Change Destiny Of Worst And Cursed World

Change Destiny Of Worst And Cursed World
24.Perubahan


__ADS_3

...-( Pov Author to Amura )-...


Setelah kepergian Yuki dari rumah Sakit, Amura melakukan kegiatan nya seperti biasa.


Waktu pagi ia mulai joging serta olahraga ringan, setelah itu ia mandi dan pergi kesekolah.


Disekolah Amura tidak melihat Yuki, Yah bagaimana pun Yuki masih Sakit jadi Amura mengerti alasan Yuki tidak masuk.


Beberapa Murid juga khawatir dengan keadaan Yuki, tapi Amura yakin beberapa hari lagi Yuki akan memasuki sekolah.


Tidak sampai disitu saja, Amura juga sedikit berbincang dengan Reina untuk menanyakan keadaan Yuki.


Reina sering mengunjungi Yuki dan karena itulah Amura menanyakan keadaan Yuki kepada Reina.


Reina dengan senang hati menjawab pertanyaan Amura, alasan kenapa Reina mau berbincang dengan Amura tidak lain dan tidak bukan adalah karena janji yang dibuat oleh Amura.


Saat Yuki dalam keadaan yang mengenaskan, Amura lah yang menolong Yuki dan bahkan Amura berjanji kepada Reina bahwa ia akan menyelamatkan Yuki.


Hal tersebut membuat hati Reina terbuka kepada Amura dan ia senang saat bersama Amura.


Singkatnya dua hari berlalu dan Yuki masih saja tidak masuk sekolah.


Amura kini berada di belakang sekolah, bisa dibilang ia bolos pelajaran.


"Hah~, aku ngantuk..." ucap Amura sambil menguap.


Amura kini sedang bersantai sambil bersender dipohon.


"Amu, bisakah kau mencari keberadaan iblis atau apapun itu.."


...[ Saya tidak bisa... ]...


...[ Tapi ada skill yang seperti itu ]...


"Hm, kalau begitu perlihatkan padaku"


...[ Baiklah Kakak ]...


...[ Detection (B--) Aktif ]...


...[ Bisa mendeteksi iblis atau monster dalam radius 1 km ]...


...[ Kekurangan ]...


...[ Cuma bisa mendeteksi iblis atau monster rank C saja ]...


"Hm...baiklah aku akan beli itu, tapi berapa harganya?"


...[ Harga : 400.000 P ]...


"....."


"Kalau aku membeli skill ini poin ku pasti akan habis semua"


"Poin"


...[ Poin : 402.000 ]...


"Kalau aku beli skill ini poin ku bakalan tersisa 2000 doang..."


"Baiklah beli saja skill itu, lagipula kalau aku membunuh iblis lagi pasti aku akan mendapatkan poin kembali"


...[ Skill didapatkan ]...


...[ Detection (B--) ]...


...[ Poin : 2000 ]...


"Baiklah....Detection" kini sebuah gelombang yang tidak terlihat meluas sampai 1 km jaraknya.


"Hm?.... dihutan iblis ini masih banyak juga iblisnya"


Amura kini berdiri dan melihat kearah Hutan belakang sekolah.


"Apakah aku masih bisa melampiaskan amarahku lagi..."


Amura pun berjalan mendekati pintu untuk memasuki hutan itu.


Pintu atau gerbang untuk memasuki hutan itu dijaga oleh 5 Slayer rank A.


"Sepertinya mereka memperketat keamanan disini"


"Yah, itu lebih baik daripada Slayer bodoh itu.."


Amura berjalan kembali mendekati gerbang untuk memasuki hutan itu dan dicegah oleh para Slayer.


"Siapa kau" tanya seorang Pria dengan rambut berwarna hitam.


"Cuma murid biasa" balas Amura dengan acuh tak acuh.


"Hah, kenapa murid seperti mu ada disini"


"Bukankah saat ini ada pelajaran?" lanjut Pria itu.


"Aku bolos pelajaran" jawab Amura dengan ekspresi datar.


