Casper Tampanku

Casper Tampanku
Episode 57 ---- Terima Kasih atas kesabaran pembaca


__ADS_3

  Terima kasih atas kesabaran pembaca, mohon maaf menunggu terlalu lama. Di karenakan kondisi penulis dan keadaan yang kurang oke. Pembuatan Caper Tampan ini sedikit stop dalam waktu yang begitu lama.


         Akan di mulai kembali secepatnya untuk menuliskan kisah ini, harap bersabar. Dan Sehat selalu dan tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Mari kita bersama untuk saling mendukung supaya cepat kembali seperti sedia kala.


 


 


 


 


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

__ADS_1


            Selesai Winnie dan Mimi berganti pakaian mereka, semua gadis sudah cantik kembali. Tinggal bergantian dengan para pria sekarang berganti pakaian. Sambil menunggu pria - pria, Winnie, Linda dan Widi pergi untuk membeli  kentang goreng di restoran cepat saji deket tempat ganti mereka. Gadis lain mendapat tugas menunggu tas - tas mereka yang telah berat karena baju ganti mereka sedikit basah.


            Antrian restauran tersebut sangat panjang karena sudah waktunya jam makan malam dan arena wahana sudah beberapa di tutup permainannya. Yang terutama untuk anak - anak ini membuat restauran rame dengan keluarga dan anak - anak berlarian di dekat antrian memesan makanan. Linda sedikit gelisah di karenakan Linda sedikit tidak begitu suka dekat dengan anak - anak kecil, Linda khawatir akan melukai anak kecil tersebut bukan karena dia tidak suka karakter anak - anak membuat Linda gelisah  malah sebaliknya sangat sayang dengan anak - anak sehingga takut membuat mereka terluka jika di dekatnya.


            Berbeda dengan Winnie, sangat suka bermain dengan anak kecil. Sehingga dia sesekali mencolek pipi - pipi anak kecil yang berlarian di dekatnya dan sedikit tersenyum atau pun bertanya kepada anak - anaknya yang disekitarnya jika menyambut colekan atau senyuman Winnie. Hanya Widi yang sibuk dari tadi di barisan depan Linda dan Winnie yang sibuk dengan Handphonenya. Sepertinya Widi sedang asik bermain game di dalam handphonenya tersebut sehingga tidak fokus dengan lingkungan sekitarnya.


            Sudah menunggu sekitar 30 menit dalam barisan, akhirnya mereka mendapatkan giliran untuk memesan makanan untuk group mereka.


" Kamu mau share sama aku atau sama Joe ? " Widi bertanya kepada Winnie begitu melihat porsi yang di tawarkan banyak.


"Kita bukan hanya beli kentang goreng saja ? " Linda bertanya kepada mereka begitu mendengarkan percakapan mereka


" KIta sekalian makan malam di sini saja ya Linda, akan lama lagi kalau kita keluar Theme Park lalu mencari restoran lagi " jelas Winnie

__ADS_1


" Oke, aku tidak masalah bagaimana dengan yang lain ? " tanya Linda yang binggung untuk menu teman - teman lain nya


" Semua menu hampir sama di sini, kentang goreng, ayam goreng,  burger, pasta . Kita bisa beli mix aja nanti mereka bisa pilih mana yang mereka suka. " Widi menjelaskan sambil tangannya menunjuk kearah menu yang di pajang diatas kepada kasir di hadapan mereka.


            Linda mengangguk - anggukkan kepala tanya mengerti setelah mendengar penjelasan Widi dan Winnie dan melihat menu yang di tawarkan  memang tidak banyak pilihan. Ini memudahkan mereka untuk membeli untuk group mereka. Makanan sudah di tangan mereka, dalam perjalanan menuju tempat awal mereka berkumpul Joe dan January menyusul dan membantu mereka membawakan bungkus makanan yang banyak mereka beli untuk bersama.


" Kamu beli apa untuk aku ? " Joe bertanya kepada Winnie begitu melihat Winnie membawa bungkusan yang besar di tangannya.


" Aku beli in kamu nasi dan ayam dan kentang dan minuman biasa " Jelas Winnie dan tersenyum begitu Joe menggenggam tangannya untuk jalan beriringan


"Maaf, Bapak dan ibu. ingat masih ada saya di sini " goda Widi menghampiri Joe dan Winnie begitu Widi ada di barisan belakang mereka.


" Kamu makanya cepetan panggil Sandy ke sini Di" Jelas January menyusul barisan Joe menjadi sejajar semua mereka jalan beriringan dan sama seperti Joe, January juga menggenggam jangan Linda.

__ADS_1


            Hanya di jawab dengan bibir di majukan kedepan oleh Widi kalimat yang di ucapkan January membuat yang lain melihat dan tertawa bersama. Dalam tawa tersebut terselip sedikit kesedihan yang dirasakan oleh January dan Linda. Mereka akan berpisah dan menjalankan rutinitas mereka seperti semula lagi.


__ADS_2