
" Nie, pergi makan di tempat makan dekat kost yuk nanti pulang kuliah" ajak Joe
" Yang baru buka itu ?"
" Iya, minggu lalu aku sudah coba dengan mereka tuh"
" Rasanya oke ?"
" Ada menu yang kamu suka"
" Apa ?"
" Ikan mandi cabe ijo"
" Wah asik tuh, aku ajak yang lain ya"
" Iya ajak aja"
Mereka semua bersama jalan kaki pulang selesai kuliah menuju tempat yang di sebut Joe tadi. Jarak tempat makan tersebut tidak jauh dari kost mereka.
" Itu masih ada menu kesukaan kamu" Joe menunjuk piring dalam box kaca di mana semua lauk berjajar dengan rapihnya.
" O, iya " Winnie senang melihat bentuk dan menu kesukaannya masih ada di sana.
" Menu aku mana" Tani menyelip berdiri di antara joe dan winnie
" Kamu suka semua menu khan" jawab Joe dan tertawa.
" Masa yang di ingat cuma menu Winnie doang" jelas Tani kepada thian yang berdiri di belakang barisan Tani
" Siapa yang tau menu kesukaan kamu ? kerja kamu cuma baca komik doang" Thian jawab santai dan di sambut tawa yang lain.
" Menu aku mana ? " tanya Widi tidak tahu untuk siapa
" Tuh " January menunjukkan rupa rupa cabe olahan di pikir box kaca
" January!!! " Widi kesel di goda January
" Menu ke sukaan mu itu nasi tambah garam" jawab Sandy membuat Widi kesel. Tapi Widi tau mereka hanya becanda sehingga hanya sebentar mereka sudah akur lagi.
Piring mereka sudah di hadapan mereka dan siap untuk di santap sesuai selera mereka. Joe membawakan kerupuk untuk di makan bersama untuk tambahan lauk mereka.
__ADS_1
" Joe tau ya aku suka kerupuk" Widi tersenyum lucu begitu kerupuk di letakkan Joe di tengah meja mereka.
" Iya, aku tau" jawab Joe tidak enak hati
" Memang kamu suka sekali kerupuk ?" tanya Sandy
" Iya, aku suka kerupuk" Widi meyakinkan Sandy
" Masa sih, kamu jarang makan dengan kerupuk" Sandy sudah memulai godaannya
" Sandy!!!" Widi menyebut namanya dengan keras
" Haha, maaf . silakan makan lagi tuan putri" Sandy akhirnya mengalah dan kembali makan
" Enak khan ikannya" tanya Joe ke Winnie yang duduk berhadapan dengannya.
" Iya enak ini, pedasnya pas dan garingnya pas juga" jawab Winnie di tambah tersenyum
" Nanti kita bisa sering makan di sini" jawab Joe lagi
" Iya tapi jangan jalan siang, bisa gosong kepanasan" jawab Winnie dan tersenyum
" Iya, kalau kita pulang kuliah sore kayak sekarang bisa mampir ke sini" jelas Joe lagi
" Iya"
" Kamu kenapa jadi obat nyamuk Tani?" January menjawab kalimat Tani tadi
" Kami saja semua duduk di sini hanya kamu yang menempel di sana" goda Sandy lagi
" Kursi tinggal adanya di sini" jawab Tani membela diri.
" Sudah sudah, jangan aneh aneh kalian. ayo makan" Joe menyelesaikan gangguan mereka semua.
----------
Selesai makan supir widi sudah menunggu di jalan blok depan kost Joe dan kawan - kawan. Akhirnya Widi dan Winnie memutuskan langsung pulang karena mereka akan mengantar tani pulang dulu.
" Joe itu suka kamu loh" Tani membuka pembicaraan begitu mereka sudah ada di dalam mobil Widi
" Kata siapa?" Winnie tersenyum
__ADS_1
" Kata semua anak kampus" jawab Tani dan mencolek Widi yang duduk di samping kiri Tani sedangan Winnie di samping kanan
" Iya" jawab Widi singkat
" Yang suka Joe itu Widi" Winnie menunjuk ke arah Widi
" Yang di sukai Joe itu Winnie" jawab Tani lagi
" Jangan bawa - bawa aku ya Nie" jawab Widi
" Joe itu perhatian sekali " Tani seperti mempromosikan Joe kepada Winnie
" Kesemua orang sama" jawab Winnie menggoda Tani
" Beda sama kamu, betul khan, Di"
" Iya bedalah khan mereka itu Cas....." kalimat Widi terhenti begitu beradu tatapan mata dengan Winnie
" Seluruh kampus tau dan tidak ada yang berani mendekat kepada kamu Nie" jelas Tani lagi
" Tuh di jidat kamu sudah ada titlenya Joe" jelas Tani lagi
" Aneh - aneh saja kamu" Winnie tertawa melihat tingkah Tani dan kalimat Tani.
" Kamu coba pikirkan baik - baik" jelas Tani lagi
" Sudah mau sanpai rumahmu tuh" Winnie mengalihkan pembicaraan Tani
" Eh iya, ok pikirikan baik-baik ya Nie. Thanks Di" kalimat Tani lagi dan turun dari mobil Widi.
" Betul juga Nie, pikirkan baik-baik ssbelum kamu di tembak Joe" Widi memulai percakapan ketika Tani sudah turun dari mobilnya.
" Pikir apa Di, udah jangan aneh - aneh deh. Joe aja bersikap sama koq dengan yang lainnya" jelas Winnie
" Beda Nie, Joe sikapnya beda antara kamu dan lainnya"
" Kalau kita pacaran kamu pasti sedih, lebih baik kayak sekarang ajalah" Winnie menjawab dan tersenyum penuh makna kepada Widi.
Winnie tahu sebetulnya Widi suka dengan Joe jauh sebelum mereka akrab di kampus. Winnie mengetahuinya karena Widi adalah teman yang sangat deket untuk Winnie. Mereka telah bersama sejak SMP jadi segala hal tentang Widi tidak ada yang Winnie tahu, begitu sebaliknya.
Widi juga mengetahui mengapa Winnie selalu menjawab seperti menolak jika di jodohkan dengan Joe dengan teman-temannya. Karena jauh sejak SMP Winnie sangat dekat dengan kak Rudi, sepertinya mereka saling suka tetapi tidak ada yang tahu hingga sekarang mengapa mereka tidak pernah menyatakan perasaan satu dengan yang lain.
__ADS_1
Hingga kak Rudi mendapatkan kerjaan di kapal Pesiar setelah lulus kuliahnya, hubungan mereka masih sama menggantung tanpa kejelasan tapi Kak Rudi selalu tidak lupa menghubungi Winnie di waktu luangnya walau di negara antar beranta. Kak Rudi selalu menelpon dan saling bercerita walau hanya 5 menit saja.
---------