Casper Tampanku

Casper Tampanku
Episode 47 - Pengumuman ( Part 1 )


__ADS_3

            Hari yang menjadi khusus untuk Joe dan bahkan Winnie pun tiba, dari tadi pagi hari Joe sudah mengirimkan pesan kepada Winnie akan janji mereka hari ini untuk mengumumkan hubungan mereka kepada semua teman dekatnya. Dan Winnie sudah menyetujuinya dan memegang janjinya. Walau hati kecilnya masih merasa tidak enak kepada Kasih sejak Joe menceritakan kejadian antara Kasih dan Joe sebelumnya itu.


          Winnie memilih bertemu dengan Joe lebih dulu di mall yang di janjikan dan Winnie memberitahukan Widi untuk bertemu di mall tersebut langsung karena tidak bisa pergi menuju mall tersebut bersamaan. Dan untung nya hari ini Widi tidak begitu curiga dan banyak bertanya tidak tahu karena Widi sudah mengetahui hubungan Joe dan dirinya atau memang hari ini Widi sedikit mau bermalas - malasan terlebih dahulu di rumah. Yang pasti hari ini Widi tidak memberikan kepada dirinya banyak pertanyaan.


-----------------------


          Cafe tempat mereka biasa bertemu di mall tersebut masih sedikit lenggang, di tempat pojok terliat ada Winnie dan Joe sedang menikmati es kopi mereka, di selangi dengan diskusi akan tugas mereka Joe selalu dengan sabar mengajari tugas yang Winnie tidak mengerti.


" Kamu bawa Laptop khan ? " Tanya Joe begitu melihat di punggung Winnie terdapat tas kecil tempat biasa Winnie menyimpan laptop


" Bawa nih, tadi aku rencana mau googling juga untuk tugas " Jelas Winnie dan menarik tas kecil dari sandaran kursi.


" Ya sudah buka, sini aku bantu kamu google " Jelas Joe meminta tas laptop dari pangkuan Winnie


" Kamu punya laptop ? "


" Tidak apa, buka laptop kamu dulu aja "


" O, ini"


" Password kamu masih sama ?" tanya Joe begitu laptop winnie sudah di posis menghadap Joe dan terbuka siapa untuk di gunakan


" Masih"


" Ok. kamu tidak sempit khan ? " tanya Joe karena meja mereka berukuran kecil lingkaran


" Tidak,  cukup  koq " Jawab Winnie dan tersenyum


" Aku bantu google ya dan aku buatkan  rangkuman biar gampang nanti menyelesailkan tugasnya ya " jelas Joe dan mata nya sudah tertuju pada layar laptop di hadapanya


" Kak...., Joe " suara seseorang menanggil Joe di belakang badan Winnie karena memang Winnie duduk menghadap ke Joe dan tembok cafe tersebut dan Joe yang berlawanan duduk dengan Winnie menghadap ke arah orang berlalu lalang.


" Hai " Joe menjawab melambaikan tangan dan tersenyum


" Kak, Joe sama siapa ?" tanya suara gadis tersebut tetap tepat suara itu ada di belakang Winnie, dan Winnie sedikit sungkan untuk membalikkan badan karena sepertinya itu suara orang yang Winnie tidak kenal.


" Ini kenalin, Kak Winnie " Jelas Joe lagi dan memperkenalkan mereka


" Hai" Winnie pun akhirnya membalikkan badan dan berdiri serta bersalaman dengan gadis cantik yang menyapa Joe sebelumnya


" O, ini Kak Winnie yang selalu di sebut - sebut dengan kak January dan Joe ?" gadis itu pun menjawab pertanyaan Winnie dalam hati siapa gadis ini sebetulnya. Winnie hanya menjawab dengan senyuman manis.


" Aku duluan ya kak, itu sama teman - teman juga " Akhirnya gadis tersebut berpamitan dan meninggalkan mereka setelah menunjukkan teman - teman yang di maksud sedang memesan kopi di dekat barista cafe.

