
"Boleh, tapi sepertinya agak lama karena Alena mempunyai musuh dari mantan suaminya dan juga istri mudanya padahal Alena sama sekali sudah tidak memperdulikan suaminya." Jawab Dewi Arumi.
"Kenapa tidak kamu sihir mereka jadi kodok atau langsung dimasukkan ke liang lahat agar mereka tidak mengusik lagi." Usul Alex sambil kembali memejamkan matanya.
Sebenarnya Alex ingin tidur tapi dirinya berusaha bertahan untuk tidak tidur sampai jam dua pagi karena setelah jam dua pagi Dewi Arumi berubah menjadi Putri Jelita dan dirinya tidak tahu kapan bisa bertemu kembali dengan Dewi Arumi lagi.
"Para Dewi di larang membunuh walau orang itu jahat sekalipun." Jawab Dewi Arumi.
"Para Dewi hanya bisa menghukumnya dengan membuat tubuhnya tidak bisa digerakkan atau di kenal dengan stroke. Tubuhnya bisa digerakkan kembali jika orang itu benar-benar menyesali perbuatannya." Sambung Dewi Arumi menjelaskan kenapa para Dewi tidak bisa mem bu nuh manusia.
"Siapa nama suaminya dan wanita itu?" Tanya Alex yang ingin secepatnya Dewi Arumi tinggal dengan dirinya.
"Namanya Tuan Linglung Empet dan istrinya bernama Soimah Simalakama dan nama perusahaan Pikun Empet." Jawab Dewi Arumi.
"Ok." Jawab Alex singkat.
Hening
Hening
"Kak Alex." Panggil Dewi Arumi dengan nada pelan.
Hening
Hening
Alex yang tidak bisa menahan rasa kantuknya tidur dengan pulas sedangkan Dewi Arumi menatap ke arah jam dan masih ada waktu dua puluh dua menit.
'Lebih baik aku tidur sebentar dan nanti jika tinggal satu menit aku tinggal menjentikkan jariku dan langsung tinggal di rumah Alena.' Ucap Dewi Arumi dalam hati.
Dewi Arumi yang juga mengantuk memejamkan matanya dan tidak membutuhkan waktu lama Dewi Arumi tidur dengan pulas.
__ADS_1
Dua belas menit kemudian tanpa sadar Dewi Arumi memiringkan tubuhnya menghadap Alex kemudian memeluknya mencari kehangatan begitu pula dengan Alex.
Lima menit kemudian dengan perlahan Alex membuka matanya dan tersenyum bahagia karena dirinya dapat menatap wajah cantik Dewi Arumi yang sangat dekat dengan dirinya dalam posisi memeluk dirinya begitu pula dengan dirinya.
"Seandainya waktu bisa berhenti alangkah bahagianya diriku." Ucap Alex.
Cup
Alex mencium bibir Dewi Arumi singkat kemudian kembali memejamkan matanya dan tidur dengan pulas. Empat menit kemudian Dewi Arumi merasakan tubuhnya akan berubah menjadi Putri Jelita membuat Dewi Arumi perlahan melepaskan pelukannya.
Setelah berhasil Dewi Arumi dengan perlahan turun dari ranjang kemudian menjentikkan jarinya dan dalam sekejap Dewi Arumi menghilang dari kamar Alex dan berpindah ke kamar Alicia.
'Dewi Arumi, nanti Alex akan memberikan hukuman untuk ke dua orang itu dan selanjutnya kamu akan ditugaskan tinggal bersama Alex bersama Delisa.' Ucap Pemimpin Boneka.
'Siapa dua orang itu?' tanya Dewi Arumi.
'Tuan Linglung Empet dan Soimah Simalakama.' Jawab Pemimpin Boneka.
Tiba-tiba Dewi Arumi berubah menjadi Putri Jelita dan kembali menggantikan boneka Jelita yang sengaja dibuat ilusi.
'Dewi Arumi.' Panggil Pemimpin Boneka.
'Ada apa Tuan?' tanya Putri Jelita 1.
'Ingat jangan jatuh cinta dengan manusia karena kamu tahu konsekuensi hukuman dari pemimpin para Dewi.' Ucap Pemimpin Boneka berusaha memperingati Putri Jelita.
'Tuan jangan kuatir, aku tidak mungkin jatuh cinta apalagi jatuh cinta dengan manusia.' Jawab Putri Jelita dengan nada yakin.
'Syukurlah, kalau jatuh cinta lebih baik denganku karena tidak akan mendapatkan hukuman.' ucap Pemimpin Boneka yang sangat menyukai Dewi Arumi.
'Dalam mimpi.' Jawab Putri Jelita.
__ADS_1
'Aku serius Dewi Arumi.' Ucap pemimpin Boneka.
'Maaf Tuan untuk saat ini aku belum ada perasaan suka karena dalam pikiranku sekarang ingin secepatnya kembali ke negri awan dan berkumpul bersama teman-teman ku.' Jawab Putri Jelita.
'Oh ya, ada berapa kebaikan yang aku lakukan selama ini?' tanya Putri Jelita mengalihkan pembicaraan.
'Semuanya dua puluh lima kebaikan dan masih kurang sembilan ratus tujuh puluh lima kebaikan.' Jawab Pemimpin Boneka.
'What? Banyak banget, kapan aku bisa kembali ke negri awan?' tanya Putri Jelita dengan wajah frustrasi.
'Perbanyak berbuat kebaikan.' Jawab Pemimpin Boneka dengan nada santai.
'Itu juga aku tahu.' Jawab Putri Jelita sambil menguap.
"Syukurlah kalau kamu tahu." Ucap Pemimpin Boneka.
'Tinggal di bumi kenapa setiap malam selalu mengantuk sedangkan di negri awan tidak pernah sekalipun tidur.' Ucap Putri Jelita setelah beberapa saat terdiam.
'Itulah perbedaannya.' Jawab Pemimpin Boneka.
Putri Jelita hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti kemudian tidak berapa lama dirinya tidur dengan pulas.
xxxxxxxxxxxxxxx
Waktu berjalan dengan cepat dan kini sudah jam menunjukkan tujuh pagi. Alex menggeliatkan tubuhnya bersamaan membuka matanya.
"Kemana Dewi Arumi?" Tanya Alex sambil duduk dan bersandar di kepala ranjang.
"Oh ya aku lupa jam dua pagi, Dewi Arumi berubah menjadi Putri Jelita." Ucap Alex.
"Baru kali ini aku tidur sangat nyenyak apalagi memeluk Dewi Arumi." Sambung Alex sambil tersenyum bahagia dan meraba sprei yang habis digunakan oleh Dewi Arumi.
__ADS_1