"Kau sepertinya sangat angkuh yah bocah"


"Kau bolos pelajaran dan menuju kehutan ini sendirian"


"Apakah kau ingin mati" ucap Pria itu.


"Hm? mati? kenapa kan cuma ada kroco ditempat ini" ucap Amura.


"Hah, memang kawasan hutan cuma sebatas tempat tinggal monster keroco"


"Tapi apa kau tau alasan tempat ini disebut dungeon"


"Sebenarnya ada sebuah Gua, yang mana didalam gua itu terdapat monster rank A yang sangat kuat"


"Monster itu bahkan disebut sebagai raja monster dihutan itu" Lanjut Pria itu.


"Begitu kah? kalau begitu Terima kasih" balas Amura dengan senyuman tipis.


"Kenapa kau berterima kasih? apakah karena sudah ku cegah untuk masuk?" tanya Pria itu.


"Hm? begitulah" jawab Amura.


"Yasudahlah, sekarang lebih baik kau kembali ke kelas mu dan ikut pelajaran"


"Baiklah, aku pergi dulu" ucap Amura.


Kini Amura meninggalkan tempat itu dan menghilang dari pandangan mereka.


"Anak yang aneh" ucap Pria itu.


Amura kini berhenti berjalan dan melihat kesebuah pohon yang berada dihutan itu.


"Apa aku menyusup saja yah" ucap Amura.


"Teleportasi Bayangan" tubuh Amura menghilang dan berteleport ke atas pohon yang tidak jauh dari hutan itu.


Teleportasi bayangan Amura telah di tingkat kan dan kini ia bisa berteleport sejauh 50 meter.


"Aku tidak tau akan ketahuan atau tidak tapi..."


"Stealth" hawa keberadaan Amura kini lenyap dan ia mendekati Para Slayer yang tadi.


"...."


Para Slayer itu cuma diam dan tidak menyadari keberadaan Amura.


'Hoh~, kalau tau seperti ini aku pasti akan memasuki hutan ini dari tadi' pikir Amura.


Kini Amura memasuki Hutan itu melewati gerbang.


Alasan Amura tidak menerobos masuk melewati dinding adalah karena Alarm yang akan berbunyi.


Sebenarnya ia tidak mengetahui bahwa ada alarm yang akan berbunyi saat ia memasuki hutan itu lewat tembok.


Tapi karena insting Amura, Amura lebih memutuskan untuk memasuki Hutan itu lewat Pintu masuk.


Dan juga Para Slayer rank itu seharusnya bisa merasakan keberadaan Amura, tapi sayang mereka saat itu tidak serius atau bahkan waspada.


Jadi karena itu Amura bisa dengan mudah menerobos masuk.


"Detection" ucap Amura.


"Ada 15 di 130 meter bagian utara, 20 di 400 meter bagian barat, 1 di 700 meter bagian selatan" ucapnya.


"Aku malas untuk menyerang mereka satu-satu jadi apakah aku harus menggunakan skill itu?"


"Hah, baiklah...akan kulakukan"


"Ekstraksi Bayangan" ucap Amura.


Skill Ekstraksi Bayangan yang dimiliki Amura adalah skill yang bisa membuat Iblis ataupun monster menjadi bawahannya.


...( Sama kek punyanya Sung Jin Wo )...


Monster yang diekstrak jiwanya oleh Amura bisa dibangkitkan kembali menjadi monster bayangan dan Amura bisa menyatuhkan para monster menjadi satu.


Amura telah membunuh Ratusan monster saat menyelamatkan Yuki tapi ia tidak menyerap jiwa mereka semua dengan Gluttony.


Ada 30 Monster rank B dan C yang ia Ekstrak jadi satu dengan skill Ekstraksi Bayangan dan menciptakan monster bayangan yang tunduk kepada Amura.


Kini perlahan muncul sebuah monster dengan tubuh yang diselimuti bayangan didepan Amura.



Monster yang berada didepan Amura ini memiliki level yang setara dengan tier B atau bahkan lebih dari itu.


