
" Nie, Joe itu tampang loh" selesai Calista mandi dan siap berbaring di ranjang Winnie
" Iya betul, emang ganteng" Widi menjawab
" Koq jadi cerita tentang Joe " tanya Winnie
" Habis mau cerita apa " Kasih berujar juga
" Cerita tentang Kasih dan Tomi itu " Winnie berbicara sambil menunjuk ke Kasih yang sedang berbaring paling pojok
" Kisah aku dan Tomi sudah end" jelas Kasih dengan memperagakan kedua jari telunjukkan di silangkan.
" Belum end lah, hanya memberi waktu masing-masing saja " hibur Winnie
" Joe itu memang kayak casper tapi tampan" Kasih mengubah pembicaraan
" Dan Joe itu orang lembut dan sopan serta peduli sepertinya" tambah Calista. walau baru pertama kali bertemu sore tadi. tapi Calista seperti sudah mengenal baik Joe.
" Kenapa kamu begitu detail dengan Joe ? tadi kamu ketemu Sandy, January dan Thian juga" tanya Winnie
" Kamu cemburu ?" tanya Kasih menggoda
" Ooo casper sudah ada yang suka " Calista juga menggoda
" Casper memang orangnya lembut dan perhatian " Widi menjelaskan
__ADS_1
" Hampir semua teman kampus yang wanita tau itu" tambahnya
" Iya betul, memang tingkah Joe sama koq semua temen kampus lembut dan baik" Winnie setuju dengan ucapan Widi
" Casper itu sudah ada pacar ?" Calista bertanya kepada Winnie dengan mata penuh selidik
" Tidak tau " jawab Winnie singkat
" Tidak tau apa menutupi ?" Kasih mulai menggoda lagi
" Windinya di sini, masa enggak tau caspernya gimana " ledek Calista lagi
Akhirnya mereka tertawa setelah puas menggoda Winnie dengan Joe dengan sebutan casper dan windi. Kasih yang berbaring di ujung ranjang membantu Winnie mengambilkan handphone Winnie begitu benda itu berbunyi tanya seseorang mengirim pesan di dalamnya.
" Panjang umurnya, baru di bicarakan dia nongol" kasih menggoda lagi sambil menunjuk handphone Winnie. Di layar masih ada keterangan Nama Joe mengirimkan pesan direct kepada winnie.
" Sepertinya session dua Casper dan Windi akan segera tayang nih" goda Calista juga.
" Apa sih......" kata Winnie sambil menjawab pesan Joe. Dan tidak lama suara telepon Winnie berbunyi
" Iya, Joe " jawab Winnie
" Sebegitu kangennya ya " bisa Calista mendekat kepada Winnie menggoda
Karena Winnie sedang mendengarkan Joe di ujung telepon berbicara godaan Calista hanya di jawab dengan membelakkan mata Winnie.
__ADS_1
" Boleh Joe"
" Oke"
" Di ..... "
" Harusnya sih oke semua"
" Boleh"
" Oke"
" Sampai besok ya"
" Oke"
" Thanks"
" Bye"
Itu adalah percakapan antara Joe dan Winnie, hanya kalimat winnie singkat itu membuat para gadis langsung bertanya dan ingin di ceritakan lengkap. Winnie akhirnya menceritakan bahwa Joe mengajak mereka besok untuk bertemu bersama dengan yang lain dan pergi makan siang bersama. Karena Joe merasakan belum mengajak mereka makan bersama waktu ulang tahunnya.
Dan Winnie setuju dengan undangan Joe karena sekalian ada Calista di sini, maka akan lebih seru lagi dengan makan bersama. Mereka berjanji bertemu di mall T tempat biasa mereka hang out. karena lokasinya deket kampus dan suasananya cocok untuk anak muda.
Semua tersenyum simpul dan akhirnya menyetujui ide Joe yang seharusnya tidak perlu persetujuan lagi, karena sudah di setujui antara Joe dan Winnie di telepon sebelumnya. Setelah puas menggoda Winnie dan Joe yang tidak tahu dari mana idea awalnya itu, membuat Winnie berubah nama menjadi Windi untuk di sandingkan dengan Joe adalah Casper akhirnya mereka tertidur karena lelah seharian beraktivitas .
__ADS_1
------