Change Destiny Of Worst And Cursed World

Change Destiny Of Worst And Cursed World
7.Time Skip


__ADS_3

Siapa sangka sudah 10 tahun sejak aku kembali ke masa lalu.


Banyak hal yang terjadi dalam 10 tahun terakhir.


Yah, akan aku beri tau kalian apa saja yang terjadi.


...-10 tahun yang lalu-...


Beberapa hari setelah Pelayan itu dipecat, kini Mama lebih sering dirumah..... yah dari awal beliau memang sudah sering dirumah.


Paling tidak saat ini beliau tidak dapat banyak tugas dari Papa.


Mungkin aku lupa memberitahu kalian apa tugas itu, sebelum itu aku jelaskan dulu pekerjaan Mama.


Mama merupakan pemilik perusahaan terbesar di Jepang, dan perusahaan itu adalah perusahaan Pengelolah Monster Core(inti monster).


Papa membunuh para monster dan Mama mengelola inti monster tersebut menjadi senjata, item, dll.


Karena itulah Papa selalu menyuruh Mama untuk mengelola Inti Monster Dan identitas yang mereka miliki dirahasiakan, mereka menyamar dengan identitas yang berbeda, karena itu dimasa depan Yuu tidak mengetahui identitas mereka.


Apa lagi mereka dimasa depan dikenal sebagai orang yang telah menghilang.


Papa adalah Slayer rank S, yang mana beliau adalah salah satu dari 3 Slayer rank S di Jepang dan menempati posisi Pertama sebagai yang terkuat di Jepang.


Sedangkan Mama adalah Pemilik perusahaan Core terbaik di Jepang yang mana setiap core yang dikelola perusahaan itu selalu menjadi Item terbaik dipasaran.


Papa menyamar dengan identitas 'Shin' dan ia selalu menggunakan topeng untuk menutupi wajahnya.


Dan ia lebih dikenal sebagai Raja bayangan, dan Papa juga menjadi peringkat 5 Slayer tingkat Dunia.


Sedangkan Mama menyamar dengan identitas 'Y', dan perusahaan yang dimiliki Mama memiliki nama 'White Diamond.


Sedangkan Mama tidak pernah memperlihatkan wajahnya di publik atau bahkan di perusahaan nya sendiri.


Perusahaan White Diamond dimasa depan bangkrut karena 'Y'(Mama) tidak pernah datang lagi... Aku tau hal tersebut dari rumor.


Sedangkan Papa dimasa depan menghilang karena alasan yang tidak diketahui dan pertahanan di Jepang menjadi sangat berkurang karena kehilangan Slayer terkuat.


Aku menebak alasan mereka seperti itu pasti karena Diriku(Yuki) yang Mati....... Syukurlah hal tersebut tidak terjadi dimasa kini.


-Beberapa jam kemudian tepatnya pada saat jam 10 pagi.


Kini aku sedang duduk di sofa yang berada di kamarku untuk mencari cara menjadi lebih kuat dengan berkomunikasi bersama sistem.


"Sistem apakah ada cara untuk menjadi lebih kuat?"


...[Naikan level anda]...


"...... Aku sendiri sudah tau itu"


"Tapi bagaimana caranya, dan juga mana mungkin tubuh lemah ini kau suruh untuk membunuh Monster apalagi iblis"


[Kalau begitu anda harus menunggu sampai usia 7 tahun agar stat anda meningkat]


[Karena itu untuk awalan saya akan memberikan Quest]


[Anda mendapatkan Quest apakah anda ingin menerimanya (Ya/Tidak)]


(Ya)


-Sub-Quest : Push up 5x. Hadiah 1000 poin. batas waktu 20 menit.


"Push Up 10x doang mah gampang" ucapku sambil tersenyum ga jelas.


Kini aku dalam posisi Push Up dengan tubuh kecilku.


Perlahan aku mulai mengangkat Badanku dan 1 gerakan telah ku lalui.


"Fufufu, walaupun dengan tubuh kecil ini, aku masih bisa untuk push up puluhan kali" ucapku dengan tangan sedikit gemetar.


