
"Kevin, mengapa kamu menolakku? Aku sangat menginginkanmu, malam ini kamu harus menjadi milikku." kata Silvi sambil terus berjalan mendekati Kevin.
"Silvi, sadarlah. Aku tidak mencintaimu, maafkan aku yang telah mengecewakanmu." kata Kevin tetap waspada.
"Kamu yang harus sadar, Kevin. Kayla yang sekarang ada di dekatmu hanyalah roh, mungkin dia nggak akan kembali lagi ke tubuhnya karena Zita pasti akan membunuhnya. Lihatlah aku, manusia yang sempurna dan sangat pantas menjadi pendampingmu." Silvi terus berjalan mendekati Kevin sambil tertawa.
Tiba-tiba Silvi langsung bergerak cepat menghampiri Kevin namun Kayla berhasil menghalangi Silvi. Kayla terus berusaha menghalangi Silvi. Mendengar perkataan Silvi, logika Kevin mulai merasuki hati Kevin.
"Jika benar apa yang dikatakan Silvi, aku nggak akan pernah bertemu dan bisa melihat Kayla dan selamanya aku hidup dalam khayalan." Logika hampir mengusai hati Kevin.
"Nggak, itu nggak benar. Buktinya aku bisa mendengar suara Kayla nyata dan aku pasti bisa melihatnya juga nyata." Kevin berusaha menepis logikanya.
Kayla merasakan apa yang dirasakan Kevin. Kayla semakin berusaha menjauhkan Silvi dari Kevin dan Kayla berhasil memukul Silvi hingga tubuh Silvi terdorong beberapa meter dari Kevin. Kayla mengambil kesempatan itu untuk fokus pada kekuatannya agar Kevin bisa melihat dirinya.
"Sayang, pejamkan matamu lalu bayangkan wajahku" kata Kayla lalu menyentuh kedua mata Kevin.
Kevin mengikuti apa yang Kayla katakan.
"Sayang, sekarang buka mata kamu."
Kevin membuka kedua matanya perlahan dan Kevin terkejut saat tiba-tiba dia bisa melihat Kayla meski dia tidak bisa menyentuhnya namun Kayla bisa menyentuh Kevin. Kayla menatap lekat wajah Kevin lalu menyentuh wajahnya.
"Sayang, aku mencintaimu dan cintaku nyata untukmu. Jika ada terjadi sesuatu padaku ingatlah bahwa aku selamanya mencintaimu." ucap Kayla lalu tersenyum.
__ADS_1
Kevin pun menatap lekat wajah Kayla namun dia tidak bisa menyentuhnya, ingin rasanya dia memeluk Kayla seperti biasa dia lakukan di saat chat.
"Aku juga mencintaimu, Kayla. Dan aku pun mulai merasakan itu nyata." kata Kevin di dalam hatinya.
*****
Silvi kembali berusaha mendekati Kevin dan sekarang dia terlihat berbeda, tatapan matanya tajam dan ganas. Silvi terus berusaha memberikan cairan itu kepada Kevin dan Kayla terus menghalanginya.
Dukun itu melihat Silvi "aku harus membantu Silvi, dia kewalahan menghadapi wanita itu."
Sebelum dukun itu bertindak, Kevin langsung mendorong Silvi hingga terjatuh. Botol yang dipegang Silvi juga terjatuh dan pecah namun masih ada sebagian cairannya yang tersisa. Hal itu membuat Silvi dan dukun itu sangat marah. Silvi mengambil cairan yang tersisa dari pecahan botol itu dan memasukkannya ke dalam mulutnya tetapi tidak menelannya.
Dukun itupun berubah menjadi seorang nenek renta yang memiliki rambut putih yang panjang dan wajah yang sangat menyeramkan yang mampu membuat bulu kuduk merinding, gemetaran dan keringat dingin. Pak supir yang melihatnya merasakan demikian.
Dukun itu tertawa, suara tertawanya menggelegar sangat mengerikan dan sempat membuat jantung Kevin terasa mau copot dan membuat Kevin ketakutan. Kayla dapat merasakan ketakutan yang dirasakan Kevin.
"Sayang, jangan takut. Berdoalah dan serahkan segalanya kepada Tuhan dan percayalah kepada kekuatan cinta sejati." ucap Kayla memberi Kevin semangat.
Lalu Kayla menggenggam tangan Kevin dan Kevin merasakan genggaman tangan Kayla. Itu cukup membantu Kevin membuang rasa takutnya.
