
Dalam keadaan koma, roh Kayla berdiri di antara mereka, dia melihat raganya yang tak berdaya lalu Kayla menangis saat melihat mamanya yang sedang menangis.
“Ma, jangan menangis. Kayla sayang mama.” Ucap Kayla sedih sambil berusaha memeluk mamanya tapi tidak bisa, lalu Kayla menangis.
Kemudian Kayla mendekati Nita dan berusaha menyentuh sahabatnya itu namun tetap tidak bisa karena Kayla tidak bisa menyentuh mereka dan mereka tidak bisa mendengar suaranya.
Setelah beberapa jam berlalu, Nita dan Egi pamit pulang.
“Tante, kami pulang dulu ya. Tante yang kuat ya.” Lalu Nita memeluk Renna dan Egi menjabat tangan Renna.
Renna memandangi Kayla lalu kembali menangis. Renna pergi ke musolah yang ada di rumah sakit tersebut lalu Renna sholat dan berdoa untuk Kayla. Ketika Kayla melihat mamanya mendoakannya, Kayla kembali bersemangat dan rasa sedih yang dia rasakan tadi hilang.
Roh Kayla pergi menemui Nita ke rumahnya dan kebetulan Nita dan Egi telah tiba di rumah mereka. Kayla berusaha menyentuh Nita tetapi tetap belum bisa. Kayla berusaha menenangkan hatinya sendiri dan konsentrasi dengan kelebihannya yang tidak semua orang memilikinya tetapi masih belum bisa.
Nita dan Egi masuk ke dalam kamarnya. Ketika Nita hendak mandi Nita melihat tulisan di cermin. Nita kaget melihat tulisan yang terdapat di cermin.
"TOLONG AKU!
TOLONG AMBILKAN PONSELKU DAN NITA YANG PEGANG AGAR AKU TETAP BISA BERHUBUNGAN DENGAN KEVIN."
"Sayang, cepatan kesini. Ada tulisan di cermin." Nita memanggil Egi
"Ada apa Sayang?" tanya Egi penasaran.
"Lihat! Ada tulisan di cermin." Kata Nita sambil menunjuk ke arah cermin.
Egi melihat ke arah cermin. “Kayla, apakah itu kamu?” tanya Egi dengan sedikit rasa takut.
"IYA." Kayla kembali menulisnya di cermin.
“AKU BERADA DI HADAPAN KALIAN.”
Egi terkejut dengan apa yang dia lihat. Tiba-tiba odol bergerak sendiri dan ada tulisan di cermin tetapi rasa takutnya hilang setelah Egi percaya kalau yang melakukannya adalah roh Kayla.
"TOLONG AMBILKAN KERTAS DAN PULPEN!" Kayla kembali menulis di cermin.
Nita mengambil kertas dan pulpen lalu meletakkannya di dekat washtaffel.
“Kayla, maafin aku dan Egi ya karena kami sebagai sahabatmu nggak pernah mengunjungimu lagi.” Nita menangis.
“Nggak apa-apa kok. Semua yang telah terjadi bukan kesalahan kalian tapi aku yang kurang berhati-hati.” Kayla menulisnya di atas kertas.
“Aku butuh bantuan kalian. Apakah kalian mau membantuku?” Kayla kembali menulis.
“Ya Kayla, kami pasti membantumu. Apa yang bisa kami lakukan untuk membantumu?" kata Nita.
“Aku mohon tolong jagain mamaku ya dan tolong bantu aku agar aku bisa terus berkomunikasi dengan Kevin karena aku enggak mau kehilangan orang yang sangat ku cintai tuk kedua kalinya.” tulis Kayla di kertas.
“Iya Kayla, kami pasti terus jagain ibu dan aku mau menjadi perantaraan kamu dengan Kevin." kata Nita.
“Bisakah kalau malam ini kalian kembali ke rumah sakit untuk mengambil tasku? Nanti bilang ke mamaku kalau aku yang suruh. Aku akan berusaha buat mamaku percaya.' tulis Kayla.
“Oke..." kata Nita.
“Iya, aku dan Nita akan menolongmu. Kami akan kembali ke rumah sakit dan mengambil tasmu.” jawab Egi.
“Baiklah, terima kasih ya.” tulis Kayla.
Egi dan Nita melajukan kendaraannya ke rumah sakit tempat Kayla sedang koma. Kayla mengikuti mereka ke rumah sakit.
Setelah sampai di rumah sakit Nita dan Egi langsung menuju ruang ICU lalu mencari Renna sedangkan Kayla mengikuti mereka. Nita melihat Renna ada di dalam kamar kemudian Nita masuk dan menghampiri Renna.
