
Terdengar suara handphone Winnie berbunyi dari dalam kantong celana rumah Winnie, ketika Winnie sedang makan malam bersama keluarga. Aturan keluarga Winnie melarang semua anggota keluarganya bermain handphone di jam makan bersama keluarga, membuat Winnie melanjutkan makan tanpa berusaha melihat siapa yang mengirim pesan di hp nya tersebut.
" Baru masuk kuliah udah sibuk bener" goda kakak Tanti ke Winnie ketika handphone Winnie berbunyi
" Paling Widi mau tanya jawaban tugas kampus" jawab Winnie sambil terus focus dengan makannya.
" Kamu sekelas dengan Widi ? " tanya mama nya dengan pandangan kaget dan senang. Berarti ada seseorang temen Winnie di kelas kampus sekarang yang dia kenal baik juga pikir mamanya.
"Iya ma" jawab Winnie singkat
" Apa tidak bosan sejak kecil satu sekolah terus ? " kak Tanti bertanya dengan pandangan kaget seperti pandangan mama tadi.
" Tidak mungkin bosan dong ya Winnie, mereka itu sangat mirip satu sama lain " timpal papanya.
di jawab dengan anggukan kepala Winnie cepat tanda setuju.
Selesai makan malam dan sedikit bercerita tentang kehidupan mereka masing - masing di meja makan akhirnya mereka kembali ke kamar mereka masing - masing.
------
"Nie, baca whatsapp group dong" Mimi menelpon melalui handphone Winnie dan langsung di tutup setelah berbicara singkat. Haha memang Mimi ini orangnya, tidak antik Winnie berbicara sendiri dalam hati dan langsung mencek group yang dimaksud tersebut.
__ADS_1
Group whatsapp itu ternyata sudah ramai dari tadi. Winnie tidak ikut karena terfokus dengan menjawab tugas kampus.
"Jadi Joe itu deket dengan siapa sebetulnya ? "
" Terus Januari siapa punya ?, Sandy punya Widi ya ? " tanya Kasih beruntun setelah Mimi bercerita di group tersebut kejadian siang setelah makan siang bersama pertama kali dengan Joe dan kawan - kawan tadi.
"Enak aja, tuh Sandy punya Winnie" jawab Widi
" Januari kayak tertarik sama Mimi" jawab Widi lagi menjawab pertanyaan Kasih.
" Jangan bergossip ya" jawab Winnie menimpal jawaban widi
" Mereka itu bentuknya kayak apa sih ?" whatsapp group berbunyi lagi pertanyaan dari kasih penasaran
" Yang paling oke yang mana ? "
" Kalian gimana bisa ketemu dengan mereka ?"
" Asal mereka dari kota ini juga ?"
" Kapan kenalin ke aku nih ?"
__ADS_1
Semua kalimat chatting berturut - turut dari kasih itu membuat semua yang membacanya ingin menggodanya
" Semua oke" Mimi menjawab untuk pertanyaan Kasih yang pertama.
" Semuanya manis " jawab Widi tidak mau kalah atas jawaban Mimi
" Semua bentuknya sama " chatting Winnie juga menggoda Kasih
" Wah kalian tidak adil nih " masuk chatting an dari Kasih lagi seperti komplant ke group temannya itu.
" Nanti aku mau main ke kampus kalian deh " chatting kasih beruntun lagi sepertinya penasaran dan sedikit kesal karena memilih kampus yang jauh dari teman groupnya tersebut.
" Orangnya di kampus Darma, ngapain ke kampus Pelita " jawab Mimi lagi seperti belum puas menggoda kasih melalui chatting group.
" Siapa yang mau ke kampus Pelita, aku mau nya juga ke Darma "
" Kamu di ijinin sama kang mas mu itu ke kampus orang untuk liat pria lain ?"
" Aku ajak saja nanti kang mas bareng ke sana"
" Mana bisa kamu kenalan kalau kang mas mu ikut "
__ADS_1
Itulah chattingan berbalasan antara Mimi yang iseng menggoda kasih dengan kasih yang terkesan penasaran sekali dengan Joe dan kawan- kawannya.
Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 10 malam lewat. Winnie akhirnya menghentikan chattingan tersebut dan menginfokan waktu untuk tidur. Mereka adalah Mahasiswa di semester pertama yang belum bisa memilih sendiri jadwal kuliahnya. Sehingga hampir setiap hari mereka memiliki jadwal kuliah di pagi hari seperti sekolah di waktu SMA.