CEO GILA : Mencintai Istri Orang

CEO GILA : Mencintai Istri Orang
BAB 53 (Cinta Buta)


__ADS_3

Tiga hari Andre menempati kamar hotel diseberang mall tanpa diketahui siapapun. Bahkan Bianca sendiri yang mendesaknya untuk memberitahu tempat tinggalnya saat ini, tak berhasil membuat Andre buka suara.


Ia hanya inginkan ketenangan.


Melihat orang-orang yang dikenalnya dalam keadaan baik, sudah menjadi suatu penghiburan bagi hatinya yang galau.


Waktu menunggu sang malaikat penjemput nyawa seolah menjadi puncak penentu hidupnya.


Andre kini hanya berpasrah saja. Menunggu waktunya tiba. Bahkan ia tak punya keinginan untuk melanjutkan pengobatan seperti saran dokter Gege yang menanganinya tempo hari.


Andre benar-benar menjadi orang yang apatis kini.


.....


Sementara itu, Naysila kembali pada kehidupannya. Tinggal bersama keluarga sang suami. Menekan segala rasa yang bergolak dijiwanya.


Walaupun kini telah menemukan kembali ibundanya yang lama hilang, tapi Naysila telah berkeluarga. Tak bisa ikut tinggal dengan Ibunya.


Mau tidak mau, suka tidak suka, ia harus bisa menerima keadaan rumah tangganya.


Sejak pertama menikah dengan Rendra, Nay telah tahu kalau suaminya itu adalah anak yang berbakti.


Teringat setoran gaji bulanan pertama kalinya ia menjadi istri, Rendra berikan sepenuhnya pada sang ibu dihadapan Naysila.


Memang betul, saat itu usia Nay masih 20 tahun. Belum faham urusan rumah tangga, dapur dan segala hal yang berkaitan.


Tapi selama tujuh tahun membina, Rendra tak pernah memberinya kepercayaan mengolah keuangan rumah tangga mereka.


Bahkan untuk menu makan besok pun, Nay seolah tidak punya suara dirumah itu. Semua kendali dipegang ibunya Rendra.

__ADS_1


Dulu diawal-awal, bahkan sering Nay menangis dalam diam karena ada Naina, adiknya Rendra.


Rendra selalu menuruti kemauan adiknya untuk beli ini itu tanpa fikir panjang akan perasaan Naysila sebagai istri.


Bahkan Naina sempat bersitegang dengannya karena meminta Rendra membelikan skincare Scarlet lengkap sedangkan kakaknya itu baru saja melunasi biaya kelulusan sekolah menengah ekonomi atas sebanyak tiga juta.


Nay ingin Naina berfikir lebih bijak, bukan karena benci. Tapi begitulah..., bahkan ibu dan ayah mertuanya sampai lima hari mendiamkannya, tak mau bicara. Rendra sendiri cuek tak peduli pada dirinya yang seperti diasingkan orangtua dan adiknya itu.


"Kamu terlalu membesar-besarkan masalah!"


Begitu respon Rendra saat itu.


Sampai akhirnya, begitu terus sikap dan sifat adik serta ibu bapak Rendra pada Naysila. Semakin memandang rendah dirinya apalagi setelsh Rendra membuka aib kalau dirinya tidak tamat SMA terkendala biaya.


Naysila memang tidak melanjutkan sekolahnya yang hanya tinggal setahun lagi.


Sekolah lebih mahal dan sulit juga dijangkau.


Naysila yang cerdas, harus merelakan masa depan dan angan-angannya menjadi orang kantoran.


Makanya ia hanya bisa kerja serabutan karena punya ijazah SMP saja.


Beruntung ia bisa berkenalan dengan Bunda Nabila di pasar rakyat beberapa tahun silam. Dari obrolan ringan akhirnya ia mendapat pekerjaan menjahit manik-manik pakaian pesta termasuk pakaian pengantin di outlet toko Wedding Organizer milik beliau.


Rendra tidak menyukai Naysila bekerja.


Seringkali mereka ribut jika Nay pulang sampai pukul enam sore karena banyak kerjaan.


Akhirnya Nay hanya mengambil kerjaan part time saja yakni jikalau bunda ada orderan pesanan acara pernikahan. Jadi Nay hanya bekerja empat-tiga hari saja. Namun hasilnya lumayan banyak apalagi jika bunda Nabila memintanya juga menjadi MC dadakan.

__ADS_1


Nay adalah salah satu orang kepercayaan Bunda Nabila. Sayangnya, karier kerjanya selalu di-cut Rendra yang tak ingin istrinya berkembang dan punya banyak kenalan.


Rendra takut Naysila semakin eksis dan melupakannya.


Rendra tak ingin Naysila lebih banyak diluar rumah dan melupakan kodratnya sebagai ibu rumah tangga.


Benar-benar suami yang licik dan picik.


Itu karena didikan otoriter kedua orangtuanya yang salah. Ditambah sifat yang kurang bagus selalu dia pupuk menjadi lebih subur tumbuhnya ketimbang sifat baiknya.


Seperti hari ini, Rendra agak kurang sehat bekerja di pabrik.


Sayangnya ia lebih suka mengeluhkan kondisi keadaannya pada Widuri.


Menurutnya, Widuri lebih bisa mengemong dan memahami dirinya dibanding Naysila.


Keduanya kembali membuat janji temu kangen dan berencana melakukannya di siang hari.


Rendra dan Widuri benar-benar dibutakan cinta. Mereka tak lagi peduli pada langkah yang salah dan hanya memikirkan ego serta nafsu belaka.


Rendra sengaja ambil cuti kerja satu hari demi untuk bertemu Widuri. Keduanya seperti sudah hilang akal sehat demi cinta dan kerinduan yang menggila.


Begitulah, jika halusinasi sudah menguasai akal sehat dan fikiran. Jalan yang tak seharusnya pun mereka lewati dengan dalih atas nama cinta.


Naysila benar-benar terkecoh meskipun hati kecilnya memberi firasat jua.


Tetapi semua memang telah terjadi. Rendra dan Widuri kadung saling mencintai. Alasan yang klise. Cinta yang merajai hati, hingga tak peduli pada status yang menyakiti hati pasangan. Mungkinkah bisa disebut cinta buta?


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2