Casper Tampanku

Casper Tampanku
Episode 51 - Cemburu


__ADS_3

" Itu bukan gadis yang di kelas waktu itu ya ?" TanyaWidi kepada Winnie yang sedang jalan beriringan untuk menghampiri Joe dan teman - teman pria mereka di taman kampus


" Iya, kalau aku tidak salah ingat ya " Jelas Winnie dan melihat kearah Joe dan seorang gadis sedang berbicara dan tertawa - tawa di ujung sana


" Kamu betul tidak cemburu ? " tanya Widi menyelidik


" Cemburu adalah masa aku enggak cemburu"


" Kenapa kamu tidak ungkapkan kepada Joe ?"


" Bukan nanti seperti anak kecil kalau aku cemburu terus ? " tanya winnie dengan desakan Widi


" Kamu ini pacarnya jadi pantas lah kamu cemburu " Widi menegaskan


" Tapi itu di sana ada Sandy dan January juga " Winnie melihat di kejauhan ada January dan Sandy juga di antara mereka


" Tapi kamu cemburu juga tidak apa " Widi tetap dengan pembahasan awal


" Nanti deh aku coba ngomong dengan Joe "


" Casper itu harus di tegasin dikit kayaknya nie"  Widi lagi - lagi mendukung winnie untuk mengungkapkan perasaan cemburunya kepada Joe


" Haha, kamu ini kayak ahli nya aja " Winnie menutupi rasa cemburunya dengan menggoda widi


" Kamu harus cemburu dengan gadis ini nie " widi sepertinya menegaskan sekali lagi melihat teman mahasiswinya itu sudah mulai berani memegang tangan Joe.


" iya nanti pulang kuliah aku tanya Joe ya " Winnie akhirnya berkata seperti itu untuk menyelesaikan apa yang di katakan Widi sebelum mereka mendekat kepada kelompok Joe berada


                            Kalimat itu cukup membuat widi untuk diam dan tidak membuat keributan dengan Joe begitu mereka berada di antara teman pria itu berada, tidak tahu karena kalimat winnie atau karena ada sandy dan january yang sudah mulai saling menggoda dan bercanda seperti biasanya. Tapi itu membuat aman keadaan, walau winnie masih ada rasa cemburu tapi winnie tetap menutupnya dengan bercanda dengan yang lainnya juga.


                          Pulang kuliah Winnie tidak mempunyai waktu untuk berdiskusi dengan Joe hari ini karena mereka pulang secara bersamaan dengan yang lainnya dan juga dengan Thian dan Tani juga. Sekarang dalam satu minggu mereka hanya bisa bersama lengkap seperti sekarang ini hanya dua kali. Sehingga mereka selalu menghabiskan waktu bersama dan makan malam bersama karena mereka bersama di kelas yang sama di jadwal sore hari. kejadian siang hari pun terlupakan begitu saja tanpa ada penyelesaian di antara Joe dan Winnie.


------------------------------------------


                           Ke esokan hari nya, Kelas pagi hanya ada Winnie dan Joe serta January. Winnie datang terakhir diantara mereka dan begitu kagetnya gadis yang membuatnya cemburu itu ada di kelas yang sama. Mengapa sebelumnya tidak pernah lihat dan sekarang selalu ada di dekat mereka itu yang ada di hati winnie begitu melihat gadis itu duduk di samping Joe di dalam kelas dan sisi lain ada January yang sibuk baca majalah.


                           Winnie duduk di belakang January begitu masuk ke kelas, seperti nya January asik dengan majalahnya sehingga tidak melihat kehadiran Winnie begitu pula dengan Joe yang sedang berbicara dengan mahasiswi itu menghadap ke arah lain dari pintu kelas sehingga tidak menyadari kalau winnie telah duduk di belakang mereka. Hingga dosen pengajar datang baru lah Joe melihat ke sekeliling kelas dan menemukan Winnie duduk di satu baris belakang mereka dan tepat duduk di belakang January.


                       Winnie mengetahui bahwa Joe menatapnya tapi winnie sudah cemburu dan tidak mau menjawab tatapan mata Joe yang terus melihatnya. Winnie memilih menulis sesuatu dalam buku catatannya. January menyadari Joe yang terus menatap ke arah dirinya dan bertanya dengan matanya kepada Joe. January menyadari Winnie ada di belakang dirinya. Tapi karena Dosen sudah ada di depan kelas akhirnya January tidak bisa memutar badannya untuk berbicara dengan Winnie.


