Cinta Sejati Mafia Dan Dewi Arumi

Cinta Sejati Mafia Dan Dewi Arumi
Edward, Alona, Eden dan Agung


__ADS_3

"Betul sekali, Tante Delisa ingin meminta maaf pada kalian berdua." Jawab Alex.


"Bukankah Mommy Delisa sudah meninggal?" Tanya Edward penasaran begitu pula dengan Alona.


"Memang benar tapi Mommy Delisa menjadi arwah penasaran karena dulunya sering menyakiti kalian berdua dan juga orang lain." Jawab Alex.


"Paman Delon yaitu Daddy mu dan salah satu pelayan akibat kejahatan Mommy Delisa sudah memaafkannya. Kini Mommy Delisa datang ke sini untuk meminta maaf." sambung Dewi Arumi.


"Aku sudah memaafkannya begitu pula dengan suamiku." Ucap Alona yang tidak mempunyai rasa dendam sedikitpun.


"Kata siapa Kakak mau memaafkan semua kesalahan Mommy? Selama dua belas tahun aku berpisah denganmu dan juga dengan ke tiga anak kembarku." Ucap Edward sambil menahan amarahnya.


"Sayang, Mommy Delisa sudah menyadari kesalahannya dan sangat menderita di alam sana jadi maafkan semua kesalahan Mommy." Ucap Alona dengan nada lembut sambil menggenggam tangan suaminya.


"Tidak sayang, apakah sayangku tidak ingat di novel : Salah Ranjang Balas Dendam Sang Mafia Karangan : Yayuk Triatmaja? Di mana Mommy Delisa mempengaruhi Kakak agar berbuat jahat padamu hingga akhirnya kamu pergi menjauh dan selama dua belas tahun kita berpisah." Ucap Edward yang masih dendam terhadap Delisa.


Alona menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap ke arah Dewi Arumi.


"Apakah Kak Edward bisa berkomunikasi dengan Mommy Delisa?" Tanya Alona.


"Ada apa dengan Mommy Delisa?" tanya Eden tiba-tiba datang bersama suaminya yang bernama Agung.

__ADS_1


"Apa kabar kak Edward dan Kak Alona." Ucap Agung sambil mengecup punggung ke dua kakak iparnya bergantian dengan Eden.


Walau umur Agung lebih tua dari umur Alona tapi bagaimanapun Edward dan Alona merupakan kakak iparnya karena Agung menikah dengan adiknya Edward.


"Kabar kami baik." Jawab Edward dan Alona bersamaan sambil berdiri ketika Agung dan Eden mengajaknya bersalaman.


"Syukurlah." Jawab Eden dan Agung bersamaan.


"Silahkan duduk.'' Ucap Alona sambil duduk di sofa begitu pula dengan Edward.


"Terima kasih Kak." Jawab Eden dan Agung bersamaan sambil duduk di sofa.


"Oh ya tadi Kak Alona bicara tentang Mommy Delisa, bukankah Mommy Delisa sudah meninggal?" Tanya Eden penasaran.


"Memang benar tapi Mommy Delisa menjadi arwah penasaran dan ingin meminta maaf pada kita semua agar Mommy Delisa bisa tenang di sana." Ucap Alona menjelaskan.


"Aku tidak mau memaafkan kesalahan Mommy karena gara-gara Mommy membuat aku bertengkar dengan suamiku Agung dan sempat kami berpisah." Ucap Eden yang masih dendam pada ibu kandungnya.


"Aku tahu kalau Kak Edward dan Eden masih menyimpan kebencian tapi bagaimanapun Mommy Delisa adalah orang tua kalian. Baik buruknya orang tua tapi Ibu kita yang melahirkan kita di dunia ini." Ucap Alona yang ingin kakak beradik tersebut mau memaafkan kesalahan Delisa.


"Apakah kalian ingin bicara dengan Mommy Delisa until terakhir kalinya?" Tanya Alona setelah beberapa saat mereka terdiam dengan kata-kata Alona.

__ADS_1


Edward dan Eden hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju membuat Alona tersenyum.


"Eden dan Agung, sebelumnya kenalkan ini Kak Alex dan calon istrinya Kak Dewi Arumi. Pasti kalian sudah kenal dengan Kak Alex bukan?" Tanya Alona.


Eden dan Agung hanya menganggukkan kepalanya tanda dirinya mengenal Alex.


"Kak Alex dan Kak Dewi Arumi datang ke sini menyampaikan kalau Mommy Delisa kini menjadi arwah penasaran karena itu meminta kita untuk memaafkan semua kesalahan di masa lalunya agar Mommy Delisa tenang di alam sana." Ucap Alona menjelaskan.


"Kok Kak Alex dan Kak Dewi Arumi bisa tahu kalau Mommy Delisa menjadi arwah penasaran?" Tanya Eden penasaran begitu pula dengan yang lainnya.


"Nanti Kakak ceritakan tapi sebelumnya apakah kalian ingin berbicara dengan Mommy Delisa?" Tanya Alex.


"Tentu saja." Jawab mereka bersamaan.


"Tapi sebelumnya Kakak ingin bertanya dulu sama Alona, apakah Alona bersedia memaafkan kesalahan Mommy Delisa di masa lalu? Baik sengaja maupun yang tidak sengaja?" Tanya Alex.


"Tentu saja aku memaafkan semua kesalahan yang pernah Mommy Dennisa lakukan padaku." Jawab Alona dengan nada tulus.


"Baguslah kalau begitu, apakah kamu bersedia arwah Mommy Delisa masuk ke dalam tubuhmu?" Tanya Alex penuh harap.


Alex melakukan itu agar kekasihnya tidak pingsan lagi dan langsung berubah menjadi boneka cantik seperti waktu di mansion Delon sedangkan jika Alona bersedia maka Alona tidak mungkin pingsan hanya lelah.

__ADS_1


__ADS_2