Cinta Pertama Sang Mafia Psycopath

Cinta Pertama Sang Mafia Psycopath
Dokter Cantik


__ADS_3

Putri menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap ke dua orang tuanya yang sangat di sayangi secara bergantian kemudian berlanjut menatap ke arah Leo.


"Jujur ada perasaan yang tidak tahu itu apa ketika Putri bersama Kak Leo tapi yang pasti Putri merasa nyaman dan terlindungi jika dekat dengan Kak Leo. Putri bukannya menolak Kak Leo hanya saja Putri hanya minta diberi waktu, mungkin seiring berjalannya waktu bersama dengan Kak Leo bisa membuat Putri jatuh cinta," jawab Putri menjelaskan.


"Kak Leo mengerti dan Kak Leo akan menunggu Putri dengan sabar," jawab Leo sambil tersenyum.


"Terima kasih Kak," jawab Putri.


"Terima kasih untuk apa?" tanya Leo.


"Terima kasih karena Kak Leo sabar menunggu Putri. Terima kasih sudah melindungi Putri dari pria itu dan terima kasih juga karena berkat Kak Leo racun di dalam tubuhku hilang," jawab Putri yang enggan menyebut namanya.


Leo hanya tersenyum mendengar ucapan Putri membuat Putri membalas senyuman Leo. Tidak berapa lama pintu ruang perawatan terbuka membuat semua orang yang ada di ruang perawatan menatap ke arah pintu.


Seorang perawat membuka pintu dengan lebar kemudian seorang dokter yang sangat cantik dan seksi masuk ke dalam ruang perawatan sambil tersenyum manis ke arah Leo sedangkan Leo hanya menatap dokter tersebut hanya sebentar kemudian langsung memalingkan wajahnya ke arah Putri.


"Selamat sore," ucap dokter cantik tersebut sambil tersenyum ke arah Leo walau Leo sama sekali tidak menatapnya.

__ADS_1


'Si*l, biasanya jika orang melihat wajah cantikku dan tubuh seksi ku matanya pasti melotot dan menatapku dengan tatapan lapar tapi ini sama sekali tidak memandang diriku. Apa riasan wajah ku ada yang kurang? Atau tubuhku kurang seksi? Besok aku akan ke salon dan mau operasi lagi biar bertambah cantik dan seksi,' sambung dokter tersebut dalam hati.


"Sore Dok," jawab Ibunya Putri dan Putri secara bersamaan.


Ayahnya Putri dan Leo hanya diam tanpa mengeluarkan suara sedikitpun kemudian dokter tersebut mulai memeriksa kondisi Putri dengan di bantu oleh perawat.


Dokter cantik tersebut sesekali menatap ke arah Leo namun Leo sama sekali tidak menatapnya sedangkan Putri yang melihat dokter cantik tersebut yang sering menatap Leo entah kenapa Putri tidak suka namun Putri diam saja.


"Dokter, kapan aku bisa pulang?" tanya Putri setelah selesai mengecek kondisi Putri.


"Besok sudah bisa pulang," jawab dokter cantik tersebut sambil matanya masih memandangi Leo.


"Maaf saya salah, maksud saya lusa baru bisa pulang," jawab dokter cantik tersebut.


'Jika gadis murahan ini pulang maka salah satu cucu pemilik rumah sakit ini tidak datang lagi kecuali ada salah satu anggota keluarga besar Alexander sakit sedangkan aku ingin mendekati cucu pemilik rumah sakit ini yang terkenal dengan kekayaannya jadi aku tidak perlu berkerja lagi," sambung dokter cantik tersebut dalam hati'


"Tapi aku tidak betah Dok jika terlalu lama di rumah sakit," ucap Putri bersikeras.

__ADS_1


'Aku tidak rela jika dokter cantik itu menggoda Kak Leo. Rasanya aku ingin menyolok matanya agar matanya tidak jelalatan menatap Kak Leo,' sambung Putri dalam hati.


"Hanya dua hari Nona, setelah itu Nona bisa pulang," ucap dokter cantik tersebut yang masih menatap ke arah Leo.


"Kamu dengar kan Putri apa kata dokter? Hanya dua hari kamu di rawat di rumah sakit." ucap Leo yang sejak tadi diam.


"Tapi Kak ...." ucap Putri terpotong oleh Leo.


"Kakak akan temani kamu sampai kamu pulang dan setelah itu kita bersiap untuk pergi ke luar negri," ucap Leo dengan nada lembut sambil mengusap rambut Putri dengan lembut.


Putri menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menganggukkan kepalanya tanda setuju sedangkan dokter cantik tersebut menggenggam ke dua tangannya dengan erat menahan amarahnya.


"Kalau begitu, saya mau periksa pasien lainnya," ucap dokter cantik tersebut.


"Baik Dok dan terima kasih," jawab Ibunya Putri dan Putri bersamaan lagi.


Dokter cantik tersebut pergi meninggalkan ruang perawatan tersebut sambil menahan amarahnya sedangkan Leo masih mengobrol dengan ke dua orang tua Putri dan Putri.

__ADS_1


'Aku akan cari cara agar Tuan Leo membenci wanita yang tidak tahu diri itu,' ucap dokter cantik tersebut dalam hati.


__ADS_2