
"Tidak terjadi apa-apa, hanya tubuhnya lemas saja." Jawab Alex.
"Sayang, apakah kamu yakin jika tubuhmu dipakai oleh Delisa?" Tanya Arsene dengan wajah kuatir.
"Aku sangat yakin." Jawab Angel dengan nada yakin.
Arsene menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menganggukkan kepalanya ke arah Alex tanda dirinya setuju. Alex tersenyum bahagia kemudian Alex mengarahkan tangannya ke atas kemudian di putar-putar.
Whushh
"Arsene dan Bibi, maafkan aku yang telah membuat kalian menderita." Ucap Delisa yang sudah masuk ke dalam tubuh Angel.
"Aku sudah melupakannya dan aku harap Mommy di sana di ampuni dosa-dosanya agar Mommy tenang di sana." Ucap Arsene yang tidak mempunyai dendam.
Hal itu dikarenakan setiap Arsene menceritakan betapa bencinya Arsene pada Delisa maka Angel dengan setia dan sabar selalu menasehati suaminya untuk memaafkan semua kesalahan Delisa dengan nada lembut.
Karena itulah Arsene sudah tidak ada dendam lagi berkat istrinya yang mempunyai hati seperti malaikat.
"Kamu memang menantuku yang sangat baik sama seperti Alona. Maafkan Mommy yang telah membuatmu menderita." Ucap Delisa.
"Saya juga memaafkan semua kesalahan Nyonya dan saya harap Nyonya tenang di alam sana." Ucap pelayan tersebut.
__ADS_1
"Terima kasih kalian mau memaafkan semua kesalahan yang aku berbuat." ucap Delisa dengan mata berkaca-kaca karena dirinya sangat terharu mereka mau memaafkan kesalahannya.
"Sesama manusia harus saling memaafkan." Ucap Arsene dan pelayan tersebut bersamaan.
Whushh
Bruk
Delisa tersenyum kemudian memutarkan tubuhnya dan tubuh Angel nyaris ambruk jika saja Arsene tidak memeluknya.
Arsene mendudukkan Angel ke sofa sedangkan Angel menyandarkan kepalanya di bahu suaminya.
Whushh
"Terima kasih karena Arsene, Angel dan Bibi mau memaafkan semua kesalahan Tante Delisa. Sekarang kami pulang ke mansion karena tugas kami sudah selesai." Ucap Alex.
"Sama-sama." Jawab Arsene, Angel dan pelayan bersamaan.
Alex dan Dewi Arumi pulang, mereka sangat bahagia karena misi yang diberikan sudah selesai. Orang-orang yang pernah disakiti oleh Delisa sudah bersedia memaafkannya.
Tiga Bulan Kemudian
__ADS_1
Tidak terasa hari berlalu dengan cepatnya dan kini sudah tiga bulan Dewi Arumi sudah melakukan seribu kebaikan. Hal itu membuat Dewi Arumi, Alex dan keluarga besar Alvonso sangat bahagia karena kutukannya Dewi Arumi sudah berakhir.
Ketika Dewi Arumi dan Alex sedang mengobrol tiba-tiba terdengar suara yang sangat familiar di telinga mereka siapa lagi kalau bukan Pemimpin Boneka.
'Dewi Arumi, kini hukuman untukmu sudah selesai. Kamu sudah melakukan lebih dari seribu kebaikan jadi mulai sekarang dan selamanya kamu menjadi Dewi Arumi. Terima kasih sudah membuat salah satu wargaku bisa hidup kembali." Ucap Pemimpin Boneka.
"Sama - sama Tuan." Ucap Dewi Arumi.
Whushh
Tiba-tiba datang Dewi Pertiwi, dia adalah Ratu dari para Dewi dari negri awan. Dewi Arumi dan Alex langsung bersujud di depan Dewi Arumi.
"Dewi Arumi dan Alex, berdirilah." Ucap Dewi Pertiwi.
Dewi Arumi dan Alex langsung berdiri sambil menundukkan kepalanya sebagai tanda hormat.
"Dewi Arumi, hukumanmu sudah selesai dan selamat kamu berhasil melakukan lebih dari seribu kebaikan. Apakah kamu tetap yakin tinggal di bumi dan menikah dengan Alex?" Tanya Dewi Pertiwi.
"Aku sangat yakin menikah dengan Kak Alex." Jawab Dewi Arumi.
"Baiklah, kamu bisa menikah dengan Alex tapi dengan dua syarat, syarat pertama semua sihir yang kalian miliki hilang dan hanya bisa bela diri. Syarat ke dua lakukan dua puluh lima kebaikan, apakah kamu sanggup?" Tanya Dewi Arumi.
__ADS_1
"Aku sanggup." Jawab Dewi Arumi.
"Bagaimana denganmu Alex, apakah kamu bersedia ilmu sihir milikmu hilang?" Tanya Dewi Pertiwi.