__ADS_1


" Itu Junior kita, dia ada dikelas aku dan January. " Jelas Joe begitu gadis tersebut memutar haluan badannya menjauh dari mereka


" O.." Jawab Winnie sebetulnya sudah sedikit mengetahui ketidak gadis itu menyebutkan January dengan sebutan kak juga


" Dia itu bawel sekali dan senang sekali untuk bertanya untuk mengerjakan sesuatu tugas. Belum melihat perintah modul sudah bertanya panjang lebar terlebih dahulu" Jelas Joe kepada Winnie


" Biasa khan junior yang mencari perhatian kepada kakak kelas biasa seperti itu " Winnie menjawab dan tersenyum mendengarkan cerita Joe tersebut.


" Iya, sepertinya memang begitu. Maka nya January suka menyebutkan nama kamu di hadapaan dia" Jelas Joe dan ikut tersenyum mengingat January menjadi benteng pemisah antara gadis itu yang selalu bertanya kepada nya  terus menerus


" Ayo cepat selesaikan tugas, aku juga mau bertanya sama kak Joe" Winnie mulai menggoda Joe akhirnya


" Mau tanya apa dik sayang " Joe menjawab dan tertawa lepas dengan kencang nya


" Iih, serem bener jawabannya " Winnie malu dan wajahnya sudah berubah warna dengan merah merona mendengarkan kalimat Joe


" Kamu suka ? aku panggil dik sayang ?" goda Joe lagi dan sekarang tangan dan matanya sudah tertuju di layar laptop depannya


" Fokus - fokus " Winnie akhirnya menutup malu nya dengan menyelesaikan kalimat godaan Joe tersebut


" Oke, sayang" goda Joe lagi


" Joe....." Winnie membulatkan matanya dan berteriak kecil dan Joe pun tertawa senang akhirnya dia bisa mengungkapkan perasaannya dengan memanggil Winnie dengan sebutan sayang walau dia tahu itu tak akan berkelanjutan. Karena Karakter Winnie bukanlah seorang gadis yang sangat manja.


" Nah, khan aku bilang juga apa. Pasti mereka sudah di sini duluan " Sandy duduk tepat di samping Winnie dengan menarik kursi di dekat dirinya dan duduk di sana


" Aku juga tahu, tapi tidak mau mengganggu" Jelas January dan memilih duduk di samping Joe


" Apa sih maksud kalian ? " tanya Joe melihat keributan kecil antara Sandy dan January yang baru saja tiba dan saling berargumentasi


"Si Sandy dari tadi sudah mau ke cafe ini, suruh aku mandi cepatan " Jelas January dan matanya melihat data yang ada di dalam laptop di hadapan Joe


" Ini bukan tugas yang kamu bikin kemarin malam ya Joe ? " tanya January lagi binggung mengapa Joe mengerjakan tugas yang sama sampai dua kali karena semalam January pun sudah meminjam tugas tersebut setelah Joe selesai mengerjakan nya di kost


" Ini tugas Winnie " Jelas Joe


" Loh jawabannya sepertinya sama persis sama jawaban kamu ?" tanya January lagi dan sekarang badannya makin di condongkan ke hadapan laptop untuk lebih memastikan


" Itu pasti yang kerja in pasti Joe lah, masa kamu gitu saja tidak tahu " Sandy menggelengkan kepala melihat kelakukan January


" Iya, Joe bantu aku merangkum tugas nanti aku yang rapihkan dan edit sesuai dengan jawaban aku " Winnie akhirnya menjelaskan


" Oo, kalian datang lebih dulu ke sini untuk mengerjakan tugas ini ?" Tanya January sekarang menyelidik dan menatap mata Winnie dan Joe bergantian

__ADS_1


" Iya " jawab winnie dan joe kompak bersamaan


" Enggak ada misi lain ? " Tanya January lagi


" Misi apa ?" tanya Winnie binggung yang di maksud dengan misi oleh January


" Misi untuk berpacaran "  Sandy menggoda dan tertawa lepas


" Aneh - aneh aja " Jelas Joe dan muka Winnie sekarang berwarna merah lagi karena kalimat to the point Sandy


             sandy dan January pergi untuk memesan kopi mereka, Joe dan Winnie merapihkan tugas mereka karena lingkungan sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan tugas dengan adanya teman - teman mereka di sekitar mereka sekarang.


