
Ruangan itu bergetar hebat karena kekuatan Orc tersebut.
Cuma dengan langkah kakinya saja, ia sudah bisa membuat guncangan yang hebat.
"Pikirkanlah dua kali manusia...."
"Apa kau berfikir bisa mengalahkan ku?..."
"Aku akan memaafkan mu dan menjadikanmu permaisuri ku"
"Karena itu menyerahlah dan jadilah Istriku!!!"
"Lebih baik aku mati daripada jadi budak mu..."
Ariel cuma membalas perkataan Orc itu dengan sinis dan dingin.
Monster atau Iblis tidak memiliki ketertarikan terhadap tubuh manusia dalam artian S*ksual.
Tapi ada beberapa monster atau iblis yang memiliki ketertarikan dengan tubuh manusia.
Mereka tidak akan memakan tubuh manusia tetapi akan memperk*sa mereka.
Tapi sangat jarang ada monster yang seperti itu, kalaupun ada Monster itu pasti sangat kuat dan memiliki hasrat yang membelok.
Salah satu contohnya adalah Orc didepan Ariel saat ini, Orc itu adalah yang terkuat diantara rasnya, dan sebagai pejantan yang kuat ia memiliki banyak sekali istri Orc.
Karena hal tersebut lah ia bosan dengan tubuh Orc dan mencoba menggunakan tubuh manusia sebagai pemuas hasrat.
Saat pertama kali melakukan nya, ia sangat merasa nikmat tapi kenikmatan itu tidak berlangsung lama karena Wanita yang ia gunakan langsung mati saat menerima Batang Surgawi Raksasa yang ia miliki.
Ia pun mecari-cari keberadaan yang bisa memuaskan nya dan Akhirnya setelah Ratusan kali melakukan itu.
Kini ia menemukan Sesosok Manusia yang memiliki paras menawan serta kekuatan yang hebat.
Wajah yang dimiliki Ariel memang sangat cantik tapi kecantikan yang ia miliki menjadi 2 kali lipat karena skill Daya Tarik Wanita.
Dengan wajahnya yang saat ini, Ariel bisa menjadi sosok yang paling dicari oleh setiap pejantan dari sisi Iblis ataupun Manusia.
Bahkan Iblis yang tidak memiliki hasrat pun akan tergoda dengan wajah Ariel.
"Sikap dingin itu aku suka!!!!"
"Aku sudah tidak sabar untuk memainkan tubuhmu diranjang ku!!!"
*Whuss....
Walaupun tubuh Orc itu sangat besar, tapi kecepatan yang ia miliki sangatlah cepat.
Orc itu berpindah tempat dalam sekejap dan kini ia memasuki jangkauan Ariel.
...[ Absolute Domain Aktif ]...
Pergerakan Orc itu jadi melambat dan Ariel pun menebas tangan Orc itu.
"Lightning Slash" Pedang Es Ariel terselimuti oleh sebuah arus listrik yang sangat hebat dan tebasan pedang itu mengarah ke tangan Orc raksasa itu.
*Swing...
*Crack..
Tangan Orc itu terkena tebasan berkali-kali dengan kecepatan tinggi, yang membuat tangannya tercincang menjadi bongkahan daging.
"Lightning Step" Kini Ariel melompat dari bongkahan daging satu ke yang lain dan menuju ke arah kepala Orc tersebut.
"Lightning Charge" Pedang Ariel kini bersinar terang berwarna biru yang dilapisi oleh petir biru.
Perlahan Pedang Ariel terkikis dan memperlihatkan Pedang cahaya yang dilapisi petir Biru.
*Srink....
Ariel mengayunkan pedang yang ada ditangannya secara Vertikal dan membuat Ruangan itu terbelah menjadi Dua.
Tubuh Orc itu terkena tebasan Vertikal Ariel dan menyebabkan Tubuhnya terluka cukup parah.
"Aghh!!!...."
Orc itu berteriak kesakitan karena serangan Ariel dan dalam sekejap juga luka Orc tersebut pulih dalam seketika.
