
Pagi hari dirumah Amura, terlihat dirinya yang sedang duduk di kamarnya.
Amura mengeluarkan ekspresi aneh yang tidak bisa dimengerti.
"Ini aneh....." ucapnya dengan kedua tangan yang dirapatkan.
"Seminggu ini....aku selalu bermimpi tentang banyak hal bersama Yuki"
"Tapi....Bukankah ini aneh? aku selalu bermimpi tentang Yuki setiap malamnya"
"Bukan berarti aku tidak menyukainya, tapi kenapa aku bermimpi seperti itu terus?"
Amura akhirnya mengabaikan hal tersebut.
Beberapa saat berlalu dan akhirnya Amura memutuskan untuk ke lantai satu dan makan sarapan.
Amura memakan sarapan yang dibuat oleh Amu dan setelah itu ia memutuskan untuk jalan-jalan karena saat ini hari libur.
Sebelum keluar rumah Amura memakai sebuah Hoodie berwarna hitam.
"Amu, aku ingin keluar apa kau ingin ikut?" ucap Amura.
"Tidak, saya dirumah saja" jawab Amu dengan senyuman.
"Baiklah, aku pergi dulu" ucapnya dan kini ia keluar rumah.
"...[ Stealth ]..." hawa keberadaan Amura menjadi tipis dan ia pun berkeliling kota.
"Sungguh damai yah...."
"Padahal diluar sana banyak sekali iblis yang berkeliaran, tapi hebat sekali mereka tidak mempedulikan hal tersebut"
"Keberadaan Slayer memang benar-benar membantu mereka dalam hal-hal seperti itu"
"Kedamaian seperti ini tidak buruk juga, dan juga asalkan aku bisa bersama Yuki, aku tidak akan membiarkan kedamaian ini lenyap"
Amura memutuskan untuk melanjutkan jalan-jalan sambil melihat pemandangan kota.
Beberapa saat setelah berjalan Amura melihat beberapa pasang kekasih yang sedang bersama.
"....."
"Hah~, aku ingin bertemu Yuki"
Amura berniat untuk pergi kerumah Yuki tapi niat itu langsung lenyap saat ia memikirkan mimpinya tadi.
"Tidak.....kalau aku mengunjungi Yuki pasti akan canggung........aku yang merasa canggung"
Amura menghela nafas terus-menerus karena bosan dan akhirnya ia menuju ke wilayah hutan.
"Ngapain juga aku kesini? hm~, yasudahlah mumpung disini lebih baik memasuki hutan saja"
Ia memasuki wilayah hutan dengan ekspresi datar dan akhirnya setelah masuk hutan cukup dalam ia diserang oleh beberapa monster rank D.
Dengan pukulan yang Amura miliki saja saat ini ia sudah bisa membunuh monster tersebut.
"Lemah...."
"Tidak, aku yang menjadi terlalu kuat yah...."
Amura melanjutkan jalan kakinya dan akhirnya ia diserang oleh monster kembali.
Ia membunuh monster tersebut dengan mudah dan hal itu terjadi berulang kali.
Akhirnya Amura bisa keluar dari daerah hutan dan ia melihat sebuah bukit yang cukup tinggi.
Amura tanpa basa basi langsung melompat dari titik satu ke titik lain dan beberapa saat berlalu, Amura telah sampai di ujung bukit tersebut.
Amura menatap pemandangan dari atas bukit tersebut dan ia melihat kota yang sangat indah dibawah langit biru.
"Ho~, pemandangan ini sangat bagus, apakah aku harus mengajak Yuki kesini?"
"Yah~, lain kali akan kulakukan"
Siapa sangka hari telah siang dan Amura memutuskan untuk kembali kerumah, dirumah ia disambut oleh Amu dan ia makan siang.
Hari berlalu dengan biasa dan malam pun tiba.
Amura beserta Amu melakukan kegiatan biasa yang mereka lakukan dan saat ini adalah waktu tidur.
Amu telah tidur terlebih dahulu disamping Amura sedangkan Amura masih terbangun karena tidak bisa tidur.