              Di kejauhan dekat barista itu berdiri Joe melihat Widi dan kasih pun sudah bergabung di antara Sandy dan January untuk memesan minuman dan makanan mereka


" Ingat, pengumuman kita tidak bisa di tunda lagi ya " Joe berbisik kepada Winnie yang sedang merapihkan kertas dan alat tulis ke dalam tasnya tanpa mengetahui widi dan kasih sudah ada di cafe tersebut.


" Iya, khan aku sudah oke in " Jelas Winnie lagi


" oke, setelah itu aku panggil sayang ya" goda Joe melihat winnie masih menunduk merapihkan barang bawaannya Winnie kecil dan melihat ke arah muka Joe


" Mesra banget panggil Joe nya " Suara Kasih sudah ada di samping Winnie dan membuat Winnie kaget, karena dari kemarin ini Winnie berharap Kasih tidak bisa bergabung dengan mereka hari ini. Di hati Winnie yang paling dalam masih merasa tidak enak dengan mengabarkan hubungan mereka di hadapan Kasih.


" Haha, bisa aja kamu. Datang sama siapa ?" tanya Kasih mengalihkan pembicaraan


" Tuh dengan Widi, kata Widi kamu pergi ke mana dulu jadi tidak bisa bareng dengan dia jadi minta aku jemput" Jelas Kasih dan menunjuk ke arah Widi yang sedang bercanda di antara Sandy dan January sedang menunggu kopi mereka jadi di buat oleh barista


" O.., iya tadi aku ada perlu dikit jadi aku jalan duluan" Jelas Winnie dan menganggukkan kepala.


" Ada acara apa sih kamu panggil kita semua ke sini hari ini ? " tanya Kasih kepada Joe


" Kumpul aja untuk makan bareng, sudah lama kita enggak bareng makan sama - sama jadi enak bisa bareng lagi kayak dulu " Jelas Joe beralasan dan sedang memperhatikan tingkah Winnie yang sepertinya gelisah tidak seperti sebelumnya


"Tuh, Thian juga sudah ada di sana " Jelas Kasih melihat satu teman nya datang lagi


" Tinggal Tani dan Mimi ya " Joe seperti mengabsen semua teman - temannya


" Mimi sepertinya sebentar lagi setelah kelas tambahan nya selesai baru ke sini " Jelas Winnie kepada Joe


" kalau Tani  ?" tanya kasih


" Tani selalu telat kita bersantai di sini dulu aja, Mimi juga belum datang berarti masih aman " Jelas Joe dan melihat jam di pergelangan tangannya. Masih ada waktu sekitar tiga puluh menitan dari waktu yang di janjikan


              Ternyata mereka memang sudah curiga, bahwa Winnie dan Joe lebih dahulu datang ke cafe ini. Makanya mereka semua datang di cafe itu lebih cepat dari waktu yang di perjanjikan. Tani dan Mimi datang bersamaan di cafe tersebut dan mereka pun bersantai sejenak menunggu kopi Mimi dan Tani selesai di buat oleh baritas cafe tersebut.

__ADS_1


              Mereka memutuskan untuk makan siang di restoran pizza, restoran ini hampir selalu penuh dan selalu banyak mahasiswa di dalamnya. Pertama karena rasanya yang enak dan harga yang pas untuk kantong mahasiswa  yang kedua pasti lah karena waktu untuk duduk - duduk di restoran tersebut tidak di batasi ini yang membuat restoran ini selalu penuh oleh pengunjung khususnya mahasiswa yang kuliah di lingkungan sekitar mall tersebut.


__ADS_2