Nita menggenggam tangan Renna "Bu, roh Kayla berada di dekat kita dan saat ini dia butuh bantuan kita, tadi dia mengatakannya lewat tulisan." lalu memperlihatkan kertas yang ada tulisan Kayla.
“Mama, ini aku, Kayla. Apakah mama percaya?” Kayla menulis kembali di kertas yang Nita bawa.
Renna terkejut sama seperti pertama kali yang dialami Egi.
“Mama, percayalah ini aku, Kayla anak Mama.”
“Untuk saat ini aku belum bisa menampakkan diriku, Mama belum bisa mendengar suaraku dan aku belum bisa menyentuh Mama tapi aku yakin aku pasti bisa. Tolong doain aku ya, Mama.” tulis Kayla.
“Iya Sayang, mama sudah percaya kalau kamu masih ada. Apa yang harus mama lakukan agar kamu bisa sadar?” tanya Renna sesekali menangis.
Lalu Kayla menceritakan semuanya termasuk tentang Kevin. Renna baru mengetahui ternyata Kayla bisa berubah seperti dulu dikarenakan Kevin, cowok yang mampu meluluhkan hati Kayla dan mengembalikan keceriaan Kayla
__ADS_1
“Ma, tolong berikan ponsel Kayla kepada Nita agar aku bisa terus berhubungan dengan Kevin. Nita dan Egi akan menjaga mama selama aku dalam keadaan koma."
“Iya, Sayang.” ucap Renna. Lalu Renna mengambil ponsel Kayla dari dalam tasnya dan memberikannya kepada Nita.
Nita dan Renna keluar dari dalam kamar lalu menghampiri Egi.
“Nak Egi, maaf ya sudah merepotkan.” kata Renna.
“Enggak apa-apa kok, Bu. Kebetulan saya bekerja di rumah sakit ini jadi saya bisa setiap hari mengecek keadaan Kayla."
“Ya, nak Egi. Terima kasih.”
"Kami pulang dulu ya, Bu." kata Nita lalu mereka pergi.
Di perjalanan Kayla meminta tolong Nita memeriksa ponselnya karena dia tahu kalau Kevin mengirimnya pesan dan meminta tolong Nita untuk membalas pesannya.
Selama di perjalanan Nita chat dengan Kevin sebagai Kayla dan Kayla yang memberikan kata-kata balasannya. Akhir dari chatnya, Kayla mengucapkan selamat malam untuk Kevin.
chat dari pesan
“Gut nite, Sayang. I love you."
“Met malam juga." Balas Kevin. Selesai chat dengan Kevin dengan perantaraan Nita, Kayla menulis di kertas "Maaf ya, Egi."
“Mengapa kamu minta maaf?” tanya Egi.
“Karena aku pasti selalu meminjam Nita untuk membalas chat Kevin.” tulis Kayla.
“Enggak apa-apa kok.”
“Nita, aku juga minta maaf denganmu karena aku pasti akan selalu merepotkanmu.” tulis Kayla
“Enggak apa-apa kok, aku senang bisa membantumu.” kata Nita.
Akhirnya mereka tiba di rumah mereka.
*****
Pagi harinya, Kayla mengirim pesan ke ponsel Kevin dengan perantaraan Nita.
chat dari pesan.
"Terima kasih. Kamu juga baik-baik disana." Balas Kevin.
Setelah seminggu berlalu Kevin menanyakan sesuatu di chatnya karena dia merasa ada yang aneh terhadap Kayla.
chat dari pesan.
“Kayla, aku kok merasa ada yang aneh dengan kamu. Aku rasakan ada sesuatu yang terjadi dengan kamu, apakah kamu sedang sakit?”
“Iya, aku sedang sakit. Kok sayang bisa tahu sih?”
“Kita Khan sudah sehati. Hehehe.... Semoga kamu cepat sembuh ya dan tetap semangat. Aku akan selalu menemanimu.”
"Terima kasih, Sayang.”
"Sama-sama."
Nita mengakhiri chatnya dengan Kevin atas permintaan Kayla.
Nita dan Kayla pergi ke rumah sakit untuk melihat dan membawakan makanan untuk Renna. Mereka menghampiri Renna.
"Ma, Nita membawa makanan, Mama makan dulu ya dan istirahat biar aku dan Nita yang menjaga." tulis Kayla.
Lalu Renna makan kemudian dia tidur untuk beberapa jam. Renna terbangun setelah merasa puas tidurnya, Renna pergi ke musolah. Nita dan Kayla berpamitan pulang setelah Renna kembali ke kamar tempat Kayla dirawat.
“Maaf Ma, aku enggak bisa menemani mama di sini karena aku harus mengikuti Nita. Mama jaga kesehatan ya dan tolong terus doain Kayla ya, Ma.” tulis Kayla.
“Iya, Sayang. Mama pasti selalu mendoakan kamu, Nak.” ucap Renna.