"Seperti yang diharapkan dari Monster ciptaanku"


"Skill Ekstraksi Bayangan, memiliki kapasitas 50 monster untuk diekstrak dan Monster yang ada didepanku ini memiliki 50 kapasitas"


"Bisa dibilang satu monster ini setara dengan 50 Monster rank C digabung dengan Rank B"


"Jadi monster di depanku ini seharusnya punya kekuatan yang setara dengan Monster rank B+....mungkin?"


"Oke, ku perintahkan kau untuk membunuh semua monster yang ada dalam Radius 1 km ini"


"Baiklah yang mulia" jawab monster bayangan itu.


Kini monster itu lenyap dari pandangan Amura dan menyatu dengan bayangan.


"Baiklah lebih baik aku tinggal tidur saja dulu" ucap Amura dan kini ia bersender di sebuah pohon.


Beberapa saat kemudian...


...[ Level Up!! ]...


...[ Anda telah mencapai level 27 ]...


...[ HP : 95.000/95.000 ]...


...[ Mana : 110.000/125.000 ]...


Kini muncul Monster bayangan didepan Amura yang muncul dari bayangan pohon.


"Yang Mulia saya telah menyelesaikan tugas yang Anda berikan" ucap Monster itu.


Amura pun membuka mata dan menatap Monster itu.


"Kerja Bagus, dan juga aku telah menemukan Gua yang diucapkan Slayer tadi" ucap Amura.


Amura tadi bukan cuma tidur biasa saja, tapi ia juga melacak beberapa tempat dengan skill detection dan menemukan sebuah Gua yang didalam nya tidak terasa monster apapun.


Alasan kenapa Amura berfikir Gua itu adalah Gua yang dicari Amura, karena disekitar Gua itu tidak ada kehidupan sama sekali.


Bahkan ada monster yang memasuki wilayah Gua tapi monster itu malah Lari dan Amura menjadi yakin bahwa Monster yang dicari Amura ada di gua itu.


Kini Amura menggunakan kecepatan miliknya untuk menuju ke gua itu bersama Monster bayangan nya.



Sesampainya didepan Gua itu Amura merasakan Aura yang sangat berbahaya.


"Hm~, jadi karena ini banyak sekali monster yang lari dari tempat ini" ucap Amura.


Amura tanpa ragu-ragu langsung memasuki gua itu dan menjelajahi nya.


"Sayang sekali Skill Detection tidak bisa melacak monster dengan rank C keatas".


Setelah beberapa menit berjalan Amura pun melihat seekor monster besar yang sedang tertidur.


Monster itu memiliki bentuk seperti iblis dengan Dua tanduk dikepalanya.


Wujud monster itu sangat menyeramkan dan Amura sempat berfikir untuk menghentikan niatnya.


Ia berfikir tidak akan bisa melawan Iblis itu tapi pemikiran tersebut langsung dibuang oleh Amura dan ia memutuskan untuk melawannya walaupun ia akan Mati.


...[ Mode Gluttony diaktifkan ]...


Rambut Amura berubah menjadi putih dan bola matanya menjadi Merah.


"****Manipulasi**** Bayangan" Amura menciptakan pedang dari bayangan yang ia miliki serta bayangan di gua itu.


"Aura Kegelapan 2×" Aura kegelapan menyelimuti Tubuh Amura.


"Pedang Kegelapan 5×" Pedang bayangan Amura menjadi lebih gelap dan mengeluarkan Aura hitam pekat.


*Wusshh...


Amura melesat kearah iblis yang sedang tertidur itu dan menyerang nya.


*Clankk...


Pedang Amura terpental karena bersentuhan dengan tubuh iblis itu.


"Sial, keras bet...." ucap Amura.


Iblis tanpa Mata itu pun bangun dan menyerang Amura.


*Whuss...


Pukulan tangan Iblis itu mengarah kewajah Amura tapi Amura menghindari serangan itu.


*Dom...


Tekanan Angin dari pukulan Iblis itu melesat kearah yang dihindari Amura dan menghancurkan Dinding Gua.

