Casper Tampanku

Casper Tampanku
episode duapuluhlima - Tomi dan Kasih


__ADS_3

            Tugas kampus hari ini makin banyak, karena menjelang test akhir semester. Sepertinya aku tidak akan bisa menghubungi kak Rudi hari ini, tugas jurnal dan laporan keuangan ini harus selesai sekarang karena besok adalah date line pengumpulan tugas begitu batin winnie berkata.


            Sedang asiknya mengerjakan tugas akuntansi pembantu rumah mengetuk pintu kamar Winnie dan memberitahu ada temannya datang mencari. Winnie melirik jam di meja belajarnya. Sudah jam delapan malam siapa kah yang datang malam - malam begini pikir Winnie.


" Hai Nie" ternyata yang datang adalah Tomi


" Hai Tomi, ada apa malam - malam datang ke sini ?"


" Aku baru saja balik dari negara S, ini aku bawain oleh-oleh untuk mu . .." Tomi menyerahkan dua bungkus kantong plastik ke tangan Winnie.


" Ini dua - dua nya untuk ku ?" tanya Winnie mengerti satu nya untuk siapa sebetulnya


" Yang satu untuk mu dan satu titip untuk kasih ya" berkata dan tersenyum ketahuan sebetulnya tujuan utamanya


" Yang mana nih untuk kasih ?" goda Winnie


" Eh ayo masuk ke dalam dulu" ajak Winnie membuka pintu rumahnya lebih lebar lagi


" Tidak apa Nie, di sini aja sudah malam" jawab Tomi


" Ini untuk mu dan ini untuk kasih" Tomi memisahkan mana yang untuk Kasih dan mana untuknya


" Wah kasih punya lebih berat ya" ledek Winnie becanda


" Sama koq nie isinya" jelas Tomi

__ADS_1


" Haha, tidak apa lagi kasih punya lebih banyak juga tidak apa " jelas Winnie


" Eh, Tom. kenapa kamu tidak memberikan langsung pada kasih ?" Winnie pun bertanya.


" Bukannya kamu sudah berpisah tapi secara baik-baik dan kasih teman oleh-oleh itu bukan suatu yang wajar ?" tanya Winnie lagi menghibur Tomi


" Kami berjanji untuk tidak bertemu selama beberapa bulan Nie, makanya aku tidak berani bertemu dengan kasih dulu" jelas Tomi dengan muka sedihnya.


" Oooo, ya sudah tinggal beberapa bulan lagi. badai pasti berlalu " hibur Winnie tidak mau membuat Tomi makin sedih


" Semoga ya, aku juga berusaha meyakinkan orang tua ku nih tentang hubungan aku dan Kasih" jelas Tomi


" Iya dengan kesabaran dan usaha mu pasti akan menghasilkan buah yang baik" jelas Winnie


" Aku pulang dulu ya nie sudah malam, tidak enak sama orang tua mu" jelas Tomi lagi dan berpamit untuk pulang.


" Oke, terima kasih ya. besok aku usahakan ini sudah di tangan kasih" jelas Winnie mengangkat plastik untuk kasih ke arah lebih maju.


            Winnie masuk kembali ke kamar untuk melanjutkan tugas yang terhenti tadi, sebelumnya Winnie melihat ke arah handphonenya ternyata ada pesan dan Winnie membuka pesan itu ternyata dari Joe menanyakan apakah tugas akuntansi sudah selesai di kerjakan.


" Joe, sudah selesai kerjakan tugas ?" jawab Winnie menjawab pesan dari Joe


" Aku belum lama kerjakan nih"


" Ada kesulitan di mana ?"

__ADS_1


" Belum ketemu yang sulit, tadi teman ku datang jadi tugas terhenti" jelas Winnie


" Ooo, mau aku bagi jawabannya ?" joe menawarkan


" Boleh juga tuh, hehe" begitu jawab Winnie senang


" Kamu sampai halaman berapa ?" tanya Joe


" Aku baru sampai di halama 305"


" Aku foto ya hasil kerja ku"


" Eh apa besok kita datang lebih pagi saja ya, kita mencocokkan tugas. jadi aku tidak sakit mata melihat foto tugas. pasti kecil - kecil tidak kelihatan" jelas Winnie, karena tugas akuntansi kalau di foto dan di kirimkan melalui chatting ini pasti akan tambah malas di liatnya.


" Oke de, jam berapa kamu akan datang ke kampus ? aku sesuaikan dengan jam kamu" jelas Joe


" Jam 10 ya, kita masih ada 45 menit untuk mencek tugas cukup aku rasa " jelas Winnie lagi


" Jam 9.30 saja, biar lebih aman" Joe memberikan saran


" O.., oke jam 9.30 ya "


            Selesai melakukan perjanjian itu mereka mengakhiri percakapan dan Winnie lanjut menyelesaikan tugas akuntansinya itu. Pelajaran akuntansi adalah pelajaran kesukaan Winnie begitu pula dengan Joe. Maka mereka sangat menikmati tugas yang di berikan seberapa pun sulitnya itu.


----------------

__ADS_1


__ADS_2