"Tante, aku pulang dulu ya." Nita pamit lalu mengambil kertas dan pulpen yang biasa Kayla gunakan untuk berkomunikasi.
“Iya, Nita. Terima kasih. Hati-hati di jalan ya.”
“Iya Bu. Terima kasih, Bu.”
__ADS_1
Biasanya Kayla tidak pernah chat Kevin di sore hari karena dia tahu Kevin selalu sibuk tapi hari ini Kayla merasa sedih dan dia chat Kevin dan kebetulan Nita sedang santai di rumahnya. Tanpa Kayla sadari Kevin membalas chat Kayla.
chat dari aplikasi pesan.
“Sore Sayang. Lagi sibukkah? Maaf kalau aku chat Sayang.”
“Enggak apa-apa kok, tenang saja.”
“Memangnya Sayang enggak lagi sibuk?”
“Santai saja. Kamu mau cerita apa? Aku akan temani kamu chat karena aku tahu kalau kami lagi sedih.”
“Aku enggak lagi sedih kok.” Kayla berbohong. Kayla takut keceplosan kalau dia bercerita karena dia tidak mau Kevin tahu keadaannya yang sebenarnya saat ini.
“Ya sudah, kalau kamu enggak mau cerita. Yang penting kamu harus tetap semangat di sana ya.”
“Iya, Sayang. Terima kasih.”
“Sayang...”
“Iya..." Balas Kevin.
“Kisah kita ini memang terjadi di dunia maya atau sekedar khayalan tapi cinta yang ku rasakan nyata untuk Sayang. Aku mohon jangan pernah tinggalkan aku.”
“Aku enggak tinggalkan kamu tapi aku akan selalu temani kamu dan memberikan kamu suport yang penting kamu bahagia.”
“Terima kasih ya, Sayang.”
“Iya, sama-sama. Kamu harus perbanyak teman dan kegiatan di luar biar kamu enggak kesepian dan menemukan seseorang yang mencintai kamu.”
“Aku enggak mau mencari seseorang yang mencintaiku karena hatiku telah menemukan kamu, aku benar-benar mencintai kamu dan terserah Sayang mau menilai aku apa.”
“Itu terserah kamu dan terima kasih sudah mencintaiku. Maafkan aku yang belum bisa jatuh cinta padamu.”
“Enggak apa-apa. Aku yakin suatu saat aku bisa buat Sayang mencintaiku.”
"Ya sudah, terserah kamu.”
“Sayang, aku peluk boleh ya?”
“Iya, aku peluk.”
“Aku berharap rasa nyaman dan damai yang aku rasakan enggak akan pernah berakhir.”
“Ya, aku akan berusaha untuk terus bisa memelukmu karena aku ingin kamu bahagia.”
“Terima kasih, Sayang.”
“Iya, sama-sama. Sudah dulu ya karena aku masih ada kerjaan. Besok kita sambung lagi ceritanya.”
“Iya. Sayang hati-hati dan baik-baik di sana ya.”
“Kamu juga baik-baik di sana.”
*****
Sebulan berlalu Kayla tetap menggunakan Nita sebagai perantaraannya agar tetap bisa berhubungan dengan Kevin. Kayla terus berusaha mengasah apa yang dia miliki hingga suatu hari Kayla mampu memperlihatkan dirinya kepada Renna, Nita dan Egi, Kayla juga mampu menyentuh mereka dan mereka bisa mendengarkan suara Kayla.
Suatu hari, Kayla merasakan akan terjadi sesuatu terhadap hubungannya dengan Kevin. Kayla menanyakan alamat tempat tinggal Kevin dan Kayla chat sendiri tanpa perantaraan Nita lagi karena dia sudah bisa menyentuh dan memegang benda.
chat dari aplikasi pesan.
“Sayang, aku boleh tahu Sayang tinggal di mana biar nanti kalau aku kangen aku bisa langsung ke sana.”
“Aku tinggal di kota M. Aku kost dan orang tua serta saudara-saudaraku tinggal di kota S. Aku anak ketiga dari enam bersaudara. Aku sengaja kost karena aku ingin hidup mandiri. Kalau kamu sedih dan ingin bertemu biar aku yang mencarimu.”
“Ya sudah, aku minta foto Sayang saja tapi yang terbaru ya.”
“Aku nggak biasa foto tapi untuk kamu aku akan foto.”
Beberapa menit kemudian Kayla menerima pesan yang ternyata foto terbaru Kevin.
“Sudah aku kirim fotoku, maaf ya jelek.hehehe...”
“Cakep kok, aku suka. Terima kasih ya, Sayang.”
__ADS_1
“Sama-sama”
Kayla menyimpan foto Kevin lalu mencium foto Kevin.