"Kuhahahah, seperti yang diharapkan dari Permaisuri ku!!!!!"
"Kau sangat Kuat, aku suka dirimu...."
Tangan Orc itu kini kembali menjadi seperti semula dan Ariel mendecitkan bibirnya karena kesal.
"Ck...Regenerasi yah!!!...."
"Kalau begitu...."
"Hawa Dingin" Sebuah asap tipis yang sangat dingin menyelimuti tubuh Orc itu dalam sekejap.
"Manipulasi Es, Bekukan" Tubuh Orc itu dalam sekejap menjadi bongkahan Es dan Ariel menyerang secara membabi buta bongkahan es itu.
"Absolute Domain!!!" sebuah area transparan yang tidak terlihat meluas dalam radius 10 Meter.
"Lightning Slash!!!" Teriak Ariel.
*Srink...
*Swingg...
*Crack....
Puluhan tebasan Listrik diarahkan kepada Orc yang telah beku itu dan kini anggota tubuh Orc itu telah terpotong secara rapih menjadi ratusan bagian.
"Huft~....apakah sudah selesai?...."
"Tapi kok tidak ada notifikasi level up yah?"
"......" Kini Ariel menatap sinis Orc itu dan bagian-bagian tubuh Orc yang telah dibekukan itu mulai menyatu kembali.
"Guhahaha, tidak peduli seberapa banyak kau membunuhku, aku tidak akan bisa mati!!!" teriak Orc itu.
"Namaku adalah Roc, aku adalah Orc King!!!!" lanjutnya dengan ekspresi kenikmatan.
"Cih...."
Kini Ariel kembali dalam posisi kuda-kuda untuk menyerang Orc tersebut kembali.
"Lightning Missile" muncul ratusan peluru listrik yang mengitari tubuh Ariel.
*Dor...
*Dor...
*Dor...
Peluru itu melesat kearah Orc tersebut dan membuat tubuh Orc itu berlubang-lubang.
"Kau kira cuma itu saja?..." ucap Ariel sambil menyeringai.
"Lightning Manipulation!!!" bekas tembakan ditubuh Orc itu kini menyala dan meledak satu-persatu.
"Lightning Step" Ariel serentak lari kearah pintu keluar dan pergi dari tempat itu.
*Duar.....
*Duar......
*Bomm......
Sebuah ledakan besar menghancurkan ruangan itu serta menghancurkan daerah diatasnya.
__ADS_1
Lesatan petir ada di mana-mana dan terlihat sesosok tulang-benulang raksasa yang kembali beregenerasi.
"Masih belum cukup yah...."
"Kalau begitu...."
...[ Mana : 12.000/95.000 ]...
Ariel mengambil potion yang ada di inventori yang dia miliki dan meminum potion itu.
...[ Mana : 95.000/95.000 ]...
"Rantai Es!!!" muncul sebuah rantai es yang cukup besar mengikat tubuh Orc yang sedang beregenerasi itu.
"Hawa Dingin!!!" Gumpalan kabut tipis yang merupakan hawa dingin menyelimuti tubuh Orc itu.
"Manipulasi Es!!!" Perlahan Kabut tersebut menjadi pecahan es dan dalam sekejap tubuh Orc tersebut terkena goresan karena pecahan es itu.
"Dan yang terakhir.....Bekukan!!!" Puluhan mater dalam jangkauan Orc itu beku secara total, tidak ada tempat atau sisi yang tidak beku karena Skill Ariel.
"Masih belum berakhir!!!" lanjutnya dengan suara yang lembut nan indah.
"Wisdom!!!!" Pemikiran Ariel kini menjadi lebih cepat ratusan kali dan ia memikirkan sebuah konsep yang seharusnya tidak bisa terjadi.
"Manipulasi Es....Manipulasi Petir!!!!"
Reaksi Materi, suatu rangkaian peristiwa yang sangat jarang terjadi dan bahkan mustahil terjadi.
Es merupakan sebuah materi yang terdiri dari satu atom oksigen yang secara kovalen berikatan dengan dua atom hidrogen, atau H – O – H.