__ADS_1


"Syukurlah aku menghindar...." ucap Amura dengan sedikit keringat diwajah nya.


Monster itu berdiri dan memandang Amura yang tidak jauh darinya.



Iblis itu memiliki tinggi 3 meter lebih dan kini Iblis itu menatap Amura.


"Manusia" ucap Iblis itu.


"Kalian lagi, apakah kalian tidak bosan untuk mati"


"Para manusia memang bodoh, mereka berfikir bisa mengurung ku dan membunuhku di gua ini"


"Hah, apakah kau juga memiliki niat seperti itu Manusia"


"Apakah kau ingin membunuhku"


"Yah begitu lah" jawab Amura.


"Aneh? entah kenapa aku merasakan Aura iblis dari dirimu..."


"Apakah kau memang benar-benar Manusia?"


"Apa yang kau maksud, aku adalah manusia"


"Hm, begitu kah...kalau begitu kau adalah musuhku, berarti kau harus kubunuh"


"Silahkan saja kalau kau bisa"


Iblis itu mengangkat tangannya dan memukul tanah.


*Duarr..


Keluar ledakan yang sangat besar dan membuat hampir satu ruangan Gua itu bergetar hebat dan Mulai runtuh.


"Cih..."


"Teleportasi Bayangan" Amura menghilang dan berteleport kebelakang iblis itu.


Ia menusuk Punggung iblis itu dan memutar pedangnya didalam tubuh Iblis itu.


"Itu sia sia, kau tidak akan bisa membunuhku"


"Entahlah kita lihat saja"


"Manipulasi Bayangan" Bayangan Amura dan bayangan di gua itu dalam sekejab berubah menjadi sebuah tombak dengan jumlah ratusan yang melesat ke arah Iblis itu.


*Sing..


*Sing..


*Sing..


Iblis itu cuma diam dan terkena ratusan tombak bayangan itu.


Walaupun begitu tombak itu tidak terlalu berpengaruh kepadanya.


"Cih, keluarlah" dalam kegelapan muncul mahluk yang diselimuti kegelapan.


"Serang dia" ucap Amura.


"Baik yang mulia" ucap Mahluk itu.


"Ho, kau bisa mengeluarkan iblis jadi-jadian seperti itu juga yah"


Amura dan Mahluk panggilannya menyerang Iblis itu dengan membabi buta dan dampak dari serangan mereka berdua sangat gila.


Amura Melesat kearah iblis itu dengan kecepatan tercepat yang bisa ia keluarkan yaitu 130 meter/detik.


'Akan kuberikan semua tenaga serta kekuatan ku pada satu serangan ini' pikir Amura.


Semua hal yang ada dalam pandangan Amura jadi melambat dan mulai kehilangan warnanya.


Kini warna yang bisa dilihat Amura cuma warna hitam putih serta beberapa garis berwarna merah.


Garis yang menyerupai benang itu tertuju ke leher Iblis yang dilawan Amura dan Amura menebas mengikuti benang itu.


*Swingg...


*Crack...


Iblis itu menghindari serangan Amura tapi walaupun begitu tanduk bagian Kanan iblis itu terpotong jadi dua.


*Clank..


"Uhuk..Uhk..."


Pedang Bayangan Amura terjatuh serta Amura muntah darah karena tekanan yang ia rasakan tadi.


"Ha, Ha, Ha" nafas Amura jadi berat karena tekanan yang ia rasakan dari kekuatan miliknya tadi.


"Hahahaha, hebat...kau adalah manusia kedua yang bisa melukaiku" Ekspresi iblis itu menjadi menyeramkan dan ia memukul tanah dengan satu tangan.


*Domm...


Lantai Gua itu hancur dan runtuh.


"A-apa" ucap Amura karena kaget.


"Tempat ini terlalu sempit, bagaimana kalau kita pergi ketempat yang lebih luas"


Mereka terjatuh cukup dalam dan Amura mendarat di permukaan air.


*Byurr...


Amura melompat kearah daratan dan terlihat sesosok iblis yang menunggu Amura.


