Casper Tampanku

Casper Tampanku
Episode 56 Liburan telah usai


__ADS_3

Linda dan Januari menikmati kebersamaan mereka, selama Linda di ibu kota January selalu menemani Linda untuk keliling dan berwisata. Joe dan Winnie tidak lupa ikut serta sesekali jika mereka memiliki waktu luang dari mengajar private mereka.


                    Seperti hari ini bukan hanya Winnie dan Joe yang ikut berlibur ke taman bermain di ibu kota ini, tapi hampir semua pasukan mereka ikut, Mimi, Tani, Widi, Thian dan Sandy pun ikut serta. Mereka menikmati liburan akhir sebelum mereka akan sibuk dengan perkuliahan dan siap - siap merancang skripsi. Sandy tetap seperti biasanya akan membuat keceriaan di antara mereka dan Widi akan dengan kegalakannya akan menjawab dengan ketus. Walau itu hanyalah cara widi untuk menjawab Sandy tapi bukan berarti mereka saling tidak suka. Malah sebaliknya mereka seperti kehilangan partnernya jika tidak menjadi satu.


"Mereka juga sepasang kekasih ?" Linda bertanya kepada Winnie begitu mereka jalan beriringan


"Siapa yang kamu maksud ?" tanya Winnie karena Linda dan Winnie jalan di barisan paling akhir di antara mereka semua teman - teman nya


" Itu Kak Sandy dengan teman kak Winnie yang galak" Linda menunjuk Sandy dan Widi yang sedang berjalan beriringan di barisan tengah kelompok mereka


"O.., entah lah belum ada pengumuman dari mereka" Winnie menjelaskan apa yang dirinya ketahui


"Seperti sepasang kekasih sekali tapi yang ke kanak - kanak........" Linda berkoment lagi dan terputus karena Joe menghampiri mereka


"Kalian Jangan jalan di belakang, ayo jalan cepat sedikit biar saya dan Jan yang di belakang  kalian " Joe mendorong pundak dua gadis yang dia sayangi itu untuk lebih cepat sedikit jalannya dan menarik tangan January untuk beralih posisi berjalan di belakang mereka.


"Kamu panas tidak nda ? " January melihat kekasih nya bercucur keringat di mukanya.


"Sedikit kak" Jelas Linda


" pakai topi mu ya, ini " January mengeluarkan topi Linda yang ada di dalam tas ransel january


"Ok, terima kasih kak... " Linda menerimanya dan tersenyum manis kepada January


" Kita beli es krim dulu yuk Joe" Ide January begitu melihat kekasih hatinya kepanasan karena udara ibu kota beda dengan udara tempat Linda tinggal


" Boleh...." Joe setuju dan memberitahukan kepada yang lain untuk mampir ke store deket sisi kanan dirinya untuk beristirahat sebentar dan menikmati es krim.


-------------------------------


                          Para gadis sedang duduk di meja menunggu para pria itu membelikan es krim untuk mereka.


"Kak, kakak ini kekasih kak Sandy ya ?" Pertanya Linda langsung kepada widi, begitulah karakter Linda selalu terus terang dan to the point


"Aku ? sama Sandy ?" Widi menunjuk dirinya dengan begitu terkejut dan terkagum - kagum dengan pertanyaan Linda yang baru di kenalnya hari ini dan bertanya langsung seperti itu kepada nya


"Iya...." Linda menjawab dan tersenyum


" Iya, betul sekali Linda. Kamu pintar sekali " Tani menjawab pertanya Linda cepat memotong kalimat Linda


"Tani, kamu jangan bikin gossip ya. Sandy itu mana suka aku.... dia itu suka si wi......." Jawaban Widi terputus begitu parah pria sampai di meja mereka dan membawa es krim yang mereka pesan sebelumnya


"Bikin kerusuhan apa lagi si widi" Sandy mendengar nama nya di sebut widi sayup - sayup sebelum mereka tiba di meja. membuat dirinya tertarik untuk mengetahui pembahasan apa itu.


"Itu Linda tanya kalian pacaran bukan ?" Mimi menjelaskan kepada Sandy yang sebetulnya pertanyaan dirinya juga tentang hubungan widi dan sandy.