Sedangkan Listrik tercipta karena Terjadi arah gaya tolak - menolak antara dua benda bermuatan yang sama jenis muatannya.
Muncul arah gaya tarik menarik antara dua benda bermuatan yang berlawanan jenis muatannya.
Muatan positif menandakan benda kekurangan elektron
Muatan negatif menandakan benda kelebihan elektron
Besar muatan listrik pada sebuah benda adalah kelipatan bulat dari muatan elementer sebuah elektron, e \= - 1,6 x 10⁻¹⁹ Coulomb.
Muatan positif dan muatan negatif bisa saling menetralkan satu dengan yang lain asalkan keduanya memiliki besar muatan yang sama.
Pada benda konduktor, muatan listrik akan tersebar merata di seluruh permukaan benda tersebut.
Muatan listrik akan terdistribusi dengan jumlah banyak pada permukaan yang sempit luasannya (seperti pada bagian ujung yang lancip dari sebuah benda), dan sebaliknya muatan akan terdistribusi dengan jumlah lebih sedikit.
Dan kedua materi yang berbeda itu kini disatukan oleh Ariel.
Sebuah partikel yang merupakan unsur awal pembentukan Es kini tergabung dengan unsur awal pembentukan listrik yang menyebabkan sebuah hal yang mustahil terjadi di hukum fisika.
"Freezing Lightning!!!!" sebuah pilar cahaya berwarna biru muda terang meluncur dari awan dan membuat sebuah ledakan plasma yang membekukan segalanya.
Hal tersebut membuat sebuah pilar es yang membentang ke langit dan membekukan segala hal mulai dari materi, partikel, bahkan atom penyusun dunia itu sendiri.
...[ Mana : 0/95.000 ]...
"Hah~, Hah~, Hah~.....menulis ulang materi dan menciptakan materi baru memang benar-benar susah....."
"Kepalaku rasanya ingin meledak saat memikirkan materi yang ku ciptakan tadi....."
"......Dia masih belum mati sialan!!!!"
"Tapi......paling tidak ia beku karena skill ini...."
"Bab* ini memang sangat hebat, aku tidak menyangka ia bisa masih tetap hidup padahal aku telah membekukan atom dan partikel yang menyusun tubuhnya secara total....."
"Hah~......Iris, kenapa ia tidak bisa mati"
"Dan bahkan ia masih bisa hidup walaupun aku telah membekukan partikel yang menyusun tubuhnya"
...< Itu karena keabadian yang ia miliki bukanlah keabadian biasa >...
...< Dan tingkatan keabadian yang dimiliki Orc tadi adalah tingkatan kelima >...
...< Deathless Immortality >...
...< Karakter yang ada tidak terikat oleh hidup atau mati konvensional, atau tidak ada sama sekali, dan dengan demikian tidak dapat dibunuh secara tradisional >...
...< Untuk membunuh keberadaan yang memiliki Immortality type 5, kau harus menghancurkan nya secara total mulai dari jiwa hingga tubuhnya >...
...< Kau sebenarnya telah membunuh tubuh Orc itu, tapi kau masih belum membunuh jiwanya >...
...< Jiwanya masih tetap hidup dan cuma beku saja >...
"Apakah aku bisa membunuhnya?...."
...< Bisa, kau memiliki Skill Mata kehancuran dan juga Absolute Zero >...
...< Mata kehancuran bisa menghancurkan segala Kausalitas, Hukum, Konsep, Materi, Partikel, Atom, Keabadian, Asal Muasal, Jiwa, Nominal tak Terbatas, Dan lain-lain >...
...< Sedangkan Absolute Zero bisa membekukan segala hal >...
"Begitu yah?.....baiklah untuk sekarang lebih baik aku pulang saja...."
Kini Ariel berlari menuju kerumahnya dan langsung melompat ke jendela lantai dua kamarnya.
"Hah~.....aku lelah...."
Ariel duduk disamping tubuh Yuki yang sedang tertidur dan menghela nafas berat.
Ia melemaskan badannya dan tidur disamping Yuki.
...[ Kembali ketubuh Utama ]...
