
...-( Pov Author )-...
...[ Anda Telah membunuh Calon 7 Deadly Sins dengan nama kadidat Gluttony ]...
...[ Anda Mendapatkan Seri Skill 7 Dosa Besar ]...
...[ Gluttony (B+) Pasif ]...
...[ Mendapatkan skill Regenerasi (C+) Aktif ]...
...[ Mendapatkan skill Black Lighting (C) Aktif ]...
...[ Mendapatkan 50.000 poin ]...
...[ Level up!! ]...
...[ Level up!! ]...
...[ Level up!! ]...
...[ Level up!! ]...
...[ Level up!! ]...
...[ Level up!! ]...
...[ Anda telah mencapai level 10 ]...
...[ HP : 15.000/1500 ]...
...[ Mana : 10.000 ]...
"Apa!!!" Amura sangat terkejut dengan peningkatan yang ia capai.
Bahkan tingkatan yang ia miliki kini setara dengan Slayer rank B atau bahkan di atasnya.
"Level berapa iblis tadi sampai-sampai membuatku naik 6 level dan membuatku menjadi level 10" ucap Amura sambil melihat kepala beruang yang sudah terpenggal.
"Dan juga untuk apa 50.000 poin ini?"
...[ Jawab ]...
...[ Poin sistem bisa digunakan untuk membeli sesuatu di "Shop" ]...
"Suara ini? Sistem?" tanya Amura dengan ekspresi bingung.
...[ Benar ]...
...[ Sistem telah berevolusi menjadi Super Sistem dan itu membuat Sistem bisa berbicara dan memiliki kepribadian ]...
"Hm~"
"Jadi kau mempunyai fitur baru?"
...[ Benar ]...
...[ Apakah harus saya jelaskan ]...
"Tidak, nanti saja kau jelaskan saat aku bertanya"
...[ Baiklah ]...
Amura acut tak acuh mengabaikan suara sistem dan ia lebih memilih untuk melihat Skill yang ia dapatkan.
"Skill" ucap Amura dan kini layar transparan berwarna biru keluar didepan Amura.
..._____________________...
......[ Skill ]......
...[ Regenerasi (C+) Aktif ]...
...[ Black Lighting (C) Aktif ]...
...[ Teleportasi Bayangan (C-) Aktif ]...
...[ Stealth (D+) Aktif ]...
...[ Aura Kegelapan (C-) Aktif ]...
...[ Pedang Kegelapan (D+) Aktif ]...
...[ Kegelapan Tak Terbendung (C-) Aktif ]...
...[ Stamina Tambahan (D) Pasif ]...
...[ Kecepatan Tambahan (D) Pasif ]...
...[ Kegelapan (C+)Pasif ]...
...[ Bayangan (C-) Pasif ]...
...[ Kemarahan (C+) Pasif ]...
...[ Gluttony (B+) Pasif ]...
...____________________...
"Sistem jelaskan tentang skill yang tadi kudapatkan" ucap Amura.
...[ Dimengerti ]...
...[ Gluttony (B+) Salah satu skill dari seri 7 Dosa Besar yaitu Kerakusan ]...
...[ Regenerasi (C+) Bisa meregenerasi luka-luka fatal dan memulihkan HP ]...
...[ Black Lighting (C) Menciptakan petir hitam ]...
".... Terangkan dengan lebih jelas" lanjut Amura dengan ekspresi datar.
...[ Untuk lebih jelasnya anda bisa mengecek sendiri dengan menyentuh skill dilayar Sistem ]...
"Hah~ baiklah"
Amura cuma menghela nafas dan menuruti apa perkataan Sistem.
Kini Amura menyentuh nama skill yang ada di layar transparan didepannya itu.
..._____________________...
...[ Gluttony (B+) Pasif ]...
...[ Salah saya seri skill 7 Dosa Besar yaitu Kerakusan ]...
...[ Efek ]...
...[ Dengan Skill ini pengguna bisa mengekstrak jiwa monster atau iblis yang telah mati dan menjadikannya Exp ]...
