
Seperti biasanya awal kuliah masih membuat para mahasiswa dan mahasiswa semangat mengikuti mata kuliah yang mereka pilih dan sekarang mereka sudah menjadi senior, mereka telah memiliki junior dua level di bawh mereka dan pengumuman untuk menjadi assistent dosen sudah dibuka lowongan kerjanya. Winnie dan teman - temannya tertarik mengikuti test untuk menjadi assistent dosen tersebut. Sayang tidak semua bisa masuk untuk melanjutkan ketahap test hanya ada Joe, January dan Winnie yang bisa karena indeks prestasi mereka sudah mencukupi dan mereka mendaftar bersama.
Pengumuman kelulusan untuk para assistent dosen sudah di keluarkan di dinding gedung kejurusan dan Winnie menitipkan nama dan nomor ujian kepada Joe, Karena Winnie harus menemani Widi ke kampus sebelah untuk bertemu Mimi sebentar untuk menanyakan jadwal kuliah baru Mimi. Winnie dan Widi ada rencana ingin ajak teman mereka semua makan bersama karena dua hari lagi adalah ulang tahun Winnie dan cuma berselang dua hari dari ulang tahun Winnie itu adalah ulang tahun Widi.
Mereka mendapatkan jadwal dan memungkinkan akhir pekan mereka bersama merayakan ulang tahun pas di hari jadinya Widi. Winnie dan Widi sudah memberitahukan rencana mereka kepada Mimi dan Mimi setuju dan mengosongkan jadwal di akhir pekan ini berkumpul dengan mereka semua. Di kampus mereka bertemu di tempat biasa mereka bertemu yaitu hall pertemuan mahasiswa di depan tamannya. Disana sudah ada yang lain lengkap kecuali winnie dan widi yang dari tempat Mimi.
January menjelaskan kepada Winnie mereka di terima jadi assistant dosen tapi mereka di pecah menjadi dua kelompok, January dan Joe dan Winnie dengan teman yang lain. January menawarkan untuk berganti jadwal dengan winnie dan winnie tidak menyetujuinya karena bagi winnie sama saja nanti bersama siapa mereka mengajar menjadi assistement dosen.
Joe sudah mengetahui sifat Winnie, ketika January mengajak Joe untuk menukar jadwal antara dirinya dan Winnie, Joe tidak setuju dengan ide January itu. Tapi Joe menyarankan January bertanya langsung kepada Winnie ketika bertemu dan jawaban Winnie sama seperti yang Joe katakan kepada January. Mereka pun membahas untuk makan bersama untuk akhir pekan seperti yang mereka sudah bicarakan dengan Mimi sebelumnya dan mereka semua setuju.
---------------------
Tepat jam 12 malam, hari ini adalah hari jadinya Winnie. Orang pertama yang mengucapakan happy birthday adalah orang tuanya dan kakak tercinta nya di sambung dengan bunyi telephone dari Joe dan Kak Rudi yang mengucapkan selamat ulang tahun setelah Joe dan menutup telephonenya untuk tidur. Begitu lucunya itu bagi Winnie.
Dilanjut kan dengan pesan masuk dari Widi dan terus menerus telephone Winnie sibuk di malam itu. karena masih malam dan lelah akhirnya Winnie membuat handphone nya silent mode untuk tidak karena besok Winnie harus bangun pagi dan pergi ke kampus karena jadwal kuliah di pagi hari. Winnie pun tidak lupa membawa beberapa potong kue ulang tahun yang telah di beli oleh kakaknya untuk perayaan mereka semalam pas di hari jadinya.