                       Perkuliahan ini di lalui dengan tegang di antara Joe dan Winnie, Sepertinya Joe tahu winnie marah dan cemburu ini yang membuat Joe sedikit tidak bisa konsentrasi kuliah. Winnie tidak seperti biasanya marah dengan begitu cepatnya dan tidak mau menatapnya. Sangat beda dari winnie yang dia kenal itu yang ada di hati Joe. Begitu Dosen menyelesaikan waktu mengajar, Joe langsung pindah duduk di sebelah Winnie yang telah kosong karena mahasiswa di sebelahnya tadi sudah keluar dari ruangan.


" Kamu kenapa ?, telat masuk kuliah ? " Tanya Joe mencoba menenangkan hatinya dan hati winnie juga


" Aku tidak telat, tadi aku lihat kamu sedang ngobrol dengan mahasiswi itu dan di kursi sana sudah ada orang jadi aku cari tempat duduk sini aja " Jelas Winnie menekan cemburunya


" kenapa kamu tidak panggil aku, aku khan bisa pindah duduk sama kamu juga " Jelas Joe lagi


" Maka nya kalau pacar belum datang kursi jangan di isi oleh cewek lain" January ikut bergabung untuk mengoda sepasang kekasih ini.


" Kamu juga kenapa kamu telat " Tanya January mengarah kepada Winnie


" Aku tidak telat, tadi aku lihat kamu sedang konsentrasi baca majalah dan Joe sedang berbicara dengan teman di sebelahnya.

__ADS_1


" Aku tidak mau ikut urusan kalian ya, kalian selesaikan dan aku mau ke toilet nanti aku kembali " Jelas January meninggalkan mereka tinggal berdua


" Kamu tadi harusnya panggil aku jadi aku pindah ke sini" Jelas Joe menatap Winnie yang masih marah


"Mengapa aku harus panggil kamu duduk di sini, kamu sudah ada kursi di sana " Jelas winnie dengan tangan terus merapihkan alat tulis yang ada di mejanya


"Kamu cemburu sekali ya ?" Joe bertanya hati - hati kepada Winnie


" Aku tidak akan menjawab pertanyaan aneh itu " Winnie menjawab pertanyaan Joe


" Maaf, aku betul - betul tidak tau kamu sampai cemburu dan marah seperti ini " Joe terus saja berusaha menenangkan pacarnya yang sedang marah dan cemburu tidak seperti biasanya


" Aku juga binggung waktu sherly duduk di samping aku dan terus ajak aku ngobrol tanpa henti" Jelas Joe dan Winnie akhirnya tahu nama mahasiswi itu sekarang.


" Sudah tidak apa, aku sudah tidak marah dan cemburu lagi" Jelas Winnie yang tidak mau memperpanjang masalah karena waktunya untuk mereka pindah kelas untuk lanjut kuliah di ruangan lainnya.


" Kita tunggu January di sini saja dulu " Jelas Joe tetap mencoba menghibur Winnie yang terasa masih marah walau di pendam dalam hatinya.


" january pasti sudah di kelas selanjutnya dia tidak taruh tas di sini " Winnie menunjuk kursi di depannya dan di bawah meja sisi depan dia tidak ada tas January di sana


"Ayo, kita harus ke ruang berikutnya nanti mereka tunggu kita di sana " Jelas Winnie sambil bangkit dari kursi nya dan berjalan Joe mengikuti di sampingnya dengan berdiam diri


------------------------------------------


" Nah itu dia " Tani menunjuk ke arah pintu di mana winnie dan joe sedang jalan beriringan mendekat ke arah mereka dan betul saja yang winnie bilang January sudah di kelas itu dengan duduk di samping Widi


 " Sini...." Teriak Tani lagi kepada kedua orang tersebut, Winnie melambaikan tangan kepada Tani tanda mengiyakan mereka akan duduk di samping Tani yang telah di sediakan kursi orang teman - temannya itu.


Joe hanya mengikuti tanpa berkata dan tersenyum seperti biasanya.