"Yo, bagaimana? luas bukan"



Amura melihat sekeliling dan ia menyadari bahwa ia terkirim ke lantai dasar dari gua itu.


"Ternyata ada tempat seperti ini didalam gua" ucap Amura.


"Indah bukan, tapi sayang semua tempat ini akan hancur karena pertarungan kita"


Tempat mereka bertarung ini sangat besar dan luas.


Jarak dari lantai ke atap saja bisa sampai 60 meter sedangkan luas dari ruangan itu sampai 1 Kilometer lebih.


"Jas ini menggangu saja" ucap Amura dan kini ia melepas jas yang ia pakai.


Amura membuang jas yang ia pakai dan terlihat kemeja putih berlengan panjang yang ia pakai.


"Muncullah" ucap Amura.


Mahluk tadi kembali keluar dan kini mahluk itu dalam posisi menyerang.


"Hah..Hufhh" setelah menarik nafas panjang Amura pun membuang nafasnya.


*Whuss...


*Crinckk...


Percikan api karena gesekan logam ada dimana mana, mereka bertiga melesat dengan kecepatan yang luarbiasa.


*Duum...


*Duar...


Batu-batu besar yang ada disana hancur satu persatu dan tanah bekas pertarungan mereka mulai mengikis.


Iblis itu mengeluarkan bola berwarna merah terang didepan tanduknya dan menembakkan bola itu kearah Amura.


"Teleportasi Bayangan" Amura menghilang dari tempat ia berdiri dan berpindah menghindari bola itu.


*Whuss...


*Duar....


Ledakan yang luarbiasa dasyat menghancurkan area sekitarnya dan muncul kawah yang dalam bekas ledakan itu.


Kawah itu seluas 40 meter dan dalam 10 meter.


"Terimalah ini"


Muncul 10 bola kecil seperti tadi disekeliling Iblis itu dan semua bola itu melesat satu-per satu ke arah Amura.


*Duar...


*Duar...


*Duar...


Berbagai ledakan besar tercipta tapi Amura menghindari semua serangan itu.


*Whuss..


Iblis itu muncul didepan Amura dalam sekejap.


Amura tidak menyadari hal tersebut karena ia terlalu fokus untuk menghindari bola yang melesat kearahnya.


*Bugh...


*Duar...


Amura terpental kearah dinding gua itu dan membuat retakan berbentuk sarang Laba-laba yang besar.


...[ HP : 50.000/95.000 ]...


...[ Regenerasi Diaktifkan ]...


...[ HP : 60.000/95.000 ]...


"Black Lighting" ucap Amura dan kini keluar 7 Tombak petir hitam di sekitar Amura.


*Bomm...


*Whuss...


Area pijakan Amura kini hancur dan Amura melesat kearah iblis itu.


*Crst...


*Cst...


Dua tombak listrik hitam di sekitar Amura kini melesat dan meledak dibagian tangan Iblis tersebut.


"Berpengaruh" ucap Amura.


Kini Amura berteleport ke belakang Iblis itu dan menggunakan Tombak sisanya untuk menyerang iblis itu.


"Agh..." rintih Iblis itu dengan ekspresi terkejut.


"Sialannn......" teriak Iblis itu.


Iblis itu membuka mulutnya dan keluar bola hitam pekat yang diselimuti sebuah petir.


*Pyuuu...


Laser keluar dari mulut Iblis itu dan mengarah kearah Amura dengan kecepatan Suara.


Ukuran dari laser itu cuma sebatas 1 Cm Tapi.Laser itu sendiri memiliki panas yang setara dengan 1000 derajat celcius.


Amura berhasil menghindari laser itu tapi lengan Kirinya terkena serangan laser itu.


Laser yang dikeluarkan iblis itu melesat sampai 1Km jauhnya dan menembus dinding gua.


"Ugh..." rintih Amura.


...[ Regenerasi Diaktifkan ]...


Bahu Amura yang berlubang itu perlahan sembuh tapi masih meninggalkan jejak.


*Srinkk...


*Tiank...