'Aku tidak bisa tidur....' pikir Amura dengan ekspresi datar.
'Hal ini memang sering terjadi, tapi beberapa hari terakhir aku bisa tidur dengan nyenyak karena pelukan Amu dan juga mimpi itu'
'Tapi.....Hah~, entah keberapa kalinya diriku menghela nafas untuk hari ini'
'Hari-hari tanpa adanya Yuki cuma membuatku bosan, aku berharap hari libur ini bisa berjalan lebih cepat agar aku bisa bertemu Yuki'
__ADS_1
Amura mencoba menutup mata, dan setelah 1 jam akhirnya ia tertidur.
Dimimpi Amura seperti biasa benar-benar cabul dan banyak hal yang dicoba Amura di mimpinya saat ini.
Walaupun begitu gak bakal gw jelasin karna malas.
Malam perlahan berlalu dengan tenang tanpa adanya suatu hal yang membuat bingung atau pusing.
Semua manusia telah tertidur di saat malam hari, tetapi ada juga beberapa manusia yang masih terjaga karena bekerja atau suatu alasan.
Salah satu orang yang masih terjaga tersebut adalah Yuki, Yuki sedang membaca sebuah buku dikamarnya.
Yuki membaca buku tersebut menggunakan sebuah kaca mata, dan dirinya saat menggunakan kaca mata terlihat sangat menawan.
"Hah~.....setelah membaca beberapa buku tentang Time Travel, memang benar apa yang dikatakan Iris"
"Waktu bersifat Linear, dan waktu tidak bisa diubah"
"Aku juga mencari tau tentang konsep Dimensi Ruang-Waktu dari Bosonic String-Theory, M-Theory, dan juga Hilbert Space"
"Menurut teori-M, multiverse kita terdiri dari 11 dimensi. Menurut teori string Bosonik, ada 26 di antaranya. Dan ada jumlah dimensi yang tak terbatas di dalam ruang Hilbert"
"Aku memahami konsep tersebut tapi......Pararel World....dunia yang tercipta karena Alam semesta pertama"
"Aghhh~.....aku lelah~...."
"Walaupun aku menggunakan Wisdom untuk membuat pikiranku bekerja lebih keras tapi hal yang kupahami cuma berputar-putar saja"
...< Bukankah sudah kukatakan bahwa keberadaan dimensi rendah tidak akan bisa mengerti keberadaan dimensi tinggi >...
...< Percuma saja kau mempelajari hal tersebut, tapi sepertinya kau sudah tau konsep Waktu itu sendiri >...
"Sepertinya begitu, dan juga aku sedikit paham tentang dimensi kehampaan yang kau miliki dulu Iris"
...< Kehampaan? >...
"Bukankah disaat kau memberikan pengertian Tentang Absolute Zero, kau mengirim ku ke dimensi Ruang kehampaan"
"Dimensi Spatial/Ruang tersebut memiliki Dimensi Ruang-Waktu yang lebih tinggi dari 6 Dimensi"
"Karena itulah disaat aku berada disana waktu dari Alam semesta ku berhenti"
...< A-Aku tidak menyangka kau langsung bisa memahaminya.... >...
"Aku ingin sedikit bertanya..."
...< Apa itu? >...
...< Benar, memangnya kenapa? >...
"Apakah kau bisa mengerti konsep dimensi tersebut?"
...< Bisa tapi terbatas di 6 Dimensi saja >...
Sejujurnya konsep Alam semesta biasa sendiri adalah 3 Dimensi Spatial/Ruang dan 1 Dimensi Temporal/Waktu.
Dan konsep tersebut sudah membuat konsep dunia ini sendiri.
Konsep waktu sendiri benar-benar dibutuhkan oleh sebuah Alam semesta karena kalau Alam semesta tidak memiliki waktu maka Alam semesta tidak akan bisa berlalu.
Untuk contoh, kalian sedang melihat sebuah video, didalam video itu terdapat sebuah waktu.
Bagaimana jadinya kalau kalian menjeda video tersebut? jawabannya adalah video tersebut berhenti dan tidak bisa bergerak.