Silvi mulai menyerang Kevin dengan membabi buta dan itu membuat Kevin kewalahan. Kayla masih mampu menghadapi dukun itu namun ketika Kayla melihat Kevin terjatuh karena terkena pukulan Silvi, Kayla langsung berlari menghampiri Kevin. Kayla sudah tidak memperdulikan keselamatannya, dia lebih memilih menyelamatkan Kevin. Silvi hendak memasukkan cairan yang ada di dalam mulutnya ke dalam mulut Kevin, Kayla langsung menyerang Silvi sehingga menyebabkan Silvi terjatuh dan memuntahkan semua carian yang ada di dalam mulutnya. Kayla menggunakan kesempatan itu untuk mengeluarkan roh jahat yang merasuki Silvi dan Silvi pun pingsan.
Kayla berdiri hendak menolong Kevin tetapi dukun itu menyerang Kayla dengan menusukkan kristal ke arah jantung Kayla namun meleset, kristal itu tertancap di lengan Kayla. Kevin melihat hal itu hatinya merasakan sakit dan tanpa sadar dia meneteskan air mata. Hatinya tidak ingin kehilangan Kayla dan Kayla merasakannya.
__ADS_1
"Sayang, jangan menangis. Berdoalah dan percayalah bahwa kekuatan doa melalui cinta sejati akan menolong kita." kata Kayla sambil menahan sakit dan memegang lengannya yang tertusuk kristal.
Dukun itu tertawa melengking membuat telinga sakit. Mendengar suara tertawa dukun itu, pak supir semakin cepat mengucapkan doanya dan rasa takut yang dia rasakan semakin menjadi ketika dia melihat dukun itu terbang dengan cepat dan memegang sebuah benda yang ujungnya runcing dan hendak dia tusukkan entah ke arah siapa karena dia terbang bukan ke arah Kevin dan hanya Kevin yang ada di sana sedangkan Silvi masih dalam keadaan pingsan. Lalu dia melihat benda itu melayang di udara tidak jauh dari Kevin. Melihat hal itu, pak supir semakin takut dan kembali bersembunyi dan menundukkan kepalanya.
"Ya Tuhan, ku mohon lindungilah kami. Lindungilah Kayla, aku nggak mau kehilangan dia." doa Kevin. Hati Kevin sangat terpukul melihat Kayla terluka dan seorang diri menghadapi dukun itu sedangkan dia dalam keadaan lemah karena terkena pukulan dari Silvi.
Kayla mencabut kristal yang tertancap di lengannya dan memegang kristal tersebut karena dia akan menggunakan kristal itu sebagai senjatanya melawan dukun itu. Kayla merasakan sakit namun dia kembali bangkit karena cinta sejati yang dia rasakan untuk Kevin tulus adanya sehingga dia mampu terus bertahan dan berjuang melawan dukun itu.
Disaat dukun itu terkena pukulan Kayla, seketika dukun itu pun berubah menjadi lebih mengerikan karena yang baru terjadi padanya menyebabkan dia murka. Matanya membesar dengan tatapan yang sangat tajam, mulutnya pun membesar dengan gigi taring dan jari-jarinya ditumbuhi kuku-kuku hitam yang panjang dan runcing. Melihat hal itu Kevin berusaha untuk bangkit membantu Kayla tapi dia tidak mampu untuk berdiri dan dia kembali terjatuh.
Dukun itu hendak menyerang Kevin karena dia tahu kelemahan Kayla ada pada diri Kevin. Kayla mengetahui rencana dukun itu sehingga Kayla melesat dengan cepat melindungi Kevin. Dia memeluk Kevin dan tidak sempat menghindar. Kayla terkena pukulan dukun itu, Kayla berusaha bertahan agar tubuh Kevin tidak terpental karena pukulan dukun itu.
"Sayang, maafkan aku karena aku nggak bisa menolong mu." Kevin menangis melihat Kayla kesakitan dan terluka tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa.
"Sayang, jangan menagis. Kuatkan hatimu dan aku pasti akan baik-baik saja." kata Kayla sambil mengusap air mata Kevin lalu tersenyum. Kayla mencium kening Kevin dan Kevin merasakan sentuhan bibir Kayla di keningnya.
"Iya, Sayang. Maafkan aku yang nggak bisa membantumu." kata Kevin pelan. Kayla tersenyum.
Sementara dukun itu terus tertawa melengking melihat Kayla yang terluka. Kemudian dukun itu kembali menyerang Kevin dan Kayla dengan ilmu hitamnya namun tanpa di sadarinya ternyata Kayla sudah bersiap akan menyerangnya.
Disaat dukun itu semakin mendekat dan hendak menyerang, Kayla dengan cepat menusukkan kristal itu ke arah jantung dukun itu. Kristal itupun tertancap di dada dukun itu dan seketika dukun itu terjatuh dan tidak sadarkan diri.
*****
__ADS_1