Change Destiny Of Worst And Cursed World

Change Destiny Of Worst And Cursed World
8. Akademi Syker.


__ADS_3

Dalam Perjalanan menuju Sekolah.


Jarak dari rumahku dan sekolah cukup dekat, sekitar 600 meter lebih saja.


Sejak SMP aku sudah sering jalan kaki menuju kesekolah, karena untuk olahraga sekaligus menikmati pemandangan yang indah diperjalanan.


Kalau ditanya kenapa aku tidak minta diantarkan Papa...hm....tidak ada alasan nya. Aku sekali-sekali diantar menggunakan mobil papa karena ia memaksaku.


Bahkan tadi ia berniat mengantarku tapi aku menolaknya,dan kini aku memasuki wilayah perkotaan.


Saat memasuki wilayah itu aku disambut dengan kata-kata para penduduk disana.


"Wahh.... cantiknya" ucap seorang pria.


"D-dewi... apakah dia dewi?" pria 2.


"Aku ingin menikahinya" pria 3.


"Oy, kau kan pacarku" ucap seorang wanita ke pria 3.


"Cih, apa menariknya wanita itu" wanita 2 yang matanya rada buram.


Seluruh perhatian tertuju kepadaku... kalau tau seperti ini lebih baik aku meminta Papa untuk mengantarkanku.


Banyak pujian, amarah, iri hati dan kecemburuan yang tertuju padaku.


'Aku benar-benar tidak terbiasa dengan tatapan mereka'


Waktu SMP aku bersekolah di sekolah khusus Perempuan yang mana jaraknya sangat dekat dengan rumahku, yang mana karena itu tidak banyak orang yang melihatku.


Dan hal aneh yang terjadi di SMP khusus perempuan itu adalah.... perbulan aku bisa mendapatkan 3-5 surat cinta dari seorang gadis.


Yah, walaupun aku menolak semua ajakan itu, bagaimana pun diriku adalah Perempuan.


Dan jujur saja aku tidak terlalu tertarik dengan hubungan seperti itu entah dengan wanita ataupun pria, ehem.. memang aku dulunya seorang pria tapi saat ini aku adalah Perempuan.


Dan kalau kalian bertanya bukankah jiwaku seorang pria, maka aku akan menjawab iya dan juga tidak.


Jiwa Yuki dan jiwa Yuu telah bersatu dan membentuk kepribadian baru dan jiwa yang baru juga.


Presentase jiwa yang kumiliki saat ini adalah 95%(YUKI) dan 5%(Yuu), karena jiwa yang kumiliki(Yuki) dominan itu membuatku jadi seorang Perempuan.


Kini ada seorang pria aneh yang berlari menuju kearahku.


"Oh, dewiku, Alangkah cantiknya dirimu itu" ucap Pria Gaje itu.


"Eh.. anu apa tujuan dan maksud anda" tanyaku dengan sedikit jijik.


"Ini gila tapi ku mau" ucapnya diiringi nada.


"Mau apa?" tanyaku.


"Ku ingin nikahi kamu"


"Jadikan kau istriku"


"Ku ingin kau jadi ibu"


"Dari anak-anak ku"


'Lah, malah nyanyi nih orang' batinku dengan terheran-heran.


"Ngak dulu, saya sudah punya suami" balasku dengan ekspresi datar.


Yah itu bohong mana mungkin aku punya suami.


"Ugh..... ha-tiku sa-ngat sa-kit" ungkap pria tersebut dengan gerakan alay.


"Kalau begitu saya pergi dulu" ucapku dengan perlahan meninggalkannya.


Dasar Laki-laki aneh, aku harap tidak menemuinya lagi.


...


Kini aku telah sampai di gerbang sekolah.


Akademi Syker. Sekolah khusus Slayer terbesar dan terbaik di Jepang, sekolah yang telah menciptakan banyak slayer hebat dari Jepang.


Karena julukan dan reputasinya sekolah ini menjadi sekolah yang besar dan banyak sekali siswa yang mendaftar setiap tahun.