...[ Ada efek yang akan mempengaruhi pengguna dan juga menguntungkan pengguna ]...
...[ Mode Gluttony ]...
...[ 1 : Pengguna akan menjadi lebih rakus dan serakah akan sesuatu ]...
...[ 2 : Kekuatan pengguna akan menjadi lebih kuat ]...
...[ Upgrade : 50.000 P ( Diskon pertama )]...
..._____________________...
...[ Regenerasi (C+) Aktif ]...
...[ Bisa memulihkan Luka atau HP pengguna ]...
...[ Efek ]...
...[ Memulihkan 20% HP pengguna ( bisa lebih tinggi saat di upgrade ) ]...
...[ Konsumsi 1000 Mana ]...
...[ Upgrade : 100.000 P ]...
..._____________________...
...[ Black Lighting (C) Aktif ]...
...[ Menciptakan lesatan petir hitam untuk menyerang ]...
...[ Efek ]...
...[ Damage 5000 dan akan menyambar musuh saat terkena tembak ]...
...[ Konsumsi 2000 Mana ]...
...[ Upgrade : 75.000 P ]...
..._____________________...
"Berarti dengan skill Gluttony ini aku bisa mendapatkan Exp tambahan saat mengunakannya?" tanya Amura.
...[ Benar ]...
...[ Untuk contoh anda bisa menggunakannya kepada Iblis beruang itu ]...
Amura yang mendengar perkataan Sistem langsung memandang tubuh beruang tanpa kepala itu.
Kini Amura berjalan dan mendekati tubuh beruang tanpa kepala yang berada dalam jarak beberapa meter didepan nya.
...[ Saya sarankan sebelum mengekstrak mayat iblis itu anda harus mengupgrade skill Gluttony ]...
...[ Apakah anda ingin mengupgrade Skill Gluttony ]...
...[ Ya/Tidak ]...
"Ya" tanpa basa-basi amura langsung menjawab pertanyaan Sistem.
...[ Gluttony telah ditingkatkan ]...
...[ Gluttony (B++) Pasif ]...
...[ Poin : 0 ]...
...[ Monster/Iblis yang Anda serap jiwanya dengan Gluttony akan membuat HP Anda beregenerasi ]...
Kini Amura telah berada didepan mayat beruang tanpa kepala itu dan bertanya ke sistem.
"Jadi apa yang harus kulakukan?"
...[ Anda cuma harus mengatakan Gluttony ]...
...[ Atau memikirkan Skill Gluttony ]...
"Gluttony" dalam sekejap bayangan iblis itu memasuki bayangan Amura dan Amura merasakan energi yang kuat memasuki tubuhnya.
...[ Level Up!! ]...
...[ Level Up!! ]...
...[ Anda telah mencapai level 12 ]...
...[ HP : 20.000/20.000 ]...
...[ Mana : 15.000 ]...
"Ho~ skill yang sangat hebat" ucap Amura sambil menyeringai.
...[ Memasuki Mode Gluttony aktif ]...
...[ Anda menjadi rakus akan sesuatu dalam 5 menit setelah mengunakan mode Gluttony ]...
"Eh?" ucap Amura yang kini tatapan matanya menjadi gelap.
__ADS_1
Dalam sekejab Mata berwarna biru gelap Amura kini berubah menjadi berwarna merah menyala walaupun ia sendiri tidak menyadari itu.
Begitu pula dengan rambut hitam pekat yang ia miliki kini berubah menjadi putih pekat.
Kini sosok Amura terlihat seperti iblis berbentuk manusia dengan pupil mata berwarna merah menyala serta rambut berwarna putih.
"Mu-mustahil, Glu-Gluttony-sama" teriak goblin yang membawa mayat wanita.
Amura memandang kearah Goblin itu dan ia tersenyum seram.
"Makanan" ucap Amura sambil tersenyum menyeramkan dengan mengarahkan katana miliknya ke arah Goblin itu.
"Hyaa~..." Goblin itu lari saat melihat Amura yang mengarahkan pedang kearahnya.