Mahluk yang dipanggil Amura masih menyerang Iblis itu terus menerus walaupun tidak ada dampak satupun dari serangan miliknya.


"Kau berisik" ucap Iblis itu dan kini ia mengangkat tangan kanannya.


*Domm...


Mahluk ciptaan Amura menjadi bayangan dan Tanah bekas pukulan itu hancur berantakan.


Dampak dari pukulan tadi sampai-sampai membuat satu Gua bergetar dan dalam radius 500 Meter tanah retak karena pukulan itu.


"Aku sudah bosan untuk main-main denganmu"


*Whuss...


Aura gelap yang sangat pekat keluar dari tubuh Iblis itu dan memenuhi lantai terbawah gua.


Tubuh Amura bergetar ketakutan karena Aura yang dikeluarkan Iblis itu.


...[ Kakak larilah, keadaan saat ini sangat berbahaya ]...


Untuk pertama kalinya Amu berteriak kepada Amura dengan panik.


'Aku....ketakutan...' pikir Amura.


'Bukankah aku sudah kuat? tapi kenapa aku tidak bisa mengalahkan nya?....'


'Apakah aku masih lemah?....'


Amura tidaklah lemah, keberadaan Amura sendiri saat ini sudah setara dengan Slayer rank A peringkat 3.


Tapi lawan yang ada dihadapan Amura saja yang terlalu kuat.


Keberadaan Iblis yang dilawan Amura itu bisa menghancurkan Kota besar cuma dalam hitungan Jam saja.


Dan untuk mengalahkan Iblis didepannya seharusnya dibutuhkan paling tidak satu Slayer rank S peringkat 20 Besar didunia.


Tatapan Amura menjadi gelap seakan-akan dia sudah pasrah akan keadaan yang menimpa nya.


“Apa Kau Lupa Janjimu ”


Suara seseorang tiba-tiba muncul dalam kepala Amura, itu bukan suara Amu tapi suara Amura sendiri.

__ADS_1


'Siapa..'


“Bukankah kau telah berjanji akan melampaui Ayahmu sendiri ”


“Bukankah kau ingin membuktikan bahwa dirimu itu kuat ”


“Dan Bukankah kau ingin balas dendam kepada keluargamu ”


“Bukankah begitu Yuu Charles ”


'Benar, aku harus menjadi lebih kuat untuk balas dendam kepada keluarga ku sendiri...'


'Keluarga Charles, aku akan membunuh mereka semua'


“Bagus, karena itu biarkan aku mengambil alih tubuhmu ”


'Mana mungkin aku mau bodoh'


“Apa ”


'Aku akan membalas dendam dengan kekuatan serta pemikiran ku sendiri'


'Aku tidak ingin kau kendalikan'


“.... ”


“Cih, kau benar-benar hebat ”


“Aku tidak menyangka kau bisa lepas dari kengkangan ku ”


“Ahahah, semua takdir yang kau miliki ada pada tanganmu Yuu ”


“Aku mengakui mu sebagai tuanku, Namaku adalah Gluttony aku akan menyatu dengan mu Yuu Charles ”


“Dirimu akan terobsesi oleh sesuatu ”


“Aku penasaran apa yang akan kau obsesikan?apakah kau akan terobsesi oleh balas dendam atau apa ”


“....”


“Ah~, jadi gadis itu yah...”


Kini kesadaran Yuu didunia nyata kembali dan ia pun berdiri.


"Ho~, kau sudah tidak takut lagi dengan Aura yang ku keluarkan yah" ucap Iblis itu.


Aura yang dimiliki oleh Yuu kini berubah menjadi merah gelap dan terlihat ia sedang menutup wajahnya sendiri dengan tangan miliknya.


...[ Kakak, apa yang terjadi ]...


Rambut yang dimiliki Yuu kini berubah menjadi putih secara permanen serta alis yang ia miliki juga memutih dan ia tersenyum sambil menutup matanya dengan tangan kanan.



"Ah~, sensasi ini..."