...


Dan seperti biasa aku menarik banyak perhatian orang-orang walaupun aku cuma berjalan.


Hah... aku benar-benar lelah saat dipandang seperti itu, banyak yang memandangku mulai dari atas sampai bawah tubuhku dengan ekspresi mesum.


Aku kini mengabaikan tatapan mereka dan terfokus kepada 2 pria yang juga memandangku tapi mereka memandangku dengan ekspresi yang cukup biasa, tidak dengan ekspresi berlebihan yang dimiliki orang lain.


Pria yang ada disebelah kanan memiliki rambut berwarna hitam dan yang kiri memiliki rambut merah.


'Entah kenapa aku merasa pernah bertemu dengan mereka' batinku.


Kini aku mulai mendekati mereka, dan aku cukup kaget saat mendekat... memang wajah mereka berbeda tapi aku yakin mereka adalah Partner Yuu dimasa depan.


"Permisi" ucapku ke mereka.


"Eh... ah iya, ada apa" jawab pria berambut hitam itu.


"Apakah ada yang bisa kami bantu" ucap pria berambut merah.


"Apakah anda tau tempat untuk memulai ujiannya ada dimana? " tanyaku.


"Oh tempat ujian yah" ucap pria berambut hitam.


"Memangnya anda berada diruang berapa?" tanya pria berambut merah.


"Ah.." ucapku dan kini aku mengambil kertas pendaftaran yang kumiliki.


"Saya ada di ruang 6" lanjut ku.


Sebenarnya aku sudah tau tempatnya karena Yuu juga berada di ruang 6, walaupun begitu aku ingin bertanya ke mereka berdua.


"Kebetulan kami juga berada di ruang 6" balas Pria berambut merah.


"Kalau anda mau kami bisa mengantarkan anda" lanjutnya.


"Apakah saya tidak merepotkan kalian?"


"Tidak, tujuan kami memang dari awal keruangan itu jadi anda jangan khawatir" jawab pria berambut hitam.


"Terima kasih kalau begitu"


"Ah... maaf tidak mengatakan ini dari awal"


"Nama saya adalah Yuki Yunna, pangil saja Yunna" lanjut ku.


"Oh, Yunna... yah, nama saya adalah Sirius Cronew, pangil saja Cronew" ucap pria berambut Hitam.


"Aru Hisagi, panggil saja sesukamu" ucap pria berambut merah.


"Baik, Hisagi-san"


"Dan juga jangan mengunakan bahasa yang terlalu formal kepada saya" lanjut Cronew-san.


"Ah... kalian berdua juga jangan sungkan untuk berbicara dengan bahasa informal kepada say-aku" ucapku.


"Baiklah" balas Hisagi-san.


"Dan pangil Hisagi saja jangan ditambahi San" lanjutnya.


"Eh... Baik H-Hisagi, mohon bantuannya" balasku dengan sedikit kaget.


"Kalau begitu pangil aku Cronew juga" lanjut Cronew.


"Baik, Cronew san---maaf, kebiasaan ku sepertinya keluar dengan sendirinya" ucapku.


"Kebiasaan?" tanya Cronew.


"Kebiasaan memanggil orang yang lebih tua dengan embel-embel San" lanjut ku.


"Eh..... Padahal aku lebih muda dari pada Hisagi...."


"Eh... ah-aaanuuu b-bukan seperti itu s-saya tidak menganggap anda mirip om-om atau bagaimana loh" lanjut ku dengan panik.


"Bahasa formalmu muncul lagi tuh" lanjut Cronew dengan ekspresi kecewa.


"Jadi aku mirip om om yah... begitu yah" lanjutnya dengan ekspresi sedih.


"Eh... aaa-anuu bu-bukan seperti itu sssa-saya-aaakkkuuu---" lanjutku dengan benar-benar panik.


"pft.... ahahha, yunna sangat imut yah saat panik" ucap Cronew sambil tertawa.


"Eh" ucapku dengan terheran-heran.


