Cinta Sejati Mafia Dan Dewi Arumi

Cinta Sejati Mafia Dan Dewi Arumi
Vino


__ADS_3

'Aku merasa pria ini jahat tapi aku tidak bisa menggunakan sihir ku karena sihir ku di ambil oleh Tuan Boneka. Besok jika sihir ku kembali aku akan mencari identitas pria itu dengan menggunakan sihir ku.' Ucap Dewi Arumi.


"Apakah Nona berkerja di sini?" tanya pria itu.


"Benar Tuan." Jawab Dewi Arumi.


"Panggil aku Vino jangan panggil Tuan." Ucap Vino.


Dewi Arumi hanya menganggukkan kepalanya sambil berharap sampai di lantai yang di tuju.


"Aku membuka perusahaan baru dan membutuhkan banyak karyawan dengan gaji yang sangat besar. Maukah Nona bergabung di Perusahaan baru milikku?" Tanya Vino penuh harap.


"Maaf Vino, aku lebih betah berkerja di perusahaan ini." Jawab Dewi Arumi.


"Ini kartu namaku jika seandainya kamu berubah pikiran, kamu bisa menghubungi aku." Ucap Vino sambil mengambil dompet kemudian membukanya dan memberikan kartu nama ke arah Dewi Arumi.


"Baik." Jawab Dewi Arumi singkat sambil menerima kartu nama tersebut.


Ketika tangan mereka tidak sengaja bersentuhan Dewi Arumi merasakan hawa jahat di tubuh Vino tapi Dewi Arumi bersikap biasa saja.

__ADS_1


Ting


Pintu lift terbuka dan Dewi Arumi hanya tersenyum kemudian pergi meninggalkan Vino yang masih berdiri menatap kepergian Dewi Arumi.


'Tuan dia seorang Dewi, jika Tuan berhasil menjebaknya maka Tuan bisa menjadi orang yang kuat dan bisa menguasai dunia.' Bisik seseorang di telinganya namun orang tersebut tidak terlihat.


'Baik, semoga saja dia tertarik untuk berkerja dengan ku agar aku bisa menjebaknya.' Ucap Vino dalam hati.


'Sepertinya Dewi itu tahu kalau Tuan adalah jahat jadi Tuan mesti berhati-hati.' Ucap orang tersebut yang masih berbisik di telinganya.


'Tenang saja, aku akan mencelakai pemilik perusahaan ini agar Dewi itu berkerja denganku.' ucap Vino dalam hati sambil menekan tombol lift.


'Dewi Arumi, hati-hati Vino itu mempunyai roh jahat yang menempel di tubuhnya dan aku minta kamu berikan mantra sihir ke pemilik perusahaan agar tidak dicelakai.' Ucap Tuan Boneka.


'Bukankah ilmu sihir ku sudah Tuan ambil? Bagaimana aku bisa memberikan mantra sihir ke pemilik perusahaan? Lalu kenapa Vino ingin mencelakai pemilik perusahaan?' tanya Dewi Arumi dengan wajah bingung.


'Kalau yang ini pengecualian lain kali hanya empat kali kamu bisa menggunakan ilmu sihirmu. Vino melakukan itu karena ingin agar kamu berkerja dengan nya.' Jawab Tuan Boneka.


Dewi Arumi hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti hingga Dewi Arumi di panggil oleh sekretaris pemilik perusahaan.

__ADS_1


"Ada apa Alena?" Tanya sekretaris tersebut.


"Oh ini aku di panggil untuk menyerahkan dokumen laporan keuangan." Jawab Dewi Arumi sambil memperlihatkan map tersebut ke arah sekretaris.


"Baik, ikuti aku." Ucap sekretaris tersebut.


Mereka berdua berjalan ke arah pintu ruangan CEO, setelah di depan pintu sekretaris tersebut mengetuk pintu setelah dipersilahkan masuk.


Barulah sekretaris tersebut membuka pintu kemudian menundukkan kepalanya sebentar begitu pula dengan Dewi Arumi mengikuti apa yang dilakukan oleh Sekretaris tersebut.


"Maaf Tuan, ada Alena ingin memberikan laporan keuangan." Ucap sekretaris tersebut.


"Alena silahkan duduk." Ucap Marcellino Alionso Taylor.


"Baik Tuan Marcell." Jawab Dewi Arumi.


Dewi Arumi berjalan ke arah kursi dan duduk saling berhadapan hanya di batasi oleh meja sedangkan sekretaris tersebut menutup pintu dengan rapat.


"Maaf Tuan Marcel, ini dokumennya." Ucap Dewi Arumi sambil meletakkan dokumen tersebut di mejanya namun sebelumnya Dewi Arumi memberikan mantra sihir secara diam-diam ke dokumen tersebut.

__ADS_1


__ADS_2