-Beberapa menit kemudian aku menyelesaikan 5x Push up itu dengan muda-


[Jangan Mimpi]


[Anda baru mengangkat badan anda 3 kali dalam waktu 4 menit]


"Ugh.....ga bisa di skip ya"


...[Jangan bercanda]...


"Hahhh..... tubuhku memang sedikit membaik tapi kenapa aku harus melakukan hal yang berat seperti ini"


...[Siapa tadi yang bilang ini gampang]...


"Um.... itu tadi Yuu yang bilang"


...[Anda dan Yuu adalah orang yang sama]...


"Ta-tapi aku sudah sangat lelah, ha.. ha.. ha" ucapku dengan nafas tebata-bata karena lelah.


...[Saya sarankan Anda untuk meningkatkan skill Pasif Regenerasi Stamina [E] dengan 1000 Poin]...


"Baiklah, tingkatkan skill itu"


...[..Regenerasi Stamina [E]>[E+]..]...


...[Efek Regenerasi meningkat jadi 20%]...


...[Poin : 1500]...


...[Skill masih bisa ditingkatkan menjadi [D-] dengan 3000 poin.... Tapi untuk ini saya akan kasih diskon 50%]...


...[Apakah anda ingin meningkatkanya]...


"Wah.... Sistem kau Baik sekali" ucapku dengan mata berbinar-binar.


"Baiklah, aku tingkatkan skill itu"


[..Regenerasi Stamina [E+]>[D-]..]


[Efek regenerasi meningkat jadi 30%]


[Poin : 0]


[Untuk meningkatkan nya menjadi [D] diperlukan 4000 poin]


"Hm, baiklah mungkin ini sudah lebih dari cukup"


Kini aku menyelesaikan Quest itu.


Hampir setiap hari aku mendapat Quest untuk Push Up, Sit Up, Lari dan olahraga lainya.


Dan 2 Tahun berlalu sejak saat itu.


Kini umurku 7 tahun.


Dan saat ini Status yang kumiliki berkembang pesat dan mencapai puncaknya.


......[ Sistem ]......


-Nama : Yuki Yuuna


-Class : SwordMagic(Ice)


-Gender : Female


...--STATUS--...


-Level 1


-Hp : 500/500


-Mana : 700/500


..._____________________...


...-Skill-...


...-Teknik Pedang[E+].Pasif Skill....


...- Regenerasi Stamina[D+].Pasif Skill....


...-Kontrol Es[D].Aktif Skill....


...-Langkah Es[E+].Aktif Skill....


...-Hawa Dingin[E+].Aktif Skill....


...____________________...


...-Inventori-...


-HP Potion (Low) 2x

__ADS_1


-Mana Potion (Low) 2x


-Buku Poro**


-Buku Por*o v2


-Kunci*** (?)


...[Kefeminiman 95%]...


Yah, begitu lah kira kira perkembangan yang kumiliki, dengan menyelesaikan sub-Quest yang diberikan sistem.


Dan jangan ditanya kenapa ada 2 buku por*o di inventori ku, ini semua ulah sistem dan aku tidak menyukainya.


Aku mendapatkan buku itu 3 hari yang lalu saat menyelesaikan Quest untuk membantu Mama.


"Cih... kenapa juga aku harus mendapatkan buku itu, aku sangat tidak menyukainya"


...[Lah, kalau begitu kenapa anda membacanya setiap malam]...


"Bu-bukanya itu kamu yang menyuruhku untuk melakukannya" ucapku dengan wajah memerah.


...[Ha, padahal saya cuma menyuruh anda membacanya sekali saja saat anda mendapatkan Buku itu]...


"A-anu... i-itu bukan salahku"


"E-entah kenapa aku penasaran dengan kelanjutannya dan membacanya setiap malam.... ehe"


*ctakk


Suara sentilan


"Sa-sakit apa yang kamu lakukan"


...[Jangan berlebihan dalam membaca buku begituan]...


"Kan kamu yang ngasih" ucapku sambil mengelus jidatku yang tersentil.