"Ehehe..." Amura tertawa ringan dan kini Amura melesat kearah Goblin yang berjarak 20 meter itu.
"Teleportasi Bayangan" Kini Amura berteleport ke arah Goblin itu.
*Whuss....
*Swing..
*Crack...
"Aghh..Aghhh...Tangan...tanganku...Aghhh..." teriak Goblin itu karena kedua tangan miliknya terpotong.
"Ehehe.... Ehehehheh..." Amura tertawa sambil tersenyum dengan wajah yang terkena darah Goblin itu.
"Tolong... am-ampuni aku..." ucap Goblin itu sambil menangis kesakitan.
Amura tidak mempedulikan Goblin itu dan ia tertawa lagi.
"Ahahaha.. ini menyenangkan" ucap Amura sambil menyeringai.
*Swing...
*Crack...
"Aghhhhhhhh....."
Kedua kaki Goblin itu ditebas oleh Amura dan kini Amura menusuk perut Goblin itu berkali-kali.
"Ehehehe..." Amura menusuk Goblin itu mulai dari Perut sampai Kepala berkali-kali tanpa jeda.
"...." Goblin itu terdiam dalam keadaan yang mengenaskan dengan tubuh yang tertusuk-tusuk sampai bagian tubuh Goblin itu tidak bisa dikenali lagi karena sudah tidak beraturan.
"Hey~.... Sudah mati toh,Cih tidak asik" ucap Amura sambil jongkok melihat mayat Goblin didepannya.
"Gluttony" bayangan Goblin itu diserap Amura dengan gluttony dan kini Amura berdiri meninggalkan tubuh Goblin itu.
...[ Mode Gluttony telah berakhir ]...
Rambut Amura kini kembali menjadi putih dan matanya juga kembali menjadi berwarna biru gelap.
"....." Amura cuma bisa tercengang karena keadaan yang ia alami tadi.
"....Tubuhku bergerak sendiri sesuai hasrat yang kumiliki" ucap Amura dengan terkejut.
"Dengan ini....."
"Aku bisa menjadi yang terkuat" lanjutnya sambil menyeringai.
Kini Amura berjalan pergi kembali kerumahnya tanpa mempedulikan mayat Gluttony, Goblin atau bahkan mayat wanita itu.
Amura tidak mempedulikan nya karena tempat ini berada di pelosok hutan dan tidak ada kehidupan dihutan ini karena para iblis yang tadi ia bunuh.
Dalam perjalanan...
"Sistem, apa itu 7 dosa besar" tanya Amura.
...[ Jawab ]...
...[ Tujuh Dosa Besar adalah 7 komandan iblis yang ada dibawah pimpinan Raja Iblis ]...
"Ho~, jadi iblis yang tadi ku lawan adalah salah satu komandan pasukan iblis"
...[ Bisa dibilang Iya bisa juga Tidak ]...
...[ Iblis tadi adalah Calon Tujuh dosa besar ]...
"Oh, dan juga bukanlah aku tadi telah mati? kenapa aku bisa hidup kembali?"
...[ Itu adalah hadiah dari evolusi Sistem ]...
"Evolusi?"
...[ Sistem telah beresolusi dari Normal Sistem menjadi Super Sistem ]...
"Sama seperti yang kau katakan tadi... coba sebutkan apa saja yang berubah"
...[ Dimengerti ]...
...[ Sistem menjadi bisa berkomunikasi dengan Pengguna ]...
...[ Ada hal yang baru di Sistem yaitu Shop dan Upgrade Skill ]...
...[ Ada juga Poin Sistem untuk membeli sesuatu di shop dan mengupgrade skill ]...
"Hm.. Sistem"
......[ Sistem ]......
-Nama : Yuu Hinamura
-Class : SwordMagic(Dark)
-Gender : Male
>Status
>Inventori
>Shop
"Shop"
..._____________________...
...[ Shop ]...
...[ Poin : 0 ]...
...[Skill]...
...[Item]...
...[Weapon]...
..._____________________...
