Cinta Sejati Mafia Dan Dewi Arumi

Cinta Sejati Mafia Dan Dewi Arumi
Suara Hati


__ADS_3

"Biasanya kalau perempuan berciuman kehabisan nafas dan menepuk bahu pria." Jawab Alex sambil menarik wajahnya yang tadi menempel di kening Dewi Arumi.


"Kan aku Dewi jadi tidak mungkin kehabisan nafas." Jawab Dewi Arumi.


Alex hanya tersenyum karena apa yang dikatakan oleh Dewi Arumi benar adanya.


"Apakah kamu ada keinginan menjadi manusia?" Tanya Alex setelah beberapa saat terdiam.


"Saat ini belum ada, memangnya kenapa?" tanya Dewi Arumi.


"Tidak apa-apa hanya bertanya saja, oh ya pertanyaan ku yang tadi belum di jawab?" Tanya Alex mengalihkan pembicaraan.


"Pertanyaan yang mana ya?" tanya Dewi Arumi sambil mengangkat jari telunjuknya dan di tempelkan ke keningnya seperti sedang berpikir.


'Sangat menggemaskan.' Ucap Alex dalam hati.


"Sangat menggemaskan? Siapa yang sangat menggemaskan?" tanya Dewi Arumi yang bisa tahu apa yang dikatakan dalam hati Alex.


"Kamu sangat menggemaskan." Jawab Alex tanpa sadar.


"Eh ... kok kamu tahu apa yang aku katakan dalam hati?" tanya Alex baru sadar.

__ADS_1


"Tahu donk, kan aku Dewi." Jawab Dewi Arumi sambil tersenyum.


"Serius?" tanya Alex terkejut.


"Serius, waktu Kak Alex bicara dalam hati yang mengatakan : Aduh Alex, malu-maluin banget mana mungkin Dewi Arumi yang sangat cantik mencium dirimu ... Pria sejelek dirimu mana mau." ucap Dewi Arumi mengulangi perkataan Alex.


Alex yang mendengar ucapan Dewi Arumi sangat malu karena suara hatinya dapat diketahui oleh Dewi Arumi membuat Alex hanya terdiam membuat Dewi Arumi tersenyum.


"Kak Alex tidak jelek kok, Kak Alex sangat tampan dan pasti banyak gadis yang menyukai Kak Alex." ucap Dewi Arumi.


"Kalau Kakak suka sama kamu bagaimana?" tanya Alex sambil menatap Dewi Arumi.


"Aish nyebelin." Ucap Alex dengan nada kesal sambil turun dari bangku dan berjalan meninggalkan Dewi Arumi.


Grep


"Maaf kalau Kak Alex marah." Ucap Dewi Arumi sambil menggenggam tangan Alex.


Alex hanya terdiam dan tidak membalas genggaman Dewi Arumi membuat Dewi Arumi menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


"Duduklah." Pinta Dewi Arumi dengan nada lembut.

__ADS_1


Alex dengan patuh duduk di bangku samping Dewi Arumi tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.


"Di negri awan ☁️ di mana negri kami tinggal di huni oleh para Dewi dan di sana kami bermain dan juga memberikan bantuan jika ada negri yang di serang oleh para musuh yang ingin menguasai negri lain." Ucap Dewi Arumi menceritakan tentang negri awan.


"Jadi di negri awan tidak ada dewa atau laki-laki? Tidak ada pernikahan seperti apa yang dilakukan oleh manusia di bumi?" Tanya Alex dengan terkejut.


"Tidak ada semua penghuni adalah para Dewi dan mengenai pernikahan kami tidak ada." Jawab Dewi Arumi.


"Kalau tidak ada pernikahan berarti tidak ada anak untuk menjadi penerus para Dewi?" Tanya Alex.


"Tidak ada pernikahan dan tidak ada anak kecil seperti manusia di bumi semua sama sepertiku." Jawab Dewi Arumi.


"Maksudnya?" Tanya Alex dengan wajah tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.


"Semua Dewi yang berada di negri awan mempunyai umur yang sama hanya wajah saja kami yang berbeda." Jawab Dewi Arumi menjelaskan.


"Kalau umur sama semua dan seandainya para Dewi sudah tua terus meninggal berarti negri awan bisa musnah donk?" Tanya Alex.


"Kami hidup abadi dan tidak mungkin bisa mati." Ucap Dewi Arumi menjelaskan.


"Pernahkah ada seorang Dewi yang jatuh cinta dengan manusia dan meninggalkan negri awan?" tanya Alex penasaran.

__ADS_1


__ADS_2