Cinta Pertama Sang Mafia Psycopath

Cinta Pertama Sang Mafia Psycopath
Kak Leo yang Membuatnya?


__ADS_3

"Tidak." Jawab Putri singkat sambil menarik tangannya namun tenaga Leo lebih kuat.


"Kak Leo sakit." Ucap Putri meringis.


"Maaf." Jawab Leo sambil melepaskan tangannya.


"Maaf apa yang tadi aku katakan sebenarnya berbohong." Ucap Leo.


Putri membalikkan badannya dan menatap ke arah mata Leo dan tidak ada kebohongan di matanya.


"Kenapa berbohong?" Tanya Putri.


"Karena Kakak hanya ingin menggoda calon istriku." Jawab Leo sambil senyum Pepsodent.


"Sejak kapan aku jadi calon istri Kak Leo?" tanya Putri.


"Sejak Kakak pertama kali kenal denganmu di hotel ketika kamu menabrak Kakak jantung Kakak berdebar kencang. Ketika kamu dinyatakan meninggal hidup Kakak hancur dan tidak ada semangat untuk hidup tapi keluarga Kakak selalu menasehati Kakak untuk tidak terpuruk akan kesedihan." Ucap Leo.


"Untuk melupakan kesedihan Kakak menyibukkan diri dengan cara berkerja dan berkerja." Sambung Leo.


"Putri hanya terdiam ketika Leo menceritakan tentang dirinya sedangkan Leo menyalakan mobilnya.

__ADS_1


"Kalau Kakak merindukanmu maka Kakak akan pergi ke tempat yang membuat Kakak merasa dekat denganmu." Ucap Leo.


"Tempat apa itu?" tanya Putri penasaran.


"Nanti kamu akan tahu." Ucap Leo sambil melirik sekilas ke arah Putri.


Putri hanya terdiam dan sekaligus bingung mau bicara apa hingga dirinya merasakan tempat yang sangat asing.


"Kita mau kemana?" Tanya Putri yang melihat kanan dan kiri dipenuhi banyak pohon.


"Seperti yang tadi aku bilang kamu akan tahu." Jawab Leo.


"Jika Kakak merindukanmu Kakak akan datang ke sini." Ucap Leo sambil masuk ke dalam mansion di mana dua bodyguard membuka pintu dengan lebar dengan diikuti oleh Putri.


"Memang di dalam mansion ini ada apa? Maksud ku apa hubungannya mansion ini dengan ku?" Tanya Putri yang masih bingung karena Leo tidak mengatakan apapun hanya nanti juga akan tahu.


Grep


"Ada hubungannya." Jawab Leo sambil menarik perlahan tangan Putri.


Mereka menaiki anak tangga satu demi satu hingga akhirnya mereka berhenti tepat di depan pintu.

__ADS_1


Ceklek


Leo membuka pintu kamar pribadinya yang hanya dirinya boleh masuk.


"Kamar ini tidak boleh dimasuki oleh siapapun termasuk para pelayan yang membersihkan mansion." Ucap Leo sambil masuk ke dalam kamar dengan diikuti oleh Putri.


"Kenapa aku boleh?" Tanya Putri sambil melihat sekeliling kamar pribadi milik Leo.


Karena ..." ucap Leo menggantungkan kalimatnya sambil berjalan ke arah meja dekat ranjangnya.


Leo menggeser lampu meja dan tidak berapa lama rak yang berisi buku-buku tiba-tiba bergeser ke arah samping hingga mereka melihat ruang rahasia di mana banyak foto-foto Putri dengan berbagai gaya, pakaian miliknya dan juga lemari pakaian serta barang-barang kesayangan Putri membuat Putri menutup mulutnya dengan menggunakan ke dua tangannya.


"Di ruangan ini Kakak merasakan kehadiranmu karena itulah tidak pernah aku ijinkan siapapun masuk ke dalam ruangan ini." Ucap Leo sambil berjalan ke arah ruangan tersebut.


Putri berjalan mengikuti langkah Leo dan melihat foto-foto dirinya yang sering di upload di media sosial.


"Foto-foto ini bukankah foto yang sering aku pasang di media sosial?" Tanya Putri.


"Tepat sekali, Kakak mencetak fotonya dan juga melukis serta membuat patung mirip denganmu." Ucap Leo sambil menunjuk ke arah lukisan dan patung yang sangat mirip dengan dirinya.


"Kak Leo yang membuatnya?" tanya Putri tidak percaya.

__ADS_1


__ADS_2