...[Ini memang satu-satunya cara agar kefeminiman anda meningkat]...


Aku ingin menjailinya kerena dia selalu saja memberiku Quest yang menjengkelkan.


"hft..hft... Sis..tem jahat.. hiks... hiks" tangisku dengan air mata buaya.


...[Eh... Tu-tunggu jangan menangis]...


...[Ba-baiklah, saya merasa bersalah karena telah memberikan sesuatu yang kotor kepada anda]...


"Hwa.... Sistem aku membencimu" ucapku dengan tangisan yang lebih kencang.


...[Ti-tidak ja-jangan benci saya]...


...[Um... un-untuk saat ini lebih baik anda berhenti menangis]...


Jujur saja entah kenapa aku merasa bahwa sistem memiliki sifat seperti seorang kakak yang menenangkan adiknya.


"Baiklah, tapi janji jangan menjahili aku lagi" ucapku sambil mengelap air mataku.


...[baiklah saya berjanji]...


"Umu... Sistem aku menyayangimu" ucapku dengan senyuman malaikat.


...[(⁄ ⁄•⁄ω⁄•⁄ ⁄)]...


...[Y-yah apa boleh buat saya akan membantu Anda dengan sepenuh hati]...


"Hehe" ucapku dengan nada penuh kemenangan.


'Keimutan ku memang tiada tandingnya'


......................


Kembali ke 10 tahun di masa depan.


Sekarang sudah 10 tahun sejak aku pergi ke masa lalu.


Dan kini aku sudah berusia 15 tahun, yang mana saat ini aku sudah bisa masuk ke Sekolah Pelatihan Slayer.


Pendaftarannya dimulai hari ini atau lebih tepatnya nanti jam 07.00-07.30


Sekolah itu tidak berbeda jauh dengan Sekolah Sma biasa, yang mana kami akan diajari materi pelajaran dasar.


Dan yang menjadi pembeda adalah latihan untuk para slayer.


Sebenarnya masih banyak lagi tapi itu akan ku bahas saat sudah masuk Sekolah.


Cukup untuk penjelasannya dan kini fokus ke diriku yang sudah dewasa.


Saat ini aku akan membuat sarapan untuk Mama dan Papa.


Mumpung masih pagi, tepatnya jam 05.30


"Yosh, masak apa yah kali ini"


"Um..... Risa apakah kamu tau apa yang harus ku masak" tanyaku kepada Risa?


...[Hm... Lebih baik anda membuat Kari]...


"Ah, ide yang bagus. Terima kasih Risa" ucapku sambil tersenyum lembut.


...[(⁄ ⁄•⁄ω⁄•⁄ ⁄)]...


"Hehe, baiklah aku akan memulai membuatnya" ucapku sambil memakai celemek.


......................


Kalian pasti bingung kenapa aku memanggil sistem sebagai Risa.


Um... kalau tidak salah saat umurku 8 tahun, aku menamai Sistem sebagai Risa.


Entah kenapa dia terkejut dengan nama itu, tapi dia menyetujuiku untuk menyebutnya Risa.


......................


Beberapa menit kemudian.


"Akhirnya karinya sudah jadi"


Aku menyajikan 3 piring dan 1 panci yang berisi kari.


"Sudah jam berapa ini?"


...[Sudah 30 menit berlalu]...


...[Dan saat ini sudah jam 06.00]...


"Baiklah, ini saatnya aku membangunkan Mama dan Papa"


Aku pun menuju kekamar Mama, kini aku sudah sampai ke depan pintu kamarnya.


*Tok-tok-tok


"Mama,Papa aku sudah membuatkan sarapan" ucapku sambil mengetok pintu.


"......"


*Krikk-krikk


"Jangan bilang mereka masih tidur"


"Mama, Papa bangun ini sudah Pagi" teriakku walaupun tidak terlalu kencang.


"Hah.... Aku masuk ya" ucapku sambil membuka pintu.


...


Kini yang kulihat Mereka berdua sedang tidur di kasur yang sama. Yang mana Mama yang tertidur sedang memeluk Papa yang juga tertidur.