"Wah dunia akan runtuh kalau aku berpacaran dengan si Widi" Jelas sandy tertawa kencang mendengar pertanyaan Mimi


"Jangan bicara begitu nanti malah jodoh lagi " Thian menggoda Sandy

__ADS_1


"Kamu kenapa bisa bertanya begitu Linda ? " tanya Joe penasaran


" Sejak saya bertemu dengan mereka, sepertinya mereka lebih romantis daripada kak Joe dan kak Winnie" Linda memberikan alasan


" Kamu ini enggak salah ya matanya ? harus periksa mata apa  ? " Sandy menjawab kalimat Linda


" Enak saja kak Sandy ini, mata aku ini masih sehat dan selalu di periksa tepat waktu karena aku sekolah di subjek komputer " Linda menjawab dengan memancungkan bibirnya


"Hahaha, sudah jangan di ambil hati Linda. Sandy itu seperti Tom and Jerry dengan Widi. kita doa in saja mereka akhirnya menjadi sepasang kekasih. Secepatnya " January menjawab Linda dan mengelus kepala kekasihnya itu penuh kelembutan


Selesai Makan es krim mereka mulai berjalan dan bermain di taman bermain lagi, hari sudah tidak begitu panas. January terus menemani Linda bermain apa pun yang Linda mau coba di arena bermain tersebut. Berbeda dengan Joe dan Winnie yang lebih banyak menunggu semua teman - teman dan adiknya tersebut di sebuah taman dan mereka mengobrol dan lebih banyak menjaga tas bawaan teman - teman nya itu.


                        Tani seperti menemukan teman yang cocok untuk memcoba semua arena bermain, Linda dan Tani memiliki kecocokan untuk keberanian mereka untuk mencoba semua arena bermain yang ada di taman bermain. Beda dengan teman - teman lain nya yang terkadang tidak begitu berani mencoba sesuatu yang akan meningkatkan ardenalin mereka. January yang biasanya lebih memilih menjaga bawaan tas teman - temannya hari ini terus mengikuti semua keinginan Linda.


                           Membuat Sandy dan Thian tertawa melihat beberapa kali muka January pucat setelah mencoba beberapa arena permainan yang biasanya tidak pernah mau di coba oleh January. Karena dia begitu cinta dan sayangnya kepada Linda sekarang dia mengikuti semua hal yang Linda mau coba. Linda begitu senang dan menikmati itu sudah cukup untuk January juga berbahagia begitu batin January berujar.


                           Joe pun begitu bahagia melihat pengorbanan January untuk adik semata wayangnya itu, Joe kenal betul dengan karakter January yang tidak suka untuk mencoba sesuatu yang menaikan ardelani, January sebetulnya pria yang sangat lembut dan bahkan lebih tua dari dirinya untuk mencoba sesuatu hal yang baru. itu sangat lah kecil kemungkinannya. Hari ini January mencoba begitu banyak hal untuk Linda, itu cukup menunjukkan bahwa January begitu sayang kepada adiknya.


"January sepertinya sudah pucat benar" Thain yang duduk di samping Winnie dan Joe melihat teman nya yang baru saja selesai bermain arena kora - kora


"kasih minum " Winnie juga melihatnya dan tersenyum melihat perngorbanan January untuk Linda


" Begitu lah cinta" Tani berujar berlarian menghampiri winnie yang sedang duduk


"Kamu juga nanti menemukan yang seperti itu " Joe tersenyum mendengarkan Tani bertanya dengan kalimatnya


"Tidak aku tidak cape sama sekali hari ini" Tani tersenyum dan mengerakkan kedua tangan nya ke atas menunjukkan bahwa dirinya sangat segar


"Tani, senang ada Linda jadi bisa bermain terus . kalau sama kita Tani cape karena kita terlalu tua ya tan " Mimi tersenyum dengan tingkah temannya itu


"Betul sekali, kalian itu seperti nenek - nenek dan kakek - kakek jika bermain" Tani tertawa mendengarkan apa yang di katanya mimi


"Kalian kalau ke sini tidak main semua permainan ? " Tanya Linda mendengar percakapan mereka


"Tidaklah, mana ada yang sanggup bermain yang mengerikan tersebut" Sandy menjawab dan melirik kepada January


"Kami biasanya ke sini hanya main beberapa permainan dan kami akan duduk-duduk menikmati es krim dan berfoto - foto saja " Jelas January begitu kekuatan dirinya kembali setelah bermain kora - kora sebelum nya


" Udah kak January istirahat saja kalau cape" Linda memperhatikan kekasihnya itu sedikit lelah


"Tidak aku sudah tidak apa - apa, kamu mau main apa lagi ? " Tanya January dan memberikan senyuman kepada kekasih hatinya. dia ingin membahagiakan kekasihnya yang sulit di dapatnya itu dan waktu mereka untuk berpisah sebentar lagi akan tiba. Jadi January tidak mau membuang waktu yang ada tanpa Linda.