" Ini ada kue tart tadi aku bawa dari rumah kak Tanti yang beli " jelas Winnie menaruh box makanan yang berisi kue tart yang telah di potong - potong sehingga mereka mudah untuk memakannya
" Wah asik, koq tadi di mobil kamu tidak kasih aku sih" protes Widi
" Loh kamu tadi yang bawa mobil kalau aku kasih mana bisa kamu makan juga" jelas Winnie lagi
" Kamu bisa suap in aku khan" goda Widi tidak mau kalah
" Sini aku suap in kamu " Sandy mulai menyerang Widi lagi seperti biasa
" Ya ampun ini ulang tahun siapa sih koq yang suap suapan kalian" goda Tani melihat tingkah laku sandy yang seperti siap untuk menyuapi Widi
" Mana mungkin juga dia suap in aku tan" ledek Widi ke Sandy
__ADS_1
" Sini buka mulut mu" Sandy mendekatkan kue yang di ambilnya dari box mengarahkan kepada Widi tapi begitu dekat Widi di belokkan arah tangannya masuk kemulutnya sendiri
" Kamu yang tidak mau buka mulut ya " goda Sandy sambil tertawa
" Tuh khan mana mungkin dia suapi aku " jelas Widi ke Tani semua pun ikut tertawa
" Winnie nanti kita makan bareng yuk, pulang kuliah" jelas Joe berbisik kepada Winnie pas Joe duduk di samping Winnie
" Sama yang lain ? kasihan mereka tunggu kita kuliah selesai " jelas Winnie lagi karena hari ini hanya Winnie, Joe dan January yang akan pulang paling malam karena ada mata kuliah tambahan persiapan menjadi assistant dosen
" Enggak kita aja makan malam di mall seberang situ" jelas Joe lagi pelan takut di goda oleh teman - temannya walau sebetulnya Widi mendengarkan pembicaraan tapi Widi tetap tidak mau mengganggu mereka
" Ooo, boleh deh nanti aku minta pak agus supir aku yang jemput di sana" jelas Winnie lagi
" Ok tidak apa" jelas Joe lagi
-----------------------
" Wah terima kasih Joe ini kadonya besar - besar semua" jelas Winni kaget melihat 2 bingkisan di sampul kertas kado bercorak Winnie The Pooh ke sukaan Winnie
" Kamu buka di rumah dan baca ya ada surat dan aku tunggu ya jawabannya nanti" kalimat Joe terputus begitu menu makanan mereka tiba di meja
" Wah kamu tidak usah report - report gini Joe, ini besar - besar lagi. Kapan kamu bawa tadi khan kita sama - sama jalan ke sini nya " tanya Winnie kagum dengan barang yang besar ada di antara mereka tanpa sepengetahuan dirinya
" Tadi aku sudah titip ke penitipan barang siang hari, pas kamu ke kampus mimi" jelas Joe lagi. tadi Joe memang menghilang setelah melihat mereka di terima jadi assistant dosen dan membawa kado ke penitipan barang di mall ini.
" Ooo, sudah di rencanakan masak - masak ya" Winnie tersenyum dan mengerti memang begitu lah karakter Joe yang detail dan terperinci
" Iya, ayo makan dan kita pulang ini ada kue tart kecil " Joe memanggil pelayan restoran yang tadi di titipkan kue tart kecil juga oleh Joe
__ADS_1
"Ayo tiup lilin sekarang dengan aku ya" jelas Joe dan menyalakan lilin kue ulang tahun kecil di hadapan Winnie
Perayaan ulang tahun Winnie hanya dengan Joe pun selesai, mereka menunggu supir Winnie jemput mereka duduk - duduk dekat lobby dan Joe membantu membawakan kado yang besar - besar itu untuk Winnie.
-------------------
Kak Tanti melihat winnie membawa kado yang besar dua buah membuat dahi nya terangkat
" dari teman - temanmu itu ?" tanya kak Tanti membantu membawakan satu bingkisan ke dalam kamar Winnie
" Iya, dari Joe" jelas Winnie singkat dan mengucapkan terima kasih dan menutup pintu kamarnya untuk membuka kado.
Kado dari Joe ternyata boneka Winnie The Pooh sebesar bantal guling orang dewasa dan satu bingkisan lagi ada lah puzzle yang sudah di rankai rapih itu besar dengan sudah di bingkai kaca dan list yang berwarna emas indah sekali. Puzzle itu berupa gambar sepasang anak kecil yang sedang duduk di kursi panjang di taman dan berciuman di bibir mereka.
Winnie melihat gambar itu menjadi takjub dan lucu dengan gambar yang terlukis di sana, takjub karena entah berapa lama Joe sudah menyusunnya puzzle itu kalau di lihat dari ukuran puzzle itu bisa mencapai puluhan ribu jumlah puzzle kecil - kecil itu, di bingkai itu terselip sebuah surat dan Winnie membaca dan tersenyum terus membaca nya dan akhirnya Winnie menelephone Joe.
" Joe Thanks ya aku sudah buka kadonya dan aku suka semua" Jelas Winnie begitu telephone tersambung
" Kamu suka semua ? " tanya Joe di sana
" Iya" jawab Winnie singkat dan di tangan nya masih ada surat dari Joe yang telah dia baca
" Kamu sudah baca surat dari aku ?" tanya Joe lagi
" Surat ? aku tidak ketemu surat" Winnie menggoda Joe
" Ada aku selipkan di bingkai" jelas Joe lagi
" Aku tidak menenukan surat " Winnie terus menggoda
__ADS_1
" Coba kamu liat lagi pelan - pelan apa ke sobek dengan kertas kadonya ? " tanya Joe lagi dan berpikir sendiri
salah menaruh surat di bingkai harusnya di dalam boneka Pooh dalam hati Joe lagi