Yuu perlahan membuka matanya dan mata Biru Yuu menjadi Biru gelap.


"Baiklah, saatnya ronde kedua" ucap Yuu dengan senyuman Psikopat.


"Yuki....Yuki....Yuki..." gumam Yuu.


Yang ada dipikirkan Yuu saat ini cuma ada Yuki, Yuki dan Yuki.


Perasaan yang dimiliki Yuu kepada Yuki menjadi lebih besar dan kini ia menjadi terobsesi dengan Yuki.


Skill Gluttony yang dimiliki Yuu menyatu dengan dirinya dan kini kekuatan serta hasrat yang ia miliki meningkat berkali-kali lipat.


...[ Skill Meningkat ]...


...[ Gluttony (B+) ]...


*Whuss...


Yuu melesat dengan sangat cepat dan Menebas tubuh Iblis itu dengan Pedang Bayangan yang ia miliki.


*Domm...


*Crackk...


Dada Iblis itu dilapisi oleh kulit yang sangat sangat keras bahkan lebih keras berkali-kali lipat dari pada logam terkeras dibumi.


Bukan Cuma itu saja beberapa meter dibelakang Iblis itu juga terkena dampak dari tebasan Yuu.


Iblis itu terkejut dan serentak memukul kearah Yuu tapi ia berteleport ke belakang Iblis itu.


"Pedang Kegelapan 10×" pedang bayangan Amura menjadi hitam pekat dan terselimuti oleh kegelapan.


*Swing...


*Crack...


Punggung Iblis itu terluka karena tebasan Amura dan dampak dari tebasan Amura membuat sebuah lesatan yang memotong segala hal dalam radius 100 meter secara Horizontal.


"Agh..."


"Sialan"


Iblis itu menendang tanah dan membuat guncangan yang sangat hebat.


Bahkan daerah diluar goa itu sendiri ikut terguncang.


Amura dan Iblis itu saat ini dalam kedalaman 400 meter dibawah tanah dan hebatnya lagi guncangan tadi bisa membuat beberapa pohon diatas tanah Roboh.


"Aku akan serius untuk membunuhmu" ucap Yuu sambil menyeringai.


"Bahaya" teriak Iblis itu.


Iblis itu mengeluarkan kekuatan terkuat yang ia miliki.


Mulut Iblis itu diselimuti api dan api itu membentuk sebuah bola api berukuran besar.


"Sepertinya ini akan berbahaya" ucap Yuu sambil menyeringai.


"Manipulasi Bayangan" sebelum bola yang dikeluarkan Iblis itu diluncurkan.


Yuu menyumbat mulut Iblis itu dengan sebuah bayangan yang diekstrak dari semua bayangan di gua itu.


Serta tidak lupa, Yuu juga mengikat Iblis itu dengan bayangan Manipulasi kegelapan.


"Ja, Sayonara" ucap Yuu dan kini ia melihat ke atas untuk keluar dari Gua itu.


"Kegelapan Tak Terbendung" Iblis itu kini kehilangan indra penglihatannya dan Amura menjauhi Gua itu.


Sesampainya di depan pintu Gua Amura langsung berteleport kesebuah pohon yang cukup jauh dari gua itu.


Dan....


*Bommm...



Sebuah ledakan yang sangat dahsyat menghancurkan gua beserta beberapa segala hal yang ada dalam jangkauan nya.


"Hah....Untung aku bisa selamat" ucap Yuu.


...[ Level Up!! ]...


...[ Level Up!! ]...


...[ Level Up!! ]...


...[ Anda telah mencapai level 32 ]...


...[ HP : 10.000/120.000 ]...


...[ Mana : 23.000/150.000 ]...


...[ Anda mendapatkan 300.000 P ]...


...[ Kakak, apa yang sebenarnya telah terjadi ]...


...[ Kenapa Rambut Kakak tiba-tiba menjadi putih secara permanen dan Aura yang kakak miliki jadi berbeda ]...


"Amu, apa kau penasaran kenapa aku bisa menjadi seperti ini" ucap Yuu.


...[ Iya, saya ingin tau ]...