"Yah, cukup untuk sekarang"
"Lagipula aku tidak mempunyai poin yang tersisa"
"Sistem, apakah cara untuk mendapatkan poin adalah dengan membunuh monster?"
...[ Benar ]...
"Apakah ada cara lain untuk mendapatkannya? "
...[ Tidak ada cara lain kecuali membunuh monster atau iblis ]...
"Baiklah" jawab Amura dengan ekspresi datar.
Sesampainya dirumah miliknya Amura mandi dan ganti baju setelahnya Amura langsung tidur karena sudah tengah malam.
"Hah~ semoga saja ini bukan mimpi" ucap Amura yang kini langsung tertidur.
...
Pagi, jam 05:20 dirumah Amura.
"Hah~..."
Amura mengawali paginya dengan menguap sambil merenggangkan badan.
"Sistem" panggil Amura.
...[ Ada apa master? ]...
"Jadi bukan mimpi yah..."
...[ ? ]...
"Bukan apa-apa" ucap Amura.
Kini Amura beranjak dari tempat tidurnya dan menuju kekamar mandi.
*Tes...
*Tes..
Amura menyiram kepalanya dengan Shower dan membuat rambut miliknya meneteskan air.
Kini Amura memandang wajahnya di cermin yang berada di kamar mandi setelah ia mandi.
"Putih...." ucap Amura sambil menyentuh rambut hitam yang ia miliki.
"Sistem kenapa rambut milikku kemarin menjadi Putih..."
^^^[ Itu karena anda memasuki mode Gluttony ]^^^
"Mode Gluttony?"
...[ Singkatnya itu adalah mode saat anda menjadi iblis ]...
"Jadi setelah aku menggunakan Gluttony aku akan menjadi iblis?"
...[ Tidak ]...
...[ Anda bisa memasuki mode Gluttony tanpa harus menggunakan Gluttony tapi memakai Mana ]...
...[ Saat anda menggunakan Gluttony jiwa dari mahluk yang Anda serap akan menjadi waktu untuk perubahan Anda ]...
...[ Contohnya saat anda menyerap jiwa Iblis beruang itu Anda mendapatkan waktu 5 menit untuk memasuki mode Gluttony ]...
"Hm~"
Amura keluar dari kamar mandi dan pergi kekamar miliknya untuk ganti baju.
Selesainya ia ganti baju Amura pergi kedaour untuk sarapan.
Amura membuka rak yang ada didapur dan didalam rak itu penuh dengan mi instan berbagai rasa.
"Mi instan lagi c*k" ucap Amura sambil marah.
"Hah~"
"Sistem kau itu wanita atau pria" tanya Amura.
...[ Hm? ]...
...[ Kalau Anda bertanya tentang jenis kelamin saya maka saya akan menjawab Perempuan ]...
"Seperti yang kuduga, mana mungkin ada laki-laki yang memiliki suara imut seperti itu"
...[ Memangnya kenapa Anda bertanya seperti itu? ]...
__ADS_1
"Bisakah kau memasak?"
...[ Eh, kalau itu saya sedikit bisa ]...
"Kalau begitu jadilah istriku"
...[ (⁄ ⁄•⁄ω⁄•⁄ ⁄) ]...
...[ Tu-tunggu apa yang anda katakan ]...
"Bisakah kau menggunakan wujud manusia?"
...[ I-itu.... sa-saya bisa ]...
...[ Walaupun saya bisa, tapi saya tidak bisa mewujudkan nya saat ini ]...
"Kenapa?"
...[ Itu karena saya adalah sistem Anda ]...
...[ Saya adalah diri anda ]...
...[ Bisa dibilang kepribadian atau jiwa saya sama seperti punya Anda ]...
...[ Jadi bisa dibilang saya adalah Anda versi Perempuan ]...
"Ho~, aku memerintahkanmu untuk berubah wujud menjadi manusia"
...[ Tidak Akan, saya tidak akan melakukannya ]...
"Cih, sekali ini saja, kumohon buatkan aku makanan" ucap Amura sambil memohon.