*Tuk


"Aduh... kenapa kau memukul kepalaku Aru" teriak Cronew sambil menggosok kepalanya.


"Jangan menggodanya" ucap Hisagi.

__ADS_1


"Kau jangan khawatir akan tingkahnya memang dia itu orangnya rada usil" lanjut Hisagi.


"Dan juga dia memang selalu dianggap om-om oleh orang lain" lanjutnya.


"Ehh.. jadi begitu"


"Yah, jangan berlama lama mending kita masuk saja" ucap Hisagi.


"Baiklah" balas ku dengan senyum lembut.


Mereka sepertinya cukup kaget dengan senyuman ku.


Kini aku lanjut berjalan mengikuti Hisagi.


"Oy... tunggu aku" teriak Cronew.


Kini kami berjalan sambil sedikit mengobrol tentang beberapa hal.



SIRIUS CRONEW.



ARU HISAGI.


Kini kami telah sampai di tempat pengujian dan melihat cukup banyak orang yang ada disini mungkin ada sekitar 150 orang dan itu sangat berisik.


Tempat pengujian ini adalah sebuah ruangan yang mana ruangan itu sangatlah luas dan ditengah ruangan itu terdapat sebuah cristal.


Mungkin aku lupa bilang bahwa ruang ujian yang ada di sekolah ini adalah 20 dan satu ruang saja sudah segini banyaknya orang yang mendaftar.


Tapi walaupun begitu yang lulus nanti cuma 5-10% saja, bagaimanapun sekolah ini adalah sekolah Slayer terhebat dijepang, jadi presentase keberhasilanya kecil dan yang diterima cuma orang yang berbakat saja.


Pengujian yang ada disekolah ini ada 3.


Yang Pertama adalah ujian penilaian elemen,class dan skill.


Yang Kedua adalah ujian pertarungan dengan senjata tumpul dan tanpa skill.


Yang ketiga adalah ujian biasa atau bisa dibilang ujian tulis yang bersoalkan seperti ujian SMA biasa.


Dan kini kami dites di ujian pertama terlebih dahulu.


Bukan berarti semua orang yang ada didunia ini memiliki elemen banyak juga orang yang tidak memiliki elemen dan kebanyakan dari mereka diremehkan.


"Hoy, lihatlah gadis itu ia sangat cantik"


"Benar sekali ia sangat cantik"


Kini ruangan itu penuh dengan pujian yang tertuju kepadaku.


Apakah ada hari dimana aku bisa tenang dan tidak mencolok.... hahh belum memulainya saja sudah selelah ini.


"Yunna benar-benar populer yah" ucap Cronew.


"Setuju, ia sangat mencolok" lanjut Hisagi


"Aku juga tidak bisa mengendalikan keadaan ku ini" balasku.


"Diam" teriak pria paruh baya yang merupakan pelatih dan juga orang yang akan mengetes kami di ujian pertama.


"Kalian semua berbarislah, 25 orang di setiap bsrisnya"


Kini kami pun mulai berbaris dan ada 6 baris yang tersusun rapi.


Posisi kami ada di garis ke 1 yang mana Cronew ada dikananku dan Hisagi ada dikiriku.


Yuu..... ada dimana kamu?.... kenapa juga aku harus melupakan wajah Yuu saat muda itu.


Dan juga pasti akan susah untuk menemukan nya karena ia punya skill Stealth [D+] untuk menghilangkan hawa keberadaannya.


'Moo, sangat menyebalkan' pikirku dengan ekspresi kesal.


"Ada apa Yuna?" tanya Hisagi.


"Eh, etto bukan apa-apa" jawabku sambil tersenyum canggung.


"Hmm.... yasudah" lanjutnya.


"Perhatian semuanya" teriak sang penguji(guru) itu.


"Tanpa basa basi, sepertinya kalian semua sudah membaca kelengkapan dan persyaratan untuk masuk ke sekolah ini"


"Ujian pertama adalah test bakat/penilaian"


"Kalian cuma perlu mengambil kertas sihir ini sambil berdiri di depan kristal mana ini"


Pertama tama akan ku jelaskan tentang class dan elemen.


