Cinta Pertama Sang Mafia Psycopath

Cinta Pertama Sang Mafia Psycopath
Kebunku


__ADS_3

"Aku juga sebelah kanan." Jawab Putri sambil menunjuk ke arah rekan bisnisnya.


Grep


"Kebetulan sekali kita bersebelahan." Ucap Leo sambil tersenyum bahagia sambil memeluk pinggang Putri.


"Eh..." Ucap Putri terkejut.


"Bukankah kamu bilang kalau kita pura-pura menjadi pasangan kekasih?" Tanya Leo dengan mendekatkan wajahnya ke telinga Putri.


Deg


Jantung Putri berdetak kencang tapi Putri berusaha menetralkan jantungnya. Putri menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian membalas pelukan Putri sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang Leo.


Deg


Kini giliran jantung Leo yang berdetak kencang atas apa yang dilakukan oleh Putri membuat Leo berusaha menetralkan jantungnya.


Tanpa mereka ketahui dua pasang mata menatap Leo dan Putri dengan tatapan tajam sambil ke dua tangannya di genggam dengan erat.


'Aku harus berusaha memisahkan mereka berdua.' ucap pria tersebut.


'Dasar perempuan mu x ra x han, aku akan berusaha agar kalian tidak lagi bersama.' ucap wanita tersebut.


Tanpa sengaja Leo melihat dua orang tersebut yang menatap dirinya dan Putri dengan tatapan kebencian membuat Leo dengan sengaja mengecup kening Putri.

__ADS_1


Putri terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Leo tapi demi sandiwara supaya tidak terbongkar membuat Putri membiarkan apa yang dilakukan oleh Leo selama dianggapnya wajar. Leo melepaskan pelukannya begitu pula dengan Putri kemudian Leo menarik kursi agar Putri duduk.


cup


"Sayang, silahkan duduk." Ucap Leo sambil tersenyum manis kemudian mengecup pucuk kepala Putri.


"Terima kasih honey." Ucap Putri sambil duduk di kursi.


'Lain kali aku tidak mau bersandiwara seperti ini karena tidak baik untuk jantungku.' Sambung Putri dalam hati.


'Aduh Putri, jantung Kakak berdetak kencang lagi. Seandainya saja kamu kekasihku sungguh bahagianya diriku.' Ucap Leo dalam hati.


"Sama-sama Sayang, Honey mau ke sana ada meeting dengan klien." Ucap Leo sambil mengusap rambut Putri dengan lembut.


Putri mendongakkan kepalanya ke atas sambil tersenyum dan tanpa disadari oleh Putri, Leo dengan dengan sengaja mencium bibir Putri membuat Putri menatap tajam ke arah Leo.


"Honey." Ucap Putri dengan wajah kesal.


"Hehehehe ... bibirmu sangat manis sayang, bikin honey jadi ingin lagi dan lagi." Ucap Leo sambil tertawa kemudian menjilati bibirnya.


Selesai mengatakan hal itu Leo berjalan ke arah meja satunya dan duduk bersama sekretarisnya. Leo yang awalnya tersenyum bahagia karena bahagia bisa mengambil kesempatan dalam kesempitan mendadak wajahnya berubah datar dan dingin ketika menatap kliennya.


"Maaf Nona, boleh lihat dokumen kerja samanya?" Tanya sekretarisnya Leo.


"Ini dokumennya." Jawab gadis cantik tersebut namun lebih cantik Putri.

__ADS_1


Gadis cantik tersebut memberikan dokumen kerja samanya ke arah Leo tapi sekretaris nya Leo yang mengambil dokumen sesuai apa yang dikatakan Leo.


xxxxxxx Flash Back On xxxxxxx


"Kebunku, aku ikut meeting di Hotel Pusing Kepalaku." Ucap Leo ketika melihat sekretaris pribadinya berjalan ke arah lift.


"Baik Tuan." Jawab Kebunku sambil menekan tombol lift.


Ting


Pintu lift terbuka kemudian Kebunku mempersilahkan Leo untuk masuk ke dalam kotak persegi empat kemudian barulah dirinya masuk ke dalam.


"Kebunku, nanti ketika meeting bersama klien kamu yang berbicara dengan anak pemilik Perusahaan Emang Aku Pikirin termasuk menerima dokumen." Ucap Leo memberikan perintah ke Kebunku.


"Baik Tuan, apa ada yang lainnya?" Tanya Kebunku.


"Jika dia mengajak ngobrol kamu yang jawab kecuali jika dia bertanya tentang masalah pribadiku maka barulah aku yang menjawab." Jawab Leo.


"Baik Tuan." Jawab Kebunku dengan patuh.


xxxxxxx Flash Back On xxxxxxx


Gadis itu menahan amarahnya ketika sekretaris tersebut mengambil dokumen tersebut padahal dirinya memberikan ke Leo.


"Oh ya, siapa wanita itu? Apa kekasih Tuan?" Tanya gadis tersebut penasaran.

__ADS_1


__ADS_2