya Winnie


" Kedalam udah tidak bisa konsentrasi di sini" jawab Thian asal


" Di sini dulu, kita bahas mau breakfast di mana ? masak atau kita makan di luar" tanya Winnie lagi


" Hunting makanan aja yuk" ajak Tani


" Aku ikut aja " jelas Thian


" Ya sudah kita tanya yang lain dulu" Calista mengambil kesimpulan


" Yuk masuk" aja Winnie


            Mereka berpindah tempat duduk di ruang tamu, sambil menunggu yang lain selesai bersiap Tani dan Winnie kembali membaca buku bawaan masing-masing.


" Hmmm" jawab Winnie


" Calista kenal kak Rudi itu ?" tanya Thian


" Kenapa memangnya ?" tanya Calista binggung


" Aku sering mendengar nama Kak Rudi di sekitar kalian" jelas Thian


" Kak Rudi itu ya temen kita semua" jelas Calista


" Aku tidak kenal" jelas Tani sambil tertawa, Tani hanya tau tentang teman akrab Winnie itu dari cerita Winnie dan Widi di kampus tapi belum pernah melihat dan berkenalan.


" Ya kamu pasti tidak kenal, kak Rudi khan berlayar" jelas Calista

__ADS_1


" Nanti aku kenalin ke kak Rudi, tan kalau kamu mau" jelas Winnie melihat ke arah Tani


" Wah kak Rudi sedang jadi tranding topik ya ?" Widi mendaratkan dirinya duduk di kursi yang kosong


" Iya tuh aku binggung kak Rudi bisa lebih menarik daripada kita parah putri cantik" Winnie menjawab dan tertawa kecil


" Kalau tau jadi tranding topik hari ini, harusnya kamu ajak kak Rudi ya ikut ke sini" Widi tetiba memiliki idea


" Atau kamu tawarin kak Rudi menyusul ke sini Nie ?" tanya Calista


" Ihh, jangan aneh - aneh beda lagi" jelas Winnie lagi.


            Pembicaraan mereka terhenti ketika dari arah tangga terdengar suara Janury dan Sandy sedang membahas sesuatu. Sepertinya Sandy menggoda January lagi karena terdengar tawa Sandy.


" Ayo, mau makan apa ?" Sandy bertanya begitu berdiri di hadapan mereka yang duduk. Ternyata Sandy dengan yang lainnya sedang menggangu January tapi tidak tau apa yang membuat hanya tawa Sandy yang terdengar kencang dari lainnya.


" Makan di sini kita masak bersama atau hunting makan sekitar sini ?" tanya Calista mengulang apa yang di tanyakan Winnie di teras


" Keliling sini juga boleh, pas kita lagi berlibur ini" jelas Sandy


" Iya tidak usah masaklah, cari dekat sini aja" Joe setuju


" Aku ikut saja " pasukan yang berdiri berkata serempak.


" Pakai dua mobil aja" jelas Widi


" Iya betul mobil Thian biar di sini aja" jelas Winnie setuju


" Oke, kita bagi ya pakai dua mobil " jelas Thian setuju.


" Kita ke arah atas atau bawah nih?" tanya Calista yang mengenal kota itu jelas karena dia tinggal di sana.


" Kalau pagi gini enakan ke atas atau ke bawah ?" tanya Joe


" Ke bawah aja ya ke atas nanti agak siangan" jelas Calista

__ADS_1


" Oke " semua setuju dan menjawab bersamaan yang Calista jelaskan


------------


__ADS_2