
Cerita tentang keluarga Alex ada di novel Ranjang Panas Sang CEO 3 hanya dua bab akhir. Terima kasih.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Duar
Duar
Duar
Bagai petir di siang hari itu yang dirasakan oleh ke tiga pria tampan siapa lagi kalau bukan Leo, Hero dan Arsene.
Tanpa menjawab ke tiga pria tampan tersebut menerobos masuk ke dalam ruang operasi tanpa memperdulikan larangan para dokter dan beberapa perawat.
Ke tiga pria tampan tersebut dengan tangan gemetar mengusap wajah pasangan mereka masing-masing yang sudah membiru tanda mereka terkena racun bahaya.
Grep
Grep
Grep
Ke tiga pria tampan tersebut memeluk tubuh wanita masing-masing mereka cintai. Rasa penyesalan yang teramat sangat terlihat jelas di wajah ke tiga pria tampan tersebut.
__ADS_1
'Seandainya waktu bisa di putar kembali Aku akan menjaga orang tua ku dan juga kamu agar kejadian ini tidak terjadi. Aku kehilangan anak kita dan juga kehilanganmu, aku tidak sanggup hidup tanpamu.' Ucap Leo dalam hati sambil mencium kening, pipi dan bibir.
"Maafkan Aku." Sambung Leo.
"Maaf Tuan-Tuan, terpaksa kami akan mencabut semua alat-alat yang menempel di tubuh Nyonya Leo, Nyonya Angel dan Nona Angela." Ucap salah satu dokter tersebut.
"Tidak, istriku masih hidup." Ucap Leo dengan nada satu oktaf.
"Betul, jangan coba-coba untuk mencabut nya." Sambung Hero dan Arsene bersamaan.
Dokter tersebut langsung terdiam karena dokter tersebut tidak berani untuk melarangnya mengingat rumah sakit tersebut milik keluarga besar Daddy Raka. Begitu pula dengan dokter lainnya dan mereka membiarkan Leo, Hero dan Arsene memeluk orang yang dicintainya.
Ceklek
"Kalian para dokter dan perawat keluarlah." Ucap seorang pria.
"Maaf Tuan, Tuan tidak berhak mengatur ..." Ucapan dokter tersebut terpotong oleh Daddy Raka yang tiba-tiba masuk ke dalam ruang perawatan.
"Kalian keluar dari ruangan ini atau besok Kalian tidak akan bekerja lagi di rumah sakit ini maupun di rumah sakit lain." Ucap Daddy Raka dengan nada dingin.
"Baik Tuan." Jawab dokter tersebut.
Merekapun pergi meninggalkan ruangan tersebut kemudian Daddy Raka berjalan ke arah Leo.
__ADS_1
"Leo, Arsene dan Hero Kalian letakkan kembali Jovanka, Angel dan Angela." Ucap Daddy Raka.
"Tapi Opa ..." Ucapan ke tiga pria tampan tersebut terpotong oleh Daddy Raka.
"Apakah kalian tidak menginginkan orang yang kalian cintai hidup?" Tanya Daddy Raka.
Tanpa menjawab ke tiga pria tampan tersebut meletakkan perlahan kepala wanita yang mereka cintai.
"Silahkan periksa." Ucap Daddy Raka.
"Baik." Jawab ke dua perempuan tersebut.
"Ok." Jawab seorang pemuda tampan.
Ke dua perempuan dan pemuda tampan tersebut langsung mengecek nadi Jovanka, Angel dan Angela membuat Leo, Arsene dan Hero berjalan ke arah Daddy Raka.
"Mereka siapa Dad?" Tanya ke tiga pria tampan tersebut.
"Mereka adalah anggota keluarga besar Tuan Alvonso, wanita itu namanya Dewi Arumi dan suaminya namanya Alex sedangkan ke duanya adalah anak mereka. Namanya Axel dan Axela, mereka datang ke sini untuk menyelamatkan nyawa Jovanka, Angel dan Angela." Jawab Daddy Raka.
"Keluarga Alvonso? Setahu Leo kalau Tuan Alvonso terkenal dengan keluarga terkaya nomer satu di negara ini dan beberapa negara lainnya terlebih terkenal memiliki keluarga yang sangat banyak dan saling membantu tanpa ada yang merebutkan harta." Ucap Leo.
"Tepat sekali." Jawab Daddy Raka.
__ADS_1
"Opa, kok bisa kenal dengan Tuan Alvonso?" Tanya Leo penasaran.