Kini aku melangkah menuju ke jendela dan membuka tirai serta jendela itu.


"Mama, Papa bangun ini sudah pagi loh"


Seperti yang sebelumnya mereka tidak menjawab dan masih tertidur pulas.


"Hah... selalu saja seperti ini"


Aku pun menggoyangkan badan mereka berdua, dan kini mereka telah bangun.


"Hm... Yuki?aku tidak ingin.... makan keju" ucap Mama dengan lirih dan mata yang belum terbuka.


Berbeda dengan Mama, Papa langsung bangun dan melepas selimut yang menutupinya serta menaruh tangan Mama yang sedang memeluknya secara perlahan.


Kini tubuhnya terlihat, yang mana ia tidak mengunakan Baju apapun bisa dibilang telanjang dada tapi masih menggunakan celana.

__ADS_1


Tubuh tubuh sixpack penuh otot yang ia miliki kini bisa kulihat.


Yah, aku tidak terlalu banyak tingkah atau malu-malu gimana dan cuma memandang Papa dengan ekspresi biasa.


"Pagi Yuki" ucap Papa.


"Pagi juga Papa, Sarapannya telah Saya siapkan, dan bangunkan juga Mama yang masih tertidur itu"


"Dan juga pakai baju Papa, nanti masuk angin loh"


"Baiklah..." ucap Papa.


"Ya sudah, kalau begitu saya akan pergi kebawah dulu" ucapku sambil menuju pintu kamar.


Kini aku telah keluar dari kamar dan menuju ke dapur dan Papa, Mama ikut menyusul, dan Papa telah menggunakan kaos berwarna hitam.


"Selamat Pagi Yuki" ucap Mama.


"Selamat Pagi" balasku.


Kini kami duduk dan mulai memakan Kari yang kusajikan.


"Hmmm, seperti biasa masakan Yuki selalu enak ya" ucap Mama sambil menyentuh pipinya.


"Benar sekali, sepertinya keahlian memasakmu telah meningkat" ucap Papa sambil memujiku.


Aku pun membalas pujian mereka dengan senyuman lembut di wajahku.


"Terima kasih atas pujiannya"


"Kyaa, Yuki sangat Manissss" teriak Mama.


"Seperti biasa, Mama sangat heboh sendiri yah" ucapku dengan senyuman lembut.


"Habisnya, yuki sangat imut sih" lanjutnya.


"Kalau boleh jujur Yuki adalah gadis paling sempurna didunia ini" ucap Mama dengan senyuman cabul.


"Sudah Cantik, Manis, Cerdas, Rajin, Pintar Memasak, Bisa Mencuci, cuci piring, menyapu, me....... " (saking banyaknya gua skip)


"Fufufu.. Mama terlalu berlebihan" ucapku sambil tertawa ringan.


Yah bagaimana pun ini semua berkat Risa, ia memberiku banyak sub-Quest yang berhubungan dengan pekerjaan rumah tangga untuk menjadi istri yang sempurna.


Mulai dari aku harus bangun Pagi, Bisa memasak, bisa Bersih-bersih dan lain-lain.


Pertamanya memang susah tapi lama lama jadi kebiasaan juga. Yang mulai awalnya aku terpaksa malah jadi terbiasa dan rajin melakukannya.


"Bukanya sekarang kau akan tes untuk ke masuk ke Sekolah Slayer,Yuki" tanya Papa.


"Iya, Kemungkinan saya akan pergi jam 7 nanti" jawabku.


Kini kami telah selesai makan dan aku memutuskan untuk mandi.


Kini aku telah dikamar mandi dan aku sedang berdiri di depan cermin dengan tubuh telanjang.


Perkembangan tubuhku memang sangat pesat yah, aku bahkan tidak mengira tubuh sempurna ini bisa dimiliki gadis SMA.


Kulit berwarna Putih cerah dengan rambut yang juga berwarna putih sedangkan mata yang kumiliki berwarna Biru pudar.


Wajah yang kumiliki sangat cantik, mulai dari bulu mata yang tebal dan panjang, dihiasi dengan bibir merah muda yang sangat indah.