Risa membuka mata dan ia bangun didalam tubuh Yuki.
"Kepala ku masih sakit!!!!....."
"Ini adalah terakhir kalinya aku menggunakan Skill tadi...."
"Menggabungkan partikel untuk menciptakan materi baru adalah sebuah hal yang sangat susah...."
"Kalau aku tidak menggunakan Skill Wisdom, kepalaku pasti sudah meledak karena pemahaman yang kugabungkan tadi...."
"Bahkan walaupun aku sudah menggunakan skill tersebut kepala ku saja masih sakit seperti ini...."
Kini Risa bangun dari kasurnya dan menatap tubuh Ariel.
"Jadi, bagaimana aku harus menyembunyikan tubuh ini?.."
...< Kau bisa menggunakan kembali skill Second Personality untuk menarik tubuh itu >...
"Baiklah....Kembalilah" ucap Risa.
Kini tubuh Ariel menghilang menjadi partikel dan Risa berkata.
"Aku lapar!!!....."
Setelah mengatakan itu Risa menuju ke dapur sambil mengayuh kursi roda yang ia naiki.
Sesampainya di dapur ia melihat bahan masakan yang sangat banyak untuk ia makan.
"Mama benar-benar tidak nanggung yah kalau ingin memasak...."
Kini ia mengambil cemilan yang ada dikulkas dan memakannya sambil nonton TV diruang tamu.
....
...
__ADS_1
..
Kembali ke sisi yang berbeda, terlihat sesosok Pria dengan rambut berwarna Putih dengan wajah yang sangat tampan.
Pria itu sedang melamun di dalam kelas dan melihat keluar jendela.
'Membosankan....' pikir Amura dengan ekspresi bosan.
'Besok, Pendaftaran Ulangnya dilaksanakan yah....'
'Hah~, aku tidak perlu khawatir....kepada Amu karena ia kuat....'
Saat ini adalah jam istirahat dan Amura sangat malas untuk melakukan sesuatu.
Ia pengen tidur tapi males cari tempatnya, ia pengen ke kantin tapi males jalannya.
"Hah~.....sebenarnya kenapa aku sebosan ini" ucap Amura dengan ekspresi datar.
Amura melihat keluar jendela dan ia melihat seorang gadis yang sedang mencoba menolong kucing yang ada diatas pohon.
"Gadis itu.....ku tolong saja lah, dari pada nganggur"
"Teleportasi Bayangan" Amura menghilang dan muncul tidak jauh dari tempat gadis itu.
Kini di pandangan Amura terlihat sesosok gadis yang sangat imut dengan rambut berwarna biru muda dan sedikit warna merah muda di ujungnya.
"Ada apa?" tanya Amura dengan singkat.
Gadis kecil dan imut itu menatap Amura dan ia terkejut karena tidak menyadari keberadaan Amura.
"A-anda benar-benar mengagetkan saya Amura-kun....." ucap Gadis itu dengan ekspresi imut.
"Tidak perlu terlalu formal, kau bisa berbicara kepadaku dengan biasa Kei" lanjut Amura.
Gadis yang ada didepan Amura ini adalah Mayumi Keina, hubungan Amura dan Keina jadi lebih dekat karena pertarungan terakhir mereka.
Tapi Keina masih ragu-ragu untuk berbicara Informao kepada Amura.
"Baiklah kalau begitu, Amura...." ucap Keina dengan wajah sedikit memerah.
'Tumben nurut, biasanya menolak terus...' pikir Amura.
"Jadi apa yang kau lakukan?" tanya Amura.
"Sa-Aku ingin membantu kucing yang ada di pohon ini...."
"Ingin kubantu?"
"Apakah anda-Amura tidak keberatan?"
"Tidak apa-apa lagipula cuma memanjat pohon saja"
Kini Amura melompat dan dalam sekali lompatan Amura bisa mencapai batang pohon yang jaraknya sekitar 7 meter.
Amura mengangkat kucing itu dan turun dari pohon.
"Ini" ucap Amura sambil memberikan kucing yang ada ditangannya.