" Kamu habis hukum casper ya ? " Tanya tani lagi menyelidik


" Winnie, mana bisa menghukum Casper " Widi membalikkan badannya menghadap kepada Winnie yang duduk di kursi belakang diri nya.


" Kenapa Jadinya tuh Casper " Tanya Tani lagi kali ini dengan suara sedikit keras untuk di dengar oleh Joe


"Joe cape kali " Jelas Winnie santai


"Casper mana bisa cape " Sandy mengetahui kejadian sebelumnya dari January sekarang ikut bersuara dan menarik kursi duduk di antara Tani dan Widi  di ujung meja tulis Tani


" Pasti terjadi sesuatu yang seru antara Casper dan Windi" Lagi Sandy menggoda teman mereka itu dan di jawab dengan mata yang melotot dari Joe


"Kamu jangan bikin keributan lain lagi ya" Joe menjawab godaan Sandy


" Nie, kamu pikir lagi deh. Lebih baik sama aku aja dari pada kesel terus sama Joe " Sandy terus menggoda pasangan yang sedang bermasalah.


"Apaan sih Kamu Sandy" Jelas Joe terus mata menatap tajam kepada Sandy yang di tatap malah tertawa geli dengan kegelisahan Joe


"Sekarang gadis siapa yang membuat luka seoarang gadis lainnya ?" sandya terus menggoda


"Siapa terluka ? Gadis siapa ? " Tanya widi penasaran


" Nie, kamu ribut sama gadis siapa ? " Tanya widi mencurigai winnie dan Joe ada orang ke tiga

__ADS_1


" Aduh ribet ya kalau orang tenar berpacaran" Tani memotong kaliamat Widi yang terus bertanya kepada Winnie


" Joe kamu juga harus menghilangkan senyummu itu" January memutar badannya dan duduk berhadapan dengan Joe sekarang


" Kamu ya yang jadi infotement di sini" Joe sekarang matanya tertuju pada January


" Apaan infotement ? aku tidak bilang apa - apa sama semua " Jelas January, tidak bilang ke semua tapi ke sandy saja tadi bertemu di toilet dan menceritakan kecemburuan winnie .


"Kamu juga sih, mengapa mau aja di ajak ngomong orang lain tanpa fokus melihat pintu kedatangan" Lagi January sedikit menberi clue kepada semua temannya dan sedikit teman - temannya mengerti apa yang terjadi diantara Joe dan Winnie tadi pagi


"Joe kunci senyum mu itu sekarang hanya untuk winnie" Sandy lagi memggoda Joe


"akibat senyum manis membawa petaka " Tani menimpal


" Kamu tau apa yang terjadi sama mereka ? " Tanya Sandy mendengar apa yang di katakan Tani


" Aku tahu lah apa yang membuat suasana dingin di ruang yang panas ini" Jelas Tani dan tersenyum sehingga mata nya hilang tinggal ada satu garis di muka cantiknya


" Sudah - sudah jangan memperkeruh keadaan ini udah sangat panas" Widi akhirnya mencoba menghentikan sandy, Tani dan January karena yang di goda hanya diam seribu bahasa


                      Pembahasan cemburu winnie dan Joe belum selesai karena kuliah sudah di mulai dan dosen memberikan waktu tambahan untuk mata kuliahnya hari ini lumyan banyak membuat mereka gelisah karena setelah kelas ini mereka harus lanjut persiapan pengajaran Lab untuk jadi assistent dosen di sore hari nya. Ini membuat masalah antara Joe dan Winnie belum juga terselesaikan hari itu. Winnie pulang lebih cepat dari kelas Joe seperti biasanya karena banyak mahasiswi terus bertanya tentang menyelesaikan tugas dari dosen mereka kepada Joe dan January setelah jam lab selesai. Winnie hanya menitipkan pesan kepada teman lainnya untuk memberitahukan kepada Joe bahwa dirinya pulang lebih dahulu hari ini.


                    Tidak tau mengapa Winnie hari ini begitu kesel dan cemburu kepada Joe, dan berlarut hingga malam hari. Tidak seperti biasanya Winnie akan cepat melupakan kecemburuan dan kekesalannya kepada Joe dalam hitungan menit. Apakah karena Sherly itu lebih menarik, cantik dan segalanya lebih dari dirinya itu yang juga membuat hati Winnie bertanya  -tanya atas kecemburuannya hari ini yang berlarut. Dan Winnie tidak mau menerima telephone dari Joe dan tidak mau membaca pesan dari Joe malam itu.