Kira-kira sama seperti itulah Alam semesta kalau tidak memiliki konsep waktu, Alam semesta akan berhenti secara total.
Sebegitu pentingnya konsep Waktu tersebut, tapi bukan cuma waktu saja.
Dimensi Spatial/Ruang juga benar-benar penting untuk membangun sebuah alam semesta.
Kalau tidak ada Ruang, maka tidak akan ada tempat untuk diisi oleh suatu hal, entah itu partikel sekecil apapun sendiri juga membutuhkan sebuah ruang.
Kalau tidak ada ruang maka tidak akan ada suatu hal yang bisa dilakukan, bahkan munculnya keberadaan seseorang sendiri saja sudah mustahil.
Kecuali untuk keberadaan yang memiliki 4 Dimensi Ruang-Waktu keatas, mereka telah tidak terikat oleh konsep ruang itu sendiri dan mereka bisa terlepas dari Manipulasi Spasial.
"Hm~, pemahaman ku tentang dimensi semakin banyak.....1 hari ini kuhabiskan untuk membaca buku Teori"
"Apakah ini sia-sia?........entahlah lebih baik aku tidur"
Yuki akhirnya memutuskan untuk tidur sedangkan Iris tetap terjaga karena ia sendiri tidak terikat oleh Konsep Ngantuk, Lapar, Bernafas dan segala hal yang dimiliki manusia.
Iris memiliki stamina yang tak terbatas dan ia bisa melakukan segala hal sesuka hatinya tanpa harus lelah ataupun kehabisan stamina.
-Mana- yang dimiliki Iris sendiri tak terbatas dan ia bisa membuat sebuah alam semesta berstruktur 6 Dimensi Ruang-Waktu sebanyak apapun yang ia inginkan.
Tapi ia sendiri terperangkap di dimensi Spatial yang diciptakan oleh Alter dan akhirnya ia tidak bisa keluar dari Dimensi tersebut.
Dimensi Spatial itu memiliki Luas tak terhingga yang tak terukur, Dimensi Spasial tersebut memiliki Dimensi Ruang-Waktu 11 Dimensi yang sudah sangat Compleks.
__ADS_1
Karena itulah Iris merasa bahwa dirinya menjadi benar-benar lemah.
"Hah~, apakah aku akan selamanya terperangkap di dimensi ini...." ucap Iris dengan murung.
"Tapi syukurlah di dimensi ini memiliki banyak planet dan dengan Creation aku bisa membuat banyak manisan dari ketiadaan"
"Paling tidak aku tidak ngangur disaat Yuki tidur"
Walaupun Iris tidak memerlukan makanan untuk bertahan hidup, tapi ia sendiri sangat menyukai makanan manis walaupun hal tersebut seharusnya tidak ia perlukan.
Iris berkeliling kesetiap planet dengan kecepatan Jutaan Kali lebih cepat dari Cahaya.
Ia mengelilingi Galaxy yang ada disana dan mengunjungi setiap Planet yang ada di Dimensi tersebut.
Iris cuma memerlukan Beberapa detik untuk mengelilingi Jutaan Planet tapi ia sendiri tidak menemukan hal menarik dari setiap planet yang ia lalui.
"Sepi banget.....apakah tidak ada kehidupan disini" ucap Iris dengan kesal.
Walaupun begitu Iris tidak menyerah dan memutari setiap Planet di setiap Sisi dari Seluruh Galaxy yang ia lihat.
"Lama, kalau terus seperti ini akan lama"
Iris menambah kecepatan yang ia miliki dan kecepatan yang ia miliki saat ini sudah tidak terukur oleh segala hal.
Ia melampaui Linear Waktu itu sendiri dan ia berkali-kali kembali ke masa Lalu di Dimensi tersebut untuk menemukan sebuah keberadaan.
Iris bukanlah mahluk yang MahaHadir atau MahaTahu, ia hanyalah mahluk yang tidak terikat oleh Ruang-Waktu 6 Dimensi itu saja.
Ia adalah Dewi terkuat yang benar-benar kuat walaupun dirinya saat ini sangat lemah dibandingkan dirinya yang dulu.