"Serius kamu masih kuat Jan ? " Winnie juga ikut melihat January yang sepertinya kelelahan


" Aku udah tidak apa koq nie " Jelas January dan tersenyum


" Sekarang status Jan itu adik ipar si nie ya ?" Widi tertawa mengingat hubungan winnie, Joe, January dan Linda


" Eh iya ya, betul juga. Kamu harus menghormati si Nie yang lebih tua secara status ya " Thian berkata dan tertawa juga, di iringi oleh tawa yang lainnya juga melihat lingkaran hubungan jika hubungan mereka semua berlanjut. secara umur January lebih tua dari Winnie dan Joe.

__ADS_1


"huss, sudah jangan menggoda January terus" Joe melerai mereka


"Kamu mau main arung jeram ?" Tanya Joe lagi kepada Winnie setelah tau adiknya mau bermain arung jeram dengan Tani dan beberapa temannya.


"Ayo, aku suka arung jeram" Winnie setuju


"Nanti basah, kamu bawa kaos dan baju ganti ? " Tanya Joe memastikan kekasihnya membawa perlengkapan ganti nanti. Karena Winnie terkadang sangat cuex dan santai tidak seperti wanita kebanyakan yang  selalu mau terlihat cantik di depan umum. Winnie tidak, dia apa adanya. terkadang ke kampus hanya menggunakan kaos, celana Jins dan sepatu kets tanpa memulas make up sedikitpun. Hanya menggunakan skin care untuk wajahnya.


"Aku bawa, di dalam tas tuh" Winnie menunjukkan tas yang di sampingnya


" Kamu bawa juga khan ?" tanya winnie lagi kepada Joe memastikan Joe membawa perlengkapan dirinya juga


" Aku bawa selalu bawa " Joe tersenyum


"Oke, ayo kita bergerak ke arah arung jeram sebelum tutup arena nya" ajak Tani


Puas bermain Arung Jeram, Winnie, Joe dan beberapa temannya selain Linda, Tani, January dan Widi sedang mengeringkan badan mereka dari amukan permainan arung jeram tersebut. Linda dan kelompoknya memilih mengulangi permainan arung jeram lagi.


" Cepat ganti pakaian mu" Joe berdiri menutupi pandangan winnie yang sedang duduk mengeringkan badannya


" Sebentar Joe ini sedikit basah sepatu aku " Winnie menunjukkan sepatu kets yang di gunakan sedikit kena air ketika bermain tadi


" sekarang ganti..." Jelas Joe lagi sambil mengeluarkan sendal jepit dari tasnya di berikan  kepada winnie untuk menukar sepatu dengan sendal jepit yang di bawanya untuk Linda sebelumnya.


" Sebentar.... "


" Sekarang nie, itu kaos kamu sedikit jadi transparant " Joe berbisik mendekati ke telinga kekasihnya menjelaskan yang terjadi


" ooo, terlihat jelas ? " Winnie kaget dengan apa yang di ucap Joe


" Iya cepat sana\, kamu pergi ganti pakaian dengan mimi. aku tunggu di sini dengan thian ya" Joe menganggukkan kepala dan melirik lagi kaos winnie yang basah dan memperlihatkan bentuk di dalamnya dengan jelas. Joe juga seorang pria yang normal sehingga sedikit ter***** dengan bentuk buah dada kekasihnya itu.


" Oke, tunggu ya" Winnie sadar kecerbohannya dan menarik tangan mimi untuk berganti pakaian.


------------------------------------------


Note :


 


Mohon Maaf yang sist and bro sedikit terlambat untuk menambah cerita ini karena penulis sedikit memiliki masalah dalam hidup.........................


 


Tetap Sehat dan Jaga Jarak dengan lingkungan sekitar ya semua !!!!


 


Jangan lupa Like yang dan komentttt

__ADS_1


__ADS_2