                    Winnie pilih menonton drama korea yang di putar di televisi malam itu, dan mengakhirnya dengan ngobrol dengan kak Tanti di kamar kakak nya itu. Sedangan handphonenya memang sengaja di tinggal di meja belajar di kamarnya. Dan Telephone rumah yang mencari Winnie pun di jawab pembantu rumah tangganya dengan berkata Winnie telah tidur. Seperti yang winnie telah titipkan pesan jika ada yang mencarinya di telephone.


---------------------------------------------


                        Hari berikutnya Winnie berjalan menuju ruang kuliah dengan Widi, hari ini mereka berangkat bersama ke kampus karena jadwal selalu bersama untuk hari ini. Di depan ruang kelas Joe menunggu kedatangan Winnie dan menarik Winnie menjauh dari teman - temannya. Joe ingin menyelesaikan masalaha yang tertunda kemarin membuat dirinya tidak bisa tidur dan gelisah.


                       Joe dan Winnie sebetulnya memiliki sifat dan karakter yang sama sebisa mungkin menyelesaikan masalah secepatnya dan mereka adalah orang yang sama - sama sabar dan lembut tapi tidak tahu mengapa dari kemarin mereka berdua seperti ada emosi yang terpendam di antara mereka dan tidak bisa di selesaikan dan waktu yang cepat seperti biasanya.


                      Joe mengungkapan kekesalannya kepada Winnie karena tidak mendapatkan jawaban dari pesan yang di kirimnya semalam dan di tinggal pulang lebih dahulu tanpa menyelesaikan masalah mereka kemarin di kampus. Winnie pun bertanya tentang Sherly yang tiba - tiba selalu ada di antara mereka dan selalu ada setelah mereka mendeklarasikan hubungan mereka dengan group mereka. Di hati Joe sedikit ada rasa senang karena Winnie ternyata bisa cemburu juga, menandakan Winnie cinta kepadanya.


                      Masalah sudah di selesaikan dan Joe berjanji akan membuat patas dengan mahasiswi - mahasiswi dan juga akan lebih menjaga jarak sedangkan Winnie berjanji tidak  akan meninggalkan Joe lagi dan pulang lebih dahulu walau sedang ada masalah di antara mereka. Akhirnya merekapun tersenyum bersama dan bergandengan tangan masuk keruang kelas kuliah. Di sambut dengan nyanyian seperti pengantin yang masuk ke ruangan acara pernikahan oleh Widi di iringi dengan tepuk tangan Sandy.


" Kita akan dapat makan - makan gratis nih sepertinya ada yang berdamai" Sandy mulai lagi menggoda teman mereka itu


" Makan gratis..." Widi ikut menimpal


" Siapa yang mau kasih makan gratis di hari gini" Joe menjawab buru - buru


"Siapa yang minta makan gratis dari kamu" goda Sandy lagi


"aku juga enggak mau beliin makanan gratis hari ini" Jelas Winnie


"Pasangan serasi " goda Widi dan Sandy bersamaan


"Mungkin ini yang membuat mereka serasi ya " Jelas Sandy seperti kepada widi


Winnie dan Joe hanya tersenyum kecil melihat tingkah temen mereka itu, dan mereka merasa bahagia sekarang karena masalah mereka pun sudah terselesaikan dengan baik tanpa harus menunggu berlama - lama dan berlarut - larut hingga membuat mereka satu dengan yang lain nya lelah.


                       Walau Joe dan Winnie berkata tidak akan membayari mereka makan tapi mereka tetap membayarkan makan siang teman - temannya tersebut. Mereka bersyukur memiliki teman seperti mereka semua yang selalu mensupport hubungan mereka di kalah baik dan sedih seperti kemarin. Sandy dengan godaan dan ledekannya membuat Joe sadar akan kesalahannya dan Winnie pun terhibur dengan kalimat - kalimat lucu mereka semua membuat hati winnie sedikit terhibur dan terhilang luka dan cemburunya.

__ADS_1


------------------------


__ADS_2