Keina memeluk kucing itu dengan wajah merona dan juga senyuman indah.
Amura terkejut dengan senyuman itu dan ia terpana saat melihatnya.
'Imut.......Apa yang kupikirkan? aku bukan pedofil loh!!!!...'
"Terima kasih Amura" ucap Keina dengan senyuman hangat.
"Sama-sama...." balas Amura dengan singkat.
Kini mereka berbincang ringan dan berjalan menuju ke suatu tempat.
Amura tidak mengetahui tempat yang akan didatangi oleh Keina tapi ia cuma mengikuti nya saja.
Beberapa saat berlalu dan kini Amura telah sampai disuatu tempat yang indah.
Tempat itu memiliki banyak sekali bunga yang bermekaran disetiap sisinya.
"Indah bukan" tanya Keina sambil memandang Amura.
Keina saat ini tersenyum sambil memeluk kucing putih didadanya.
Sosok Keina saat ini sangat berbahaya karena penampilan yang ia miliki.
Ia sangat imut dan bahkan Amura terkecoh karena keimutan itu.
"Iya sangat indah" ucap Amura untuk hal lain bukan tentang pemandangan yang ia lihat.
Amura memuji Keina dan bukan tempat itu, tapi Keina yang tidak peka salah paham dan mengira bahwa Amura memuji taman itu.
"Hehe, aku selalu kemari saat pulang sekolah dan bermain dengan White..." ucap Keina.
"White?..." tanya Amura.
"Nama Kucing ini....kucing ini adalah kucing yang kurawat dan aku tidak tega meninggalkan nya dirumah sendirian jadi aku membawanya kesekolah"
"Walaupun aku tidak bisa selalu bersama nya, tapi aku selalu mengunjungi nya disini saat istirahat tiba"
"Kenapa kau tidak membawanya ke kelas saja?" tanya Amura.
"Aku tidak ingin menggangu teman-teman karena mereka pasti sibuk...."
"Kalau aku membawa Kucing ini ke kelas pasti akan membuat teman-teman tidak fokus belajar...."
Keina menjawab pertanyaan Amura dengan suara lirih, Keina sangat menyayangi kucingnya dan tidak tega meninggalkan nya sendirian dirumah.
White telah dirawat oleh Keina sejak dirinya kecil, dan White adalah satu-satunya Sahabat serta keluarga yang Keina anggap.
White adalah satu-satunya keluarga yang Keina miliki, Keina tidak dianggap sebagai bagian dari keluarga nya karena ia lemah.
Karena itu juga ia tidak menggangap keluarga yang ia miliki sebagai keluarga nya.
"Kalau begitu apakah kau ingin kubantu?" ucap Amura.
"Bantu? bantu apa?..."
"Aku akan membantumu untuk merawat White bagaimana?..." lanjut Amura dengan ekspresi datar tapi serius.
"Eh!!!....." wajah Keina langsung memerah saat ia mendengar perkataan Amura.
Amura tidak menyadari apa yang sebenarnya ia katakan, kurang lebihnya Amura berkata seperti.
“Aku akan membantumu Merawat anak ini ”
Kurang lebih itulah yang dimengerti oleh Keina, Keina salah paham akan sesuatu yang tidak manuk akal ini.
Ia berfikir bahwa hal tersebut adalah pengakuan dari Amura untuknya, tapi ia membuang pemikiran itu jauh-jauh sebelum tertelan pemikiran yang ia miliki.
"Ka-kalau begitu mohon bantuannya....." ucap Keina dengan wajah yang merah merona.
"Aku juga mohon bantuannya Keina, White....."
"Miyaww~...." ucap White.
Amura tidak menyadari bahwa hal yang tadi ia katakan tanpa pikir panjang akan membuat dirinya terjebak di sebuah rute Harem.
Kini Amura bermain bersama White dan juga Keina dan hal tersebut membuat Keina membuka hatinya untuk Amura.
GG Amura Mamamu pasti bangga!!!!
......................
...( Author pengen turu!!! )...
__ADS_1
...( Jan Lupa Like oke!!! )...