
"Karena aku belum bisa membuka hati untuk Kakak sedangkan Kakak berulang kali menolongku," jawab Putri dengan mata berkaca-kaca.
Tes
Tes
Tidak berapa lama Putri mengeluarkan air matanya, di sisi lain Putri merasa trauma tapi di sisi lainnya lagi Putri banyak merasakan hutang budi karena Leo sangat baik dan menolongnya dari cengkraman Vincent dan hampir dirinya kehilangan nyawanya.
"Sstttttt.... sudah jangan menangis, Kakak akan menunggu dirimu sampai kamu benar-benar siap membuka hatimu untuk Kakak," ucap Leo sambil menghapus air mata dengan menggunakan ke dua ibu jarinya yang membasahi pipi mulus Putri.
"Bolehkah aku memelukmu Kak?" tanya Putri penuh harap.
"Tentu saja boleh," jawab Leo tanpa banyak bertanya sambil turun dari kursi kemudian berdiri dekat ranjang Putri.
Grep
Putri berusaha bangun dengan di bantu oleh Leo kemudian memeluk tubuh atletis Leo. Putri dan Leo merasa nyaman ketika mereka berpelukan hingga beberapa saat Putri melepaskan pelukannya.
"Terima kasih banyak Kak, kehadiran Kakak membuat hatiku tidak terlalu sedih. Berkat Kakak aku terlepas dari pria itu dan merasa terlindungi dan berkat Kakak juga nyawaku selamat," ucap Putri.
"Alangkah bahagianya jika seandainya seorang wanita menjadi kekasih Kakak," sambung Putri.
"Alangkah bahagianya Kakak jika kamu menjadi kekasih Kakak," ucap Leo.
"Maaf Kak, aku masih trauma. Jika seandainya Kakak menemukan gadis yang lebih baik dariku aku tidak akan marah," ucap Putri.
("Kenapa hatiku sakit ketika mengatakan ini ya?" tanya Putri dalam hati).
__ADS_1
"Kakak akan menunggumu dengan sabar sampai rasa trauma mu hilang," ucap Leo.
Putri hanya tersenyum membuat Leo membalas senyuman Putri kemudian Leo mengambil mangkok yang berisi bubur kemudian membuka plastik wrap yang menutupi mangkok tersebut.
"Sekarang kamu makan," ucap Leo sambil menyendok kan bubur dengan menggunakan sendok.
"Biar Putri makan sendiri Kak," ucap Putri.
"Tanganmu sedang di infus jadi lebih baik Kakak yang menyuapi dirimu," ucap Leo.
"Buka mulutnya," ucap Leo.
Putri dengan patuh membuka mulutnya kemudian Leo mulai menyuapi Putri dengan telaten hingga tidak membutuhkan waktu lama Putri selesai makan dan minum.
"Kakak tidak makan?" tanya Putri.
"Sekarang tidur, Kakak akan menemanimu," ucap Leo sambil merapikan selimutnya.
"Iya Kak, Kakak tidur di mana?" tanya Putri.
"Kalau boleh di sebelah ranjang mu karena tubuh Kakak pegel banget," jawab Leo modus dengan berpura - pura memijat tangannya.
Putri menatap wajah tampan Leo yang terlihat sangat lelah membuat Putri tidak tega melihatnya terlebih dirinya berhutang . Putri menggeser kan tubuhnya ke arah samping agar Leo bisa tidur.
"Tidurlah di sebelah ku Kak," ucap Putri.
"Benarkah?" tanya Leo yang tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.
__ADS_1
Putri hanya menganggukkan kepalanya membuat Leo tersenyum bahagia. Leo berbaring di ranjang di sebelah Putri, rasa lelah di tubuh Leo membuat Leo memejamkan matanya dan tidak membutuhkan waktu lama Leo tidur dengan pulasnya.
("Aku yang tadinya mengantuk jadi hilang rasa kantuknya, padahal aku ingin tidur tapi tidak bisa," ucap Putri dalam hati).
Putri menatap wajah tampan Leo yang tidur dengan pulas kemudian Putri melihat hidungnya yang mancung, rahangnya yang mengeras, alis yang tebal, kulitnya yang putih dan bibirnya yang membuat siapa saja ingin mencium bibir Leo.
("Kenapa aku jadi ingin merasakan bibir Kak Leo? Sadar Putri, kamu jangan jadi wanita mu ra han," ucap Putri dalam hati pada dirinya sendiri).
("Lebih baik aku memejamkan mataku," ucap Putri dalam hati sambil memejamkan matanya).
Tidak membutuhkan waktu lama akhirnya Putri tidur dengan pulas dan tanpa mereka sadari yang awalnya tidur agak menjauh tiba-tiba Putri mendekati Leo kemudian memeluknya begitu pula dengan Leo.
Leo membalas pelukan Putri dan tidak berapa lama Putri merubah posisinya di mana Putri menyandarkan kepalanya di dada bidang Leo sambil memeluknya seakan takut Leo pergi meninggalkan dirinya.
Ceklek
Satu jam kemudian pintu ruang perawatan di buka oleh seseorang dengan perlahan. Orang tersebut sangat terkejut ketika melihat Putri tidur bersama seorang pria sambil memeluk Leo seperti pasangan suami istri.
Sambil menahan amarahnya pria tersebut pergi meninggalkan ruang perawatan sedangkan Leo dan Putri masih tidur dengan pulasnya.
"Kenapa kembali lagi?" tanya seorang wanita dengan wajah terkejut.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :
__ADS_1