Class adalah keunggulan dalam menggunakan suatu senjata tertentu.


Sedangkan Elemen adalah dasar dari skill yang bisa digunakan, kecuali pasif skill.


Class ada 4 mulai dari :


-Magic Swordman


-Lancer


-Arcer


-Mage


Sedangkan elemen ada 5 elemen Dasar dan 3 elemen Unggul :


-Api


-Air


-Tanah


-Angin


-Cahaya


-Kegelapan


-Es


Cahaya, Kegelapan, Es adalah elemen unggul yang mana sedikit orang yang punya elemen itu.


Kini pria yang ditunjuk tadi maju dan mengambil kertas sihir yang ada dimeja.


Kini ia berdiri di depan kristal mana dan menempelkan kertas tapi ke kristal itu.


Kertas itu tiba tiba bercahaya dan muncul tulisan di atas kristal itu.


...-|[Lancer Tanah]|-...


...-|[2 Skill Aktif]|-...


"Lanjut" teriak guru itu.


Kini banyak orang yang satu persatu maju.


...-|[Lancer Angin]|-...


...-|[1 Skill Aktif]|-...


.....


...-|[Mage Air]|-...


...-|[1 Skill Aktif]|-...


...-|[2 Skill Pasif]|-...


.......(Skip).......


8 Menit berlalu dan kini giliran Cronew untuk maju.


Ia maju dan menaruh kertas yang ia ambil ke kristal sihir itu.


...-|[Magic Swordman Angin]|-...


...-|[4 Skill Aktif]|-...


...-|[3 Skill Pasif]|-...


"Luar biasa ia punya 7 Skill" ucap sang guru.


Banyak sekali siswa yang terkejut dan terheran-heran dengan skill yang dimiliki olehnya.


Ia pun kembali ke barisannya.


"Hebat sekali Cronew-san" ucapku.


"Bukankah sudah kubilang pangil aku Cronew saja" balasnya.

__ADS_1


"Ah.... aku lupa lagi"


"Baiklah kalau begitu aku maju dulu yah" ucapku sambil berjalan ke kristal itu.


Setelah mengambil kertas aku menuju ke kristal dan menaruh kertas yang tadi kuambil.


Kertas itu bersinar tipis dan ganti kristal di depanku yang menyala dengan terang.


...-|[Magic Swordman Es]|-...


...-|[5 Skill Aktif]|-...


...-|[4 Skill Pasif]|-...


"A-Apa 9 skill dan juga itu elemen es" ucap guru dengan terkejut.


"Luar biasa hebat..."


"Siapa wanita cantik itu ia sangat hebat" lanjutnya.


Semua murid yang ada disana terkejut karena skill yang kkumiliki begitu juga Cronew dan Hisagi mulai berbicara tentang ku, aku tidak mempedulikan itu dan langsung kembali ke barisanku sambil membawa kertas sihir yang tadinya kosong kini berisi class dan jumlah skill ku.


Hm, dari awal ini memang tujuan ku, 10 tahun yang kulalui bukan dengan candaan tapi dengan keseriusan.


...[Halah memangnya siapa yang merengek saat aku kasih tugas dulu]...


'Um... lupakan masa lalu'


'Tapi kalau dipikir-pikir sudah sangat lama yah sejak terakhir kalinya kamu menyentilku'


...[..... Apakah anda ingin saya sentil?]...


'..... tidak lupakan... untuk saat ini perlihatkan poin dan skill yang kumiliki'


...[Baiklah]...


...Poin : 240.000...


..._____________________...


...-Skill-...


...-Teknik Pedang[D+].Pasif Skill....


...- Regenerasi Stamina[C].Pasif Skill....


...-Perkuat Tubuh[C-].Pasif Skill....


...-Percepat Tubuh[C-].Pasif Skill....


...-Kontrol Es[C].Aktif Skill....


