
"Tidak apa-apa santai saja, justru kami yang minta maaf karena sering merepotkan Nak Leo," ucap Ayahnya Putri merasa tidak enak hati.
"Tidak apa-apa Dad, justru Leo senang melakukannya," jawab Leo sambil tersenyum.
'Karena Leo bisa memeluk tubuh Putri dan jika ada kesempatan bisa mencium bibir Putri. Aduh Leo, kenapa kamu jadi mesum sih? sepertinya sejak aku melihat tubuh polos Putri membuat adik kecilku tegang dan pikiranku langsung mesum,' sambung Leo dalam hati).
Orang tuanya Leo hanya tersenyum kemudian Ibunya Putri mengeluarkan kotak makanan untuk Leo untuk diberikan ke Leo.
"Pasti Nak Leo belum makan, coba masakan Mommy," ucap Ibunya Putri sambil memberikan kotak makanan tersebut.
"Mommy tahu saja kalau Leo lapar," ucap Leo tanpa sungkan sambil menerima kotak makanan tersebut.
"Tahu dong, duduk di sofa biar Mommy yang menjaga Putri," ucap Ibu nya Putri.
"Baik Mom," jawab Leo sambil berjalan ke arah sofa.
"Sini duduk dekat Daddy," ucap Ayahnya Putri.
"Baik Dad," jawab Leo sambil duduk di sofa samping Ayahnya Putri untuk makan.
"Mom, Dad, Putri makan," ucap Leo.
"Silahkan," jawab ke tiganya dengan serempak.
__ADS_1
Leo berdoa terlebih dahulu setelah selesai berdoa barulah Leo mulai makan dan sebelum tidak luput dari tatapan ke dua orang tua Putri dan Putri karena biasanya orang lupa berdoa.
Selesai melihat Leo, Ibunya Putri berjalan ke arah ranjang kemudian duduk di kursi dekat ranjang di mana Putri sedang berbaring.
"Apa ada yang sakit sayang?" tanya Ibunya Putri.
"Sudah tidak ada Mom," jawab Putri yang sejak tadi melihat ke dua orang tuanya sangat senang dengan Leo.
'Aku sangat senang melihat ke dua orang tua ku tidak sedih lagi sejak kehadiran kak Leo, Terima kasih Kak Leo. Jika suatu saat nanti, rasa traumaku hilang maka pria yang aku temui dan aku cintai adalah Kak Leo,' sambung Putri dalam hati.
"Mommy," panggil Putri.
"Ya," jawab Ibunya.
"Kata kak Leo aku terkena racun, apakah racun ku sudah hilang?" tanya Putri yang masih penasaran apakah benar ada adegan ciuman bibir untuk meminum obat.
"Kamu harus banyak berterima kasih sama Nak Leo karena berkat Nak Leo Mommy dan Daddy masih hidup," sambung Ayahnya Leo sambil berjalan ke arah Putri.
"Maksud Daddy?" tanya Putri pura-pura tidak tahu.
"Apakah Nak Leo tidak cerita kalau Nak Leo mencium bibirmu untuk memberikan obat ke dalam mulutmu?" tanya Ayahnya Putri dengan vulgar.
"Uhuk... Uhuk... Uhuk ...."
__ADS_1
Putri dan Leo langsung terbatuk-batuk bersamaan membuat ke dua orang tuanya memberikan minuman ke Leo dan Putri.
"Nak Leo minum," ucap Ayahnya Putri.
"Terima kasih Dad," jawab Leo.
"Sama-sama, oh ya bagaimana rasanya mencium Putriku?" tanya Ayahnya Putri dengan usil.
"Uhuk... Uhuk... Uhuk ...."
Putri dan Leo kembali terbatuk-batuk bersamaan membuat ke dua orang tuanya tersenyum melihat ke duanya batuk bersamaan.
"Leo, kamu boleh mencium Putri tapi dengan dua syarat yaitu pertama tidak boleh lebih dari cium dan ke dua kamu benar-benar tulus mencintai putri kami," ucap Ayahnya Putri dengan tegas.
"Daddy, kan Putri dan Kak Leo belum berpacaran? Kenapa kami boleh berciuman?" tanya Putri dengan wajah di tekuk.
"Daddy, Leo tulus mencintai Putri dan mengenai belum berpacaran bagai mana kalau sekarang kita berpacaran dan menjadi pasangan kekasih?" tanya Leo sambil meletakkan kotak makanan karena dirinya sudah selesai makan dan minum.
"Bagaimana Putri, apakah kamu setuju?" tanya Ayahnya Putri yang menginginkan menantu seperti Leo.
"Putri, terima lah lalu kalian menikah karena mommy dan Daddy sangat menginginkan cucu," sambung Ibunya Putri penuh harap.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
__ADS_1
Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :