
"Daddy kenapa?" Tanya Joanna sambil turun dari ranjang untuk melihat apa yang dilakukan oleh suaminya.
"Alex, kembalikan adik kecilku ke ukuran semula." Pinta Delon tanpa menjawab pertanyaan istrinya.
Delon masih memegangi tombak sakti kebanggaannya yang kini mengecil seukuran ibu jarinya membuat wajahnya pucat pasi.
Bagaimana tidak sejak menikah dengan Joanna pikiran Delon selalu mesum dan hampir tiap hari melakukan hubungan suami istri membuat Joanna selalu menuruti permintaannya.
Tapi kini adik kecilnya benar-benar super kecil dan dirinya sangat yakin istrinya tidak akan mungkin puas jika melakukan hubungan suami istri.
"Aku belum bisa mengembalikan ke bentuk semula." Jawab Alex dengan nada santai tanpa ada rasa bersalah sedikitpun karena dirinya sudah terlanjur kesal dengan Delon dan Joanna yang telah menertawakan dirinya.
"Kamu yang melakukannya dan kamu harus bertanggung jawab." Ucap Delon dengan nada kesal.
"Aku akan tanya ke Dewi Arumi tapi tunggu calon istriku sadar." Jawab Alex sambil mengusap wajah cantik Dewi Arumi.
"Daddy, kenapa jadi kecil banget?" Tanya Joanna tiba-tiba dengan wajah super terkejut melihat bentuk adik kecil milik suaminya.
Bruk
Grep
Joanna yang sangat terkejut langsung tidak sadarkan diri. Alex yang melihat Joanna hendak jatuh membuat Alex langsung turun dari ranjang kemudian menahan tubuh Joanna agar tidak terjatuh.
Suaminya yang bernama Delon belum menyadari kalau istrinya tidak sadarkan diri karena dirinya memikirkan nasib adik kecilnya membuat mata Delon berkaca-kaca.
Tes
Tes
Untuk pertama kalinya dirinya mengeluarkan air matanya ketika melihat adik kecilnya menciut. Sejuta penyesalan yang dirasakan oleh Delon hingga punggungnya di tepuk oleh Alex.
"Paman, Tante Joanna pingsan." Ucap Alex.
"Apa pingsan?" Tanya Delon sambil membalikkan badannya.
Delon sangat terkejut istrinya tidak sadarkan diri membuat Delon menggendong Joanna kemudian dibaringkan ke ranjang dengan perlahan.
__ADS_1
"Paman, adik kecilnya di tutup nanti masuk angin atau bisa juga nanti terbang." Ucap Alex usil sambil menahan tawa karena melihat adik kecil milik Delon.
"Alex, nanti Paman laporkan ke keluarga besar mu karena telah menyalahgunakan kekuatanmu." ucap Delon dengan nada mengancam.
Delon dengan perlahan menaikkan resleting tanpa memperdulikan senyuman jahat Alex yang merasa puas sudah mengerjai Delon.
"Bukannya tadi Paman dan Tante tidak percaya kalau Alex punya ilmu sihir?" Tanya Alex sambil menaikkan salah satu alis matanya.
"Paman minta maaf dan sekarang Paman minta kembalikan ke bentuk semula." Pinta Delon.
"Nanti aku tanya dulu ke Dewi Arumi." Ucap Alex sambil memegang tangan Dewi Arumi.
Tidak berapa lama Putri Jelita membuka matanya dan melihat sekeliling ruangan.
"Aku di mana? Kenapa aku kembali ke bentuk semula?" Tanya Putri Jelita.
"Kakak tidak tahu, coba Kakak gunakan sihir Kakak." Ucap Alex yang tidak ingin Dewi Arumi menjadi boneka.
"Tidak, lebih baik aku akan tanya ke pemimpin Boneka." Ucap Putri Jelita.
'Tuan.' Panggil Putri Jelita.
'Apakah aku bisa berubah lagi menjadi Dewi Arumi?' Tanya Putri Jelita.
'Bisa.' jawab pemimpin boneka dengan singkat.
'Caranya bagaimana?' Tanya Putri Jelita.
'Alex mencium bibirmu maka kamu akan berubah lagi menjadi Dewi Arumi.' Jawab Pemimpin Boneka.
'Terima kasih banyak Tuan.' Jawab Putri Jelita sambil tersenyum bahagia.
Alex yang mendengar ucapan pemimpin boneka langsung mengarahkan wajahnya ke wajah Putri Jelita kemudian mencium bibirnya.
Whushh
Kini Putri Jelita berubah kembali menjadi Dewi Arumi membuat Delon tersenyum bahagia.
__ADS_1
"Tante Joanna kenapa pingsan?" Tanya Dewi Arumi sambil menjentikkan jarinya.
"Kaget dengan apa yang baru di lihat." Jawab Alex.
Ketika Dewi Arumi ingin bertanya bersamaan Joanna membuka matanya dan melihat sekeliling ruangannya dan melihat suaminya sedang berdiri.
"Daddy, masa Mommy mimpi adik kecil Daddy sangat kecil seukuran bayi kembar kita."ucap Joanna yang mengira dirinya bermimpi.
"Dewi Arumi, calon suamimu telah membuat adik kecilku jadi super mini. Kembalikan seperti semula dan hukum calon suamimu dengan berat." Ucap Delon tanpa menjawab ucapan istrinya.
"Berarti tadi Mommy bukan mimpi tapi itu nyata?" Tanya Joanna.
"Benar Mom dan maaf Mom kalau sejak tadi Daddy cuekin Mommy terus karena Daddy sedang frustrasi, Dewi Arumi tolongin Paman." Pinta Delon mengulangi perkataannya.
"Itukan salah Paman karena tidak percaya sama Alex jadi jangan salahkan Alex dong." Ucap Alex yang tidak mau disalahkan.
"Alex!" teriak Delon dengan nada kesal.
"Kamu harus tanggung jawab untuk mengembalikan ke bentuk semula." Pinta Joanna.
"Kok tanggung jawab? Yang tidak percaya siapa?" Tanya Alex
Dewi Arumi yang pusing menjentikkan jarinya hingga Delon dan Joanna menjadi patung.
"Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Dewi Arumi.
Alex menceritakan dari awal hingga akhirnya dirinya menyihir tombak sakti milik Delon sedangkan Dewi Arumi mendengarkan cerita Alex.
"Itulah yang terjadi." Ucap Alex mengakhiri ceritanya.
Dewi Arumi menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menggelengkan kepalanya.
"Ada apa? Apa tidak bisa dikembalikan ke bentuk semula?" Tanya Alex dengan wajah mendadak pucat karena merasa bersalah dengan Delon.
Tanpa menjawab Dewi Arumi menjentikkan jarinya dan ajaib Delon serta Joanna kembali bergerak.
"Dewi Arumi bisa kan mengembalikan ke bentuk semula?" tanya Delon dan Joanna bersamaan.
__ADS_1
"Bisa, tapi ..." Ucap Dewi Arumi menggantungkan kalimatnya.
"Tapi apa?" Tanya Delon, Joanna dan Alex bersamaan.