
setelah memastikan semua aman rina mempersiapkan tempat duduk aditya,untuk mita dan adya.
Rina melambaikan tangan pada aditya dan mita untuk memberi kode kalau disitu tempat peristirahatan. Aditya meminta izin pada anak buahnya dan meninggalkan mereka.
Rin, kok banyak banget makan paginya? bukannya membakar lemak tapi malah nambah lemak kalau begini menunya. Ucap aditya sambil tersenyum.
Disusuli mita dan adya merekapun keheranan melihat makanan yang disiapkan oleh rina, mulai dari martabak mini,risol,bakwan jagung, lontong dan nasi gurih.
Mita melihat wajah rina seperti ada sesuatu yang direncanakan atau disembunyikan. Waaaah gawat ini sepertinya adya dalam masalah, kata mita dalam hati.
oh yaaa dit ,kamu suka lontong kan? tanya Rina dengan senyum.
aditya mengangguk dan duduk disebelah Rina, sedangkan Rina matanya tertuju pada adya.
__ADS_1
Mita makin mencium bau aneh pada Rina,dan ia mulai melakukan tindakan karena mita merasa tidak enakan hati dengan tingkah laku Rina tiba-tiba sok baik pada mereka.
adya mengambil minuman susu kedelai dan membuka bungkusan nasi gurih. Eeetsss tungu dulu adya ,kamukan tidak suka nasi gurih. kamu makan nasi kuning saya saja yaa mita menyodorkan nasi kuning yang terdapat didepan matanya.
rina dengan licik mulai mencium kebaikan mita bahwa mita menjadi pelindung bagi adya. Ini tentu saja bisa menghambat niat tidak baik pada adya.
hmmm,,,,Mita begitu perhatian ya? pada adya , pasti kalian sahabat sejati, seperti saya dengan aditya.Iya kan dit?
aditya tidak menjawab apa-apa,,, mita melihat kearah Rina dengan senyum ejekannya.
adya dan aditya keheranan melihat mereka berbisik ditengah-tengah menikmati makanan yang disediakan oleh Rina.
setelah semuanya selesai sarapan pagi, tiba-riba Mita mulai mules, kamu kenapa mit? tanya adya dengan prihatin.
__ADS_1
gak tau adya,,tiba-tiba perut saya sakit sekali, Mita memegang perut yang merasakan ada yang aneh.
Ya sudah kalian pulang saja duluan, saya mau BAB dulu ucap mita sambil berlari mencari arah toilet.
Rina tersenyum girang melihat Mita, makanya jangan main-main dengan saya,sok-sokan jadi pelindung lagi. Ucap Rina dalam hati.
ya sudah yuk kita balik kerumah karena pagi ini saya juga dinas pagi. Ucap aditya memegang tangan ayda, Rina melihat kemesraan keduanya membuat ia marah dan pitam.
dit,,,boleh gak saya kekantor kamu nanti siang ? sekalian saya mau masak masakan siang untuk kamu?
Gak usah Rin karena disana memang disediakan makanan. Jadi kamu tidak perlu repot-repot untuk masak. Oh iyaa terimaksih yaa sudah menawarkan makanan untuk saya.ucap aditya dengan senyum sopan pada Rina.
adya hanya terdiam, terdiam karena Rina tidak memberi kesempatan pada adya untuk bicara sepatah katapun. Rina sedari tadi selalu mengajak aditya untuk berbicara bahkan Rina membahas masa-masa mereka tinggal didepok. Tentu saja adya hanya bisa mendengar ocehan Rina.
__ADS_1
dit,,,kok rambut kamu putih-putih ? Rina bangun dari kursi kedua dan mengucek-ucek rambut aditya yang sedang fkus menyetir mobil. Aditya mulai tidak enakan atas tingkah laku yang dilakukan sahabatnya. Adya hanya terdiam dan menyaksikan aksi tidak sopan didepan dia.