
"Baiklah." Jawab Alona tanpa banyak berpikir.
Alex tersenyum kemudian memanggil Delisa untuk masuk ke tubuh Alona dengan bantuan Alex mengeluarkan ilmu sihir.
Whushh
Alona memejamkan matanya hingga Alona merasakan angin semilir dan Alona tiba-tiba tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya karena Delisa sudah masuk ke dalam tubuhnya.
"Edward, Eden dan Agung." Panggil Delisa.
"Mommy." panggil Edward, Eden dan Agung bersamaan dengan wajah terkejut karena suara Alona berubah menjadi suara Delisa.
"Iya ini Mommy, maafkan Mommy ... Mommy sangat menyesal karena telah membuat kalian menderita." Ucap Delisa dengan mata berkaca-kaca.
Bruk
Delisa berlutut di depan ke dua anak kembarnya dan menantunya dengan mengeluarkan air mata. Rasa penyesalan yang teramat sangat karena telah membuat ke dua anak kembarnya dan ke dua menantunya menderita hingga mereka berpisah.
"Hiks ... Hiks ... Hiks ..." Maafkan Mommy, Mommy sangat menyesal ... Mommy sangat egois hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan perasaan kalian." ucap Delisa sambil terisak.
Edward dan Eden serta Agung melihat kalau Delisa sangat menyesali perbuatannya membuat mereka mengangkat tubuh Alona yang telah dirasuki oleh Delisa.
__ADS_1
"Aku sudah memaafkan Mommy dan maafkan anakmu ini juga karena tadi masih menyimpan kekesalan." Ucap Edward.
"Begitu pula dengan Eden, Mom ... aku sudah memaafkan Mommy." Sambung Eden.
"Agung sudah memaafkan Mommy jadi Mommy bisa tenang di sana." Sambung Agung.
"Kalian sangat baik mau memaafkan Mommy, Mommy sangat senang sekali jadi Mommy bisa tenang di sana." Ucap Delisa sambil tersenyum bahagia.
"Ini semua berkat Alona dan Mommy Joanna untuk melupakan dan jangan menyimpan dendam terhadap Mommy." Ucap Edward.
"Apa yang dikatakan Kak Edward benar Mom, ini semua berkat Kak Alona dan Mommy Joanna untuk selalu mendoakan Mommy agar Mommy selalu diampuni dosanya dan mau melupakan masa lalu yang sangat menyakitkan." Sambung Eden.
"Apa yang dikatakan oleh Kak Edward dan Eden benar. Waktu itu Agung sempat dendam sama Mommy karena dulu Mommy sengaja menabrak Agung hingga Agung koma dan membuat istriku menikah dengan Arsene. Tapi Mommy Joanna dan Kak Alona selalu menasehati Agung untuk melupakan semuanya." Ucap Agung.
"Nanti Edward akan sampaikan." Ucap Edward.
"Terima kasih Edward, sekarang Mommy mau pergi jaga kesehatan dan Mommy akan selalu mendoakan semoga rumah tangga kalian harmonis dan jangan meniru sifat Mommy yang sangat jelek." Ucap Delisa sambil merentangkan kedua tangannya ke arah samping agar di peluk.
Grep
Grep
__ADS_1
Grep
Edward, Eden dan Agung yang mengerti langsung memeluk Alona dan Alona membalas pelukan mereka.
"Mommy sayang kalian, jaga diri kalian baik-baik." Ucap Delisa.
"Kami juga Mom, semoga Mommy tenang di sana." Ucap mereka bersamaan.
Whushh
Tidak berapa lama mereka melepaskan pelukannya bersamaan arwah Delisa keluar dari tubuh Alona. Alona langsung memegang lengan suaminya karena tubuhnya sangat lemas.
"Daddy, tubuh Mommy sangat lemas." Ucap Alona.
"Mommy, duduk dulu." Ucap Edward sambil memeluk pinggang istrinya agar tidak jatuh.
"Iya Dad." Jawab Alona sambil duduk di sofa.
"Istriku tidak apa-apa kan?" Tanya Edward ketika mereka duduk.
"Tidak apa-apa." Jawab Alex.
__ADS_1
"Edward, Agung!" Teriak Delon tiba-tiba datang sambil berlari ke arah ruang keluarga dengan nafas ngos-ngosan.
"Ada apa Dad?" Tanya Edward dan Agung bersamaan sambil berdiri dengan wajah terkejut.