Cuma dalam 0.00000000000000 detik Iris melampaui Ruang-Waktu dan kembali ke masa Lalu ke masa depan dan ke masa apapun itu dengan kecepatan miliknya.
"Hasilnya nihil......Kausalitas/Sebab Akibat didimensi ini benar-benar rapuh"
"Tidak ada keberadaan didimensi ini mulai dari Masa lalu atau pun masa depan"
"Dimensi ini memiliki Ruang yang tak terkira seberapa luas dari Ruang tersebut"
"Sedangkan isi dari dimensi ini hanya beberapa Galaksi dan cuma itu saja"
"Konsep Ruang-Waktu sendiri belum tercipta didunia ini, Galaksi yang ada memiliki Ruang-Waktu 4 Dimensi sedangkan diluar Galaksi tidak terdapat Ruang atau bahkan Waktu"
"Dikarenakan hal tersebut, Kehampaan sendiri tidak bisa tercipta dan menciptakan latar berwarna putih kosong seperti kanvas"
"Hah~, lebih baik aku menciptakan Duniaku sendiri didimensi ini"
"...[ Creation ]..."
Dengan Creation, Iris dapat menciptakan apapun dan tidak terbatas apapun kecuali Dimensi Ruang-Waktu yang lebih tinggi.
Iris bisa menciptakan Sebuah Konsep atau bahkan Non-Konsep untuk melengkapi dunia tersebut.
Untuk pertama tama Iris menciptakan Sebuah Alam-Semesta dengan Ruang-Waktu 6 Dimensi dengan jumlah yang tak terhitung hampir tak terbatas dan selalu bertambah.
Iris juga menciptakan Konsep Ruang-Waktu, Kausalitas, Dualitas, Hukum, Takdir, Keberadaan, Kehidupan, Kematian dan berbagai Konsep yang dibutuhkan.
Setelah menciptakan hal tersebut Iris mengubah Informasi dan ia membuat Informasi baru.
Informasi yang ia buat adalah setiap alam semesta didimensi tersebut tidak ia ciptakan dan tercipta karena Alam itu sendiri.
Untuk konsepnya sama seperti Big-Bang, dan akhirnya Iris bisa tenang.
"Aku telah menciptakan dunia dengan bebas dan tidak ada monster ataupun iblis didunia tersebut"
"Kalau Yuki mampir kesini aku akan mengajaknya untuk minum teh di salah satu planet yang kuciptakan"
Yah!!!! Tujuan Iris menciptakan Dunia itu sendiri cuma untuk hiburan agar ia tidak kesepian saat Yuki tidur.
Dan juga untuk menyambut Yuki saat ia mampir ke dimensi Iris, Iris adalah seseorang yang takut dengan kesendirian, karena itulah ia menciptakan Mahluk Hidup didimensi itu.
"Bu-Bukan berarti aku menciptakan dunia ini karena takut kesepian yah!!!! Hmp!!!!!!"
Sok Tsudere......
Yah gitulah, walaupun nama yang ia miliki adalah Dewi Ketiadaan/Kehampaan, tapi dirinya sendiri takut kesepian.
Kembali ke dunia Yuki, dan bergerak ke Dunia Iblis/Neraka.
Terlihat beberapa orang yang menyeramkan tengah berkumpul di samping meja persegi panjang.
Di salah satu Kursi terlihat sesosok gadis yang memeiliki Aura yang mendominasi dan ditakuti oleh Mahluk lain.
Para Iblis yang berkumpul disana ketakutan dan mengeluarkan keringat dingin saat melihat gadis tersebut.
Gadis itu adalah Zeferia, Sang Raja Iblis yang memimpin mereka.
"Aku akan memberi kalian sebuah informasi, aku akan menginvasi Dunia yang kalian sebut Bumi itu dalam waktu 2 Bulan lagi" ucap Zeferia dengan anggun tapi keanggunan itu lenyap saat melihat Aura yang ia miliki.
Ketegangan terjadi dan suasana menjadi canggung, para Iblis yang berkumpul tengah ketakutan karena Aura Zeferia.
__ADS_1
......................