
Setelah pulang mengajar Joe merapihkan kost yang sudah sedikit berdebu karena di tinggalinya untuk pulang ke kota kelahiran dan menemani mamanya yang sakit ke negara tetangga. Suasana kost sepi karena hanya ada Joe dan senior yang tinggal di kost tersebut. Thian pun belum sampai ke kost sedang ada di rumah tantenya, setelah Thian tahu Joe telah sampai kost Thian berjanji secepatnya balik ke kost juga tapi hari ini mungkin belum akan sampai batin joe sambil tangannya terus membersihkan lantai kamar kostnya
" Joe sudah selesai ngajarnya ?" Winnie mengirim pesan ke Joe
" Sudah baru saja nih, lagi bersihin kost" jelas Joe begitu mendengar handphonenya berbunyi itu bertanya seseorang mengirim pesan dan ternyata itu adalah dari Winnie
" Sudah makan siang?" tanya Winnie lagi di ujung sana
" Makan siang aku sudah beli, tapi belum makan mau bersihin kost dulu dan merapihkan koper juga masih berantakan" jelas Joe lagi
" Ooo, ok. Aku baru selesai juga mengajar. tidak apa kalau kamu sudah beli makan siang. Aku balik ke rumah ya" jelas Winnie sebelumnya mau ajak Joe makan siang bersama karena winnie kasihan Joe hanya seorang diri di kost yang sepi .
" Mau makan siang bareng ?" tanya Joe lagi
" Tidak usah, kamu sudah beli makan siang khan. Next aja kita makan siang bareng. Kamu butuh istirahat juga khan " jelas Winnie lagi dan menjelaskan dia sudah jalan menuju rumahnya sekarang
" Ok, mungkin besok kita bisa makan siang bareng kalau kamu mau" jelas Joe lagi
" Besok aku tidak bisa, karena aku harus mengajar langsung ke dua tempat" jelas Winnie tidak bisa bertemu untuk esok hari
" Lusa ya kalau gitu" jelas Joe lagi
" Oke, aku ajak Widi dan yang lain ya"
" Wjak siapa lagi ?"
" Itu Mimi dan Tani juga kayaknya mereka juga sudah bosan kali tinggal di rumah terus"
__ADS_1
" Oo ya sudah kamu yang hubungi mereka ya " jelas Joe lagi
" Ok pak boss, selamat bersih - bersih ya " Winnie menutup chattingan
--------------------------------------
Joe sudah sampai lebih dulu ke rumah Winnie daripada yang lainnya, karena perjanjian mereka menggunakan satu kendaraan saja ke mall dan kendaraan yang lain nya titip di rumah Winnie. Dan Joe sudah sedikit mengenal mami nya Winnie sekarang sedang ngobrol santai dengan mami Winnie sementara Winnie mengganti baju untuk jalan ke mall dengan temannya nanti.
Obrolan Joe dan mami Winnie terhenti begitu dari luar terdengan suara ribut Mimi sepertinya telah tiba dan itu karakter Mimi. Suara yang kencang dan tidak bisa stop berbicara dimana pun dia berada. Joe dan mami Winnie tersenyum begitu Mimi ada di depan mereka.
" Kamu nih Mi, suara kamu sampai dulu ke sini daripada orangnya" tegur Joe begitu Mimi duduk di sofa ruang tamu Winnie
" Kamu baru tau aku kayak gitu, lagian ini khan rumah Winnie sudah biasa aku" jelas Mimi dan minta dukungan lagi kepada maminya Winnie " betul khan tante, saya selalu kerumah sini dengan penuh keceriaan"
" Haha, iya betul kalau Mimi datang pasti di sini terhibur dan ceria terus " jelas maminya Winnie, dan ngobrol sebentar dengan Mimi lalu permisi untuk ke dapur karena harus memeriksa masakan di sana untuk makan sore dengan keluarganya nanti. Tak lama kemudian pun Winnie sudah berada di antara mereka, Lalu di susul Widi dan kasih serta terakhir seperti biasa Tani yang datang.
Main ice skating membuat mereka lapar dan mereka lanjut khan dengan makan yang bisa di bilang terlambat untuk makan siang dan terlalu cepat untuk makan malam. Tapi mereka menikmati tapi lama setelah itu mereka pun pulang lagi ke rumah Winnie karena mereka sudah tidak punya tenaga untuk keliling mall setelah olah raga ice skating yang mengasikkan tadi. Joe minta ijin pulang lebih dulu daripada para gadis, karena ada beberapa kerjaan belum selesia begitu Joe memberitahu kepada mereka semua. Yang tinggal sekarang hanya para gadis yang sedang berkumpul di kamar Winnie. Bersantai sebelum mereka pulang kerumah masing - masing
" Bagimana kabar Tomi ? " tanya Mimi kepada Kasih, Mimi tidak tahu cerita tentang Tomi dan Kasih dan Winnie karena Winnie bukan orang yang suka menceritakan segala hal kepada semua temannya walaupun teman akrab sekali pun
" Enggak tau tuh, terakhir Winnie khan yang ketemu" jelas Kasih lagi santai
" Lah terakhir khan kita pergi makan bersama Mi " jelas Winnie lagi
" Iya aku tau sebelum dia berangkatkan, nah setelah itu tomi ada contact kamu enggak kasih ?" tanya Mimi
" Enggak ada sama sekali" jelas Kasih
__ADS_1
" Enggak ada atau emang kamu blok nomor Tomi di handphone kamu ? " jelas Widi menyelidik
" Sudah sudah kalian ini emang cocok jadi deketif ya" jelas Winnie lagi ingin menyelesaikan pertanyaan Widi dan Mimi kepada Kasih
" Kamu gimana dengan Casper ?" tanya Kasih lagi kepada Winnie malah menyelidiki Winnie sekarang
" Aku sama Casper ?" tanya Winnie ingin tidak menjawab lebih sebetulnya
" Casper dan Windi" tani menggoda Winnie
" Haha, dia udah mengakui nya koq Tan" jelas Widi tanpa menjelaskan kalimat itu maksudnya apa kejadian di bandara menjemput Joe pun terbayang di pikiran Widi membuat Widi tersenyum sendiri
" Loh yang di tanya Windi yang tersenyum Widi" jelas Kasih lagi
" Ada aja" jelas Widi
" Kamu dengan Casper sudah jadian?" jelas Kasih lagi
" Jadi apaan ? " tanya Winnie menggoda Kasih
" Jadi Casper dan Windi lah" kasih terus menyecer Winnie
" Mana bisa aku jadi Casper dan Windi, nama aku Winnie bukan Windi " jelas Winnie dan menggoda Kasih sekarang
" Kalau gitu Casper belum ada yang punya nih?" Kasih bertanya lagi
Semua mata gadis lain mengarah kepada Kasih, tidak mengerti maksud dan tujuhan Kasih dari tadi mau kemana sepertinya bukan untuk menggoda Winnie saja tapi ke arah untuk mengetahui status Joe saat ini. Kasih akhirnya menyadari jika teman lainnya mulai menatapnya dan bertanya - tanya, sebelum segala hal lebih runyam lagi Kasih pun beralih dan menggoda Winnie. Mereka pun akhirnya pulang kerumah masing - masing.
__ADS_1
----------------------------