Tubuh yang kumiliki juga luar biasa mulai dari dada yang besar, pinggang yang ramping, pinggul yang besar serta paha yang lumayan besar.


Yah dimataku kecantikan ini biasa saja, bagaimanapun Wajah dan tubuh ini adalah miliku.


Tanpa memedulikan itu Aku membasuh tubuhku di shower dan menggosok tubuhku dengan kain halus yang diberi sabun cair.


Setelah membersihkan beberapa tempat di tubuhku kini aku membersihkan dadaku.


"Um... bukannya ini tambah sedikit lebih besar yah?" tanyaku.


...[Iya, sepertinya tambah lebih besar]...


"Risa, kita kira berapa ukuran dadaku?"


...[Kalau dibandingkan 2 bulan yang lalu sepertinya membesar 4 cm]...


...[Sepertinya ukuran dada anda adalah F cup]...


"...."


Aku yang dulu memang ingin memiliki dada yang besar, tapi tetap saja bukanya ini melampaui perkiraan ku.


Aku memutuskan untuk membilas tubuhku yang penuh sabun itu dan akhirnya berendam di air hangat yang kusiapkan tadi.


"Sudah saatnya yah, saat ini aku sudah SMA dan akan bertemu dengan Yuu"


Kini aku tersenyum dan berfikir.


'Yuu, aku pasti akan membuatmu jatuh cinta'


Selesai mandi aku menuju kekamar untuk memakai baju dan mengeringkan rambut dengan pengering rambut.


Kini rambutku sudah kering dan aku menyisir nya.


*Twing


*Twing


"Kenapa kalian berdua sangat susah untuk diatur" ucapku kepada rambut ahoge ku...


Hah.... lebih baik aku mengenakan bajuku saja dari pada mengurusi 2 rambut nakal ku.


Di sekolah khusus ini baju yang dikenakan bebas asalkan rapi dan tertutup.


Kini aku memakai bajuku dan tersenyum lembut.



"Risa apakah aku cantik?"


[Apakah anda ingin dipuji?]


"Eh, tidak aku hanya ingin menanyakan pendapatmu.. aku saat ini tidak mengunakan make up apapun.... kalau aku masih kurang cantik aku akan membeli make up nanti" ucapku dengan ekspresi terpaksa.


Aku sangat tidak suka memakai make up, bahkan sekalipun tidak pernah, tapi kalau tampilan ku belum sempurna aku akan mencoba untuk lebih sempurna lagi.


[Anda sangat cantik... Tidak anda adalah orang tercantik yang pernah saya lihat]


Setelah mendengar perkataan Risa mukaku seketika memerah.


"T-terima kasih Risa"


[Tapi yang saya katakan tadi adalah fakta]


"Y-Ya aku akan berangkat ke sekolah dulu" lanjut ku dengan wajah yang masih memerah.


Kini aku keluar dari kamarku dan menuju lantai satu.


Di pintu keluar rumah aku disambut oleh Papa dan Mama.


Aku pun tersenyum lembut dan mendekati mereka berdua.


Mama memelukku dan berkata kepadaku.


"Kamu sudah tumbuh besar yah"


"Padahal aku kira baru kemarin kamu berusia 5 tahun"


Kini Mama melepaskan pelukannya dan mengelus kepalaku.


"Jadi anak yang baik yah saat sekolah" ucapnya.


"Ahaha, itupun kalau aku diterima" balasku.


"Aku yakin Yuki pasti bisa diterima karena Yuki adalah anak yang jenius" ucap Papa.


"Papa..." kini aku berjalan kearah Papa dan memeluknya.


"Terima kasih......"


Ia mengelus kepalaku dengan lembut dan kini aku melepas pelukannya.


"Baiklah, aku berangkat dulu"


"Selamat jalan" ucap Mama dan Papa.


Aku keluar rumah dan disambut sinar matahari yang hangat.


Aku pun tersenyum dan berkata.


"Pagi yang sangat indah untuk mengawali Cerita"

__ADS_1


......................


__ADS_2