...[ Saya baru bisa memiliki wujud manusia saat anda berlevel 30 ]...
"Lah, katanya tadi bisa.... yasudahlah lebih baik aku makan Mi instan ini saja" ucap Amura yang kini ia memasak Mi instan itu.
...[ Syukurlah Anda bisa dibohongi ]...
"Hm?.. Apakah kau ngomong sesuatu?" tanya Amura dengan heran.
...[ Ti-tidak.. I-itu cuma perasaan Anda saja ]...
"Baiklah"
Kini Amura melanjutkan memasak Mi instan dan memakannya dengan ekspresi kesal.
"Pulang nanti lebih baik aku membeli makanan direstoran"
...[ Benar itu, sekali-kali makanlah makanan yang sehat jangan Mi terus ]...
"Memangnya kau ibuku.... baiklah..." ucap Amura dengan pasrah.
"Oh, dan juga siapa namamu?"
...[ Saya? ]...
...[ Saya tidak punya nama jadi silahkan sebut saya sesuka anda ]...
"Karena kau memiliki jiwa yang mirip denganku jadi akan ku sebut Amu bagaimana? "
...[ Amu ]...
...[ Baik, panggil saya Amu ]...
"Entah kenapa aku merasa seperti punya seorang adik" ucap Amura.
...[ Adik? ]...
...[ Apakah anda harus saya pangil Kakak? ]...
"Ugh.... se-sesukamu" ucap Amura dengan wajah sedikit memerah.
...[ Baik Kakak ]...
'Walaupun aku cuma bisa mendengar kata-kata Amu tapi aku merasakan bahwa ia sedang tersenyum' pikir Amura.
Selesai makan Amura memasuki kamar dan ia ganti baju ke jas hitam yang sama seperti kemarin.
Amura memiliki beberapa jas hitam seperti ini karena ia suka dengan modelnya.
Amura mencopot baju miliknya dan memperlihatkan bagian atas tubuhnya telanjang tanpa tertutup apapun.
"Amu, apakah kau melihatnya" tanya Amura sambil sedikit menggoda Amu.
...[ Me-melihat Apa yah ]...
"Ho~, melihat dari reaksimu ini, berarti saat mandi juga kau melihat tubuh telanjang ku yah"
...[ Ti-Tidak wak-waktu itu saya menonaktifkan penglihatan untuk tidak melihat tubuh anda saat mandi ]...
"Ahahaha...." Amura tertawa karena mendengar ucapan Amu yang terbata-bata.
...[ Mo~, kenapa Kakak tertawa ]...
...[ Kakak mengerjai ku yah ]...
"Ahaha..Maaf,Kapan terakhir kalinya aku bisa tertawa seperti ini" ucap Amura sambil tertawa perlahan.
...[ Kemarin Kakak tertawa lebih keras daripada ini ]...
"Ugh.. itu karena pengaruh Gluttony" ucap Amura dengan ekspresi aneh.
...[ Ahahahahah, ekspresi kakak lucu sekali ]...
'Perasaan ini.... sangat aneh, hatiku hangat' pikir Amura.
Amura kini menutup matanya sambil tertawa dan tersenyum, ini adalah senyuman tulus pertama yang Amura keluarkan dalam hidupnya.
"Hahaha, adiku ini nakal sekali yah"
"Terima kasih, Amu.. untuk pertama kalinya aku merasa tidak kesepian" ucap Amura sambil tersenyum tulus.
Amu tidak bisa berkata-kata karena Amu juga memiliki ingatan Amura, Amu mengingat semua kejadian yang dialami Amura dan itu membuat hati Amu sakit untuk pertama kalinya.
...[.... ]...
...[ Tidak ]...
...[ Justru saya harus meminta maaf karena tidak bisa bersama Kakak dari awal ]...
"Hm~, saat aku sudah berlevel 30 aku akan membuatmu memiliki wujud manusia" ucap Amura
...[ Ehehe, kalau kakak bisa sih fufufu ]...
