Cinta Sejati Mafia Dan Dewi Arumi

Cinta Sejati Mafia Dan Dewi Arumi
Penyerangan


__ADS_3

Sedangkan Dewi Arumi tanpa membuang waktu mengangkat tangannya ke atas agar menghilangkan semua racun yang berada di seluruh tubuh keluarga besar Daddy Alvonso dengan menggunakan sihirnya.


"Kamu lihat ini?" Tanya Dewi Arumi sambil membuka telapak tangannya.


Whushh


Tiba-tiba telapak tangannya ada botol kaca kemudian Dewi Arumi memutar jarinya ke arah botol tersebut dan ajaib botol kosong tersebut kini berisi cairan bening dan parahnya ada binatang mirip ulat sedang berenang.


"Itu apa?" Tanya mereka bersamaan kecuali pelayan karena dirinya sudah tahu.


"Ini adalah racun yang ada di tubuh keluarga besar Alvonso dan sudah berhasil aku pindahkan ke dalam botol." Jawab Dewi Arumi menjelaskan.


"Apa racun? Tapi kenapa ada binatang kecil yang sedang berenang?" Tanya Katarina dan Alex bersamaan karena dirinya baru mengetahui ada racun seperti itu.


"Binatang kecil ini jika masuk ke dalam tubuh manusia bisa membuat tubuhnya menjadi lemah dan tidak bertenaga seperti tadi." Jawab Dewi Arumi.


"Berarti tadi di dalam tubuh kami ada binatang kecil itu?" Tanya Katarina dengan wajah terkejut.


"Benar Mom." Jawab Dewi Arumi.


"Sebentar lagi mereka datang, bersiap - siaplah melawan mereka." Sambung Dewi Arumi.


"Baik." Jawab mereka bersamaan.

__ADS_1


"Siapa yang bisa menggunakan selendang dan tongkat untuk melawan musuh?" Tanya Dewi Arumi.


"Mommy bisa menggunakan selendang." Ucap Katarina.


"Aku tongkat." Jawab mereka bersamaan.


"Ok, buka ke dua telapak tangannya." pinta Dewi Arumi sambil mengangkat tangannya ke atas kemudian memutarnya sebentar.


Whushh


Max, Dennisa, Marcel, Dennis, Elisabeth, Mikael dan Alex mendapatkan tongkat sedangkan Katarina selendang sama seperti Dewi Arumi.


"Oh ya kenapa tidak pistol?" Tanya Alex begitu pula dengan yang lainnya.


Brak


Ketika Alex ingin bertanya bersamaan pintu utama di buka paksa dengan menggunakan sihir.


"Apa kabar Dewi Arumi." sapa pria tersebut sambil tersenyum menyeringai.


"Tuan Vino tahu darimana kalau aku Dewi Arumi?" Tanya Dewi Arumi.


"Aku tahu kalau kamu menyamar menjadi Alena. Lebih baik Dewi Arumi bergabung denganku untuk menguasai dunia." Ajak Vino.

__ADS_1


"Sayang sekali aku tidak tertarik untuk menguasai dunia." Jawab Dewi Arumi.


"Sepertinya hanya jalan kekerasan agar kamu mau menuruti permintaanku." Ucap Vino sambil tersenyum devil.


"Silahkan saja karena bagaimanapun aku sama sekali tidak tertarik ataupun berpikir untuk menguasai dunia." Jawab Dewi Arumi dengan nada tegas.


"Serang mereka dan bu nuh semuanya tanpa ampun!" perintah Vino.


"Baik Tuan." Jawab mereka bersamaan.


Merekapun menyerang keluarga besar Alvonso sedangkan Vino menyerang Dewi Arumi. Penyerangan yang dilakukan oleh Vino yang awalnya berpikir bakalan bisa menang dengan telak karena sudah direncanakan jauh-jauh hari ternyata salah besar karena Dewi Arumi menggagalkan rencananya dalam sekejap.


Vino mengeluarkan segala ilmu sihir yang dikuasainya namun Dewi Arumi selalu menggagalkannya hingga akhirnya serangan dari Dewi Arumi membuat Vino mulai terdesak.


'Tuan, serang Tuan Muda Alex dengan menggunakan sihir Mak Laper Simelekete Prikitiew tapi sebelumnya berpura-pura menyerang Dewi Arumi padahal menyerang Tuan Muda Alex.' ucap seorang pria yang berada di dalam tubuh Vino.


Tanpa banyak bicara Vino mengeluarkan sihir Mak Laper Simelekete Prikitiew dengan berpura-pura diarahkan ke Dewi Arumi sedangkan Dewi Arumi yang melihat Vino mengeluarkan sihir membuat Dewi Arumi mengangkat tangannya ke atas untuk bersiap membalas serangan Vino.


Tanpa di duga Dewi Arumi ternyata Vino memindahkan tangannya ke arah samping dan mengarahkan ke Alex yang sedang bertarung dengan anak buahnya.


Whushh


"Akhhhhhhhh..." Teriak Alex

__ADS_1


__ADS_2