"Sebenarnya aku...."


"Aku juga tidak tau"


...[ ( ̄∇ ̄) ]...


...[ Be-Begitu yah ]...


'Aku memang benar-benar tidak tau, yang ku ketahui adalah aku tiba-tiba kehilangan kesadaran ku dan aku mendengar suara seseorang'


'Orang itu menghasut ku tapi aku tidak mempedulikan hal tersebut'


'Itu saja sih yang ku ingat...'


"Rambut ini pasti akan mencolok sekali"


"Pasti tidak cocok diwajahku" ucap Yuu sambil menyentuh poninya.


...[ Benarkah, aku berfikir rambut Kakak sangat indah kok ]...


"Benarkah?"


...[ Yah, Kakak jadi sangat tampan ]...


"Jadi aku yang dulu tidak tampan yah..."


...[ Bu-Bukan begitu, kakak yang dulu sangat tampan tapi kakak yang sekarang sangat-sangat Tampan ]...


Yuu pun tersenyum dan berfikir.


'Apakah Yuki akan menyukai tampilan baruku' pikir Yuu.


"Sepertinya ledakannya sudah berakhir"


Yuu pun terjun kedalam kawah itu dan menuju kearah Iblis yang telah menjadi tulang berulang tadi.


"Gluttony" Yuu pun menyerap Jiwa ataupun bayangan Iblis itu.


...[ Level Up!! ]...


...[ Level Up!! ]...


...[ Anda telah mencapai Level 34 ]...


...[ HP : 30.000/130.000 ]...


...[ Mana : 23.000/165.000 ]...


"Exp yang kudapat saat ini sangat sedikit dan susah sekali untuk Naik level"


"Tapi untung saja aku memiliki Skill Gluttony"


"Dan juga aku akan mengambil inti dari monster ini"


Yuu pun mencari Inti monster di dada iblis itu.


"Setengah?"


Yuu terkejut karena apa yang ia lihat, inti dari monster itu tersisa setengah saja.


"Apa karena ledakan tadi..."


"Tidak...ini bekas tebasan pedang"


"Kalau tidak salah ia tadi berkata bahwa aku adalah orang kedua yang bisa melukainya dan apakah orang pertama yang bisa melukainya itu adalah orang yang melakukan hal ini?"


"Entahlah? lebih baik aku pergi, pasti para Slayer yang berjaga sedang bergegas kemari karena ada ledakan"


Tubuh Yuu perlahan menghilang dan ia berteleport dari tempat satu ke tempat lainnya sampai ia keluar dari hutan itu dan pergi menuju rumahnya.


Yuu membuka pintu rumah miliknya dan memasuki rumahnya.


"Hah~, lelahnya.." ucap Yuu dan kini ia duduk disofa.


"Oh, Amu kau sudah bisa menggunakan wujud manusia mu kan"


...[ Geh... ]...


...[ Um....saya sudah bisa melakukannya Kakak ]...


"Owh, bagaimana kalau kau berubah sekarang?"


...[ ....Ka-kalau itu keinginan kakak ]...


...[ Maka saya akan melakukan nya ]...


...[ Tapi apakah kakak yakin? ]...


...[ Kalau saya berubah menjadi manusia saya akan berpisah dengan sistem ]...


"Terus? apakah ada hal yang merugikan lainnya?"


...[ Um?.... ]...


...[ Tidak ada sih, malah akan banyak keuntungan yang bisa kakak dapatkan ]...


Yuu pun tersenyum dan berkata.


"Lakukanlah Amu" ucap Yuu dengan lembut.


...[ Baiklah... ]...


Partikel cahaya berwarna ungu tersusun rapi dan membentuk sebuah gadis berumur 15 tahun.


Dan gw lanjut besok....


......................


...( Chap ini cukup panjang karena ada 3600+ kata )...


...( Thx Cuy dah baca )...


...( Jan lupa like )...

__ADS_1


...( Btw si Yuu enaknya dijadiin Yandere apa gimana yah🤔 )...


__ADS_2