"Heh~, apakah ini tantangan untukku"
...[ Bisa dibilang begitu ]...
"Baiklah, akan kulakukan hal itu" ucap Amura sambil tersenyum.
...[ Aku yakin kakak pasti bisa ]...
Walaupun Amura dan Amu baru bertemu kemarin tapi hubungan mereka sudah seperti keluarga sesungguhnya karena Amu dan Amura punya jiwa yang sama.
Amura yang memiliki hati yang kosong kini sedikit terisi oleh keberadaan Amu.
"Baiklah aku sudah selesai ganti baju, saatnya kesekolah" ucap Amura.
Kini Amura berjalan menuju pintu keluar dan ia memakai sepatu miliknya.
Selesainya ia memakai sepatu Amura membuka pintu rumah dan keluar dari rumah.
"Hah~, matahari pagi memang menyegarkan"
Amura kini berjalan kaki menuju ke akademi Syker ( sekolah yang ia daftarin kemarin).
...[ Bukankah kakak akan terlambat kalau berjalan kaki? ]...
"Sepertinya begitu"
...[ Bukankah itu gawat, lebih baik Kakak memesan taksi ]...
"Tidak, aku lebih memilih untuk berjalan"
...[ Baiklah semua keputusan ada ditangan kakak ]...
"Adik yang pintar" ucap Amura dengan senyuman.
...[ Ehehe ]...
Amura berjalan menuju kesekolah dan sesampainya disekolah...yah seperti yang dikatakan Amu, Amura kini terlambat.
Amura berdiri didepan ruang kelas S sambil memegang gagang pintu kelas itu dan membukanya.
"Maaf saya terlambat" ucap Amura setelah membuka pintu kelas itu dan memasuki ruangan itu.
"Akhirnya datang juga nomer 12" ucap Wanita berambut pirang panjang yang ada didalam kelas itu.
Wanita berambut pirang itu mengayunkan tombak besi tumpul kearah Amura dengan niat membunuh.
Walaupun dengan niat membunuh Wanita itu cuma ingin membuat Amura terluka tidak terlalu parah dan menakutinya saja.
*Whuss...
Tombak besi itu terayun dan mengarah kepundak Amura dari atas.
...[ Kakak bahaya, diatas.. ]...
'Tenanglah Amu' batin Amura yang ditujukan ke Amu.
Amura serentak menghindar kesamping dan memegang tombak tumpul itu.
"Eh" ucap Wanita berambut pirang dengan kaget.
Amura menarik tombak itu dan tombak itu terlepas dari tangan Wanita pirang itu.
"Salam yang unik" ucap Amura sambil memainkan tombak tumpul ditangannya.
Semua Siswa yang ada dikelas terkejut melihat apa yang dilakukan Amura bahkan Yuki yang melihat hal itu juga terkejut.
'Bukankah Amura-kun menjadi lebih kuat' Pikir Yuki yang melihat dari bangkunya.
...[ Seperti yang diharapkan dari Kakak ]...
Disaat semua tercengang dengan perilaku Amura, Amu malah memuji Amura dengan takjub.
......................
...-Author Info-...
...Sistem Amura (Amu)...
Sistem Amura atau yang disebut Amu, adalah perwujudan dari Amura.. bisa dibilang Amu adalah kebalikan dari Amura.
Amu memiliki sifat ceria dan murah senyum, berbeda dengan Amura yang memiliki sifat dingin dan tidak pernah tersenyum.
...Kenapa Amu bisa Masak...
Alasan Amu bisa masak adalah Amu adalah perwujudan dari kebalikan Amura, Contoh:
Amura gak bisa masak \= Amu bisa masak.
Amura Bisa Berpedang \= Amu gak bisa
Kek gitulah kira-kira, Apa yang Amura bisa lakukan tidak akan bisa dilakukan oleh Amu sedangkan hal yang tidak bisa Amura lakukan bisa dilakukan oleh Amu.
...( Thaks cuy dah baca ampe sini )...
...( Jan lupa Like 🥺🥺 )...
__ADS_1