...-Panah Es[C+]. Aktif Skill....


...-Pembekuan[C+]. Aktif Skill....


...-Langkah Es[C-].Aktif Skill....


...-Hawa Dingin[C-].Aktif Skill....


...____________________...


Fufu, Skill ku kini lebih banyak dan poin yang ku peroleh juga sudah banyak.


"Kau sangat hebat seklai yuki" ucap Cronew dengan mata ber binar binar.


"Eh, begitu kah... Terima kasih" jawabku sambil tersenyum lembut.


"kini giliranmu yah Hisagi" tanyaku.


"Begitu lah, aku duluan yah" ucapnya.


Kini ia mengambil kertas dan menempelya di kristal itu.


...-|[Magic Swordman Angin]|-...


...-|[4 Skill Aktif]|-...


...-|[4 Skill Pasif]|-...


"He-hebat" ucapku dengan terkagum-kagum.


Banyak yang kebingungan dan bertanya tanya begitu juga dengan guru yang terkejut melihat itu.


Kini ia kembali ke sampingku dan Bertanya padaku.


"Bagaimana" tanyanya.


"Luar biasa sekali" jawabku dengan ekspresi kagum.


"Hm..." ucapnya.


Kini ia tersenyum kepadaku dan mukaku cuma bisa sedikit memerah melihat itu.


'Manisnya' batin Hisagi.


...


30 Menit telah berlalu dan kini sudah giliran barisan ke 4.


"Lanjut" teriak Guru.


"...."


"Oy, apakah tidak ada yang mau maju" teriaknya.


"Nomer 99"


Semua peserta bingung dan mencari cari nomer 99.


"Siapa nomer 99" teriaknya.


Tunggu bukankah nomer 99 ini nomernya Yuu.


"Saya sudah ada disini" ucap seorang pria dengan rambut hitam dan mata biru.


"Eh..." ucap kebanyakan orang bahkan guru juga begitu.



"Tunggu siapa dia bukankah dia sangat taman" teriak seorang gadis yang sangat keras.


"Kyaaa, tampan sekali" teriak gadis kedua.


"Apa-apaan sekolah ini tadi ada Gadis Cuantikkkk Buangettt dan sekarang ada Cowok Guanntenggg Buangettt" ucap seorang pria.


"S-siapa kamu kenapa aku tidak merasakan kehadiranmu" tanya guru itu.


"Nomer 99 Yuu Hinamura" ucapnya.


'Buset bukankah Yuu itu tampan banget' batinku.


[I-iya saya tidak menyangka bahwa Yuu setampan ini]


Aku sama sekali tidak pernah mengetahui bagaimana wajah asli yuu walaupun dengan ingatannya.


'Dan juga aku tidak bisa merasakan keberadaan nya, apakah skill stealth yang kumiliki dulu sekuat ini?'


'Bahkan guru itu juga'


"Baiklah lakukan test itu" ucap sang guru.


Kini ia mendekati kristal itu dengan membawa sebuah kertas dan menempelkan nya di kristal itu.


Diriku dimasa depan(Yuu) merupakan perwujudan orang berbakat sesungguhnya.


Memang status ku hebat, tapi jujur saja status yang ia miliki bahkan lebih gila dari pada punyaku.


Cahaya keluar dari kristal itu dan muncul tulisan berwarna hitam pekat.


...-|[Magic Swordman Kegelapan]|-...


...-|[5 Skill Aktif]|-...


...-|[5 Skill Pasif]|-...


"A-Apa m-mustahil, 10 skill dan elemen kegelapan" teriak guru yang terkejut...


"Bagaimana mungkin" ucap seorang murid.


"Mustahil"


"4 orang dengan skill yang lebih dari 5"


"Apakah ini keajaiban"


"Hmm..... Mereka berempat sangat menarik" ucap sang Guru.


Sedangkan Yuu mengabaikan orang-orang dan kembali ke barisannya lagi.

__ADS_1


'Berisik,aku ingin ketenangan' batin Yuu.


......................


__ADS_2