Cinta tertaut pada sang Kapten

Cinta tertaut pada sang Kapten
kabar Duka


__ADS_3

Tiba dirumah sakit kesdam Ayda ditangani oleh tim dokter dan langsung dimasukkan ruang ICU.


Mohon tunggu diluar pak, Aditya dilarang masuk bersamanya. Aditya menangis sangat terisak menyaksikan istrinya lemas terkulai.


Papahnya juga masuk di ruang ICU, mamah Aditya duduk terdiam masih shok atas kejadian yang disaksikannya.


Aditya segera menghubungi kantor polisi untuk mengusut tuntas pelaku Rina, dia sangat yakin kalau itu perbuatan Rina.


Aditya menangis begitu keras, dia menyaksikan dua nyawa yang ia sayangi tergeletak lemas diruang ICU.


Ya Allah, kenapa semua ini terjadi pada keluarga saya. Rina, kenapa kamu sejahat ini? Aditya memukul kepalanya di dinding. Istiqfar nak, istiqfar, mamahnya memeluk Aditya dengan kuat, keduanya menangis dalam pelukan.


Setelah dua jam kemudian Dokter yang menangani papanya Aditya keluar dan mengatakan Alhamdulillah pasiennya bisa melewati masa kritisnya, kalau saja telat mungkin bisa berakibat fatal. ucap dokter sambil menenagkan Aditya dan mamanya.


Alhamdulillah ucap mamah.

__ADS_1


Aditya masih dalam kegelisahan, ia belum bisa tenang sebelum mendengar kabar tentang istrinya.


Nak,,, lebih baik kamu tenangkan diri dan memohon pada Allah supaya istrimu baik-baik saja. Yuk kita kemushala, ajak mamahnya.


Adityapun mengikuti arahan dari mamahnya, ia mulai melakukan shalat hajat, dan berdoa dengan khusuk air mata terus mengalir dipipinya. suara sesegukan masih terdengar jelas di shaf mamahnya.


mamah Aditya sangat sedih melihat anaknya terpukul, bahkan ia tidak tega melihat anaknya begitu menderita.


Ya Allah selamatkanlah menantu kami, sadarkanlah dia dari perbaringan, hanya kepadamu kami meminta. Jika menantu saya sadar saya bernazar akan menaikkan Haji para penjaga mesjid sepuluh orang. pintanya dalam doa. Air mata yang membasahi pipi membuat ia tidak bisa melihat lagi, matanya berkunang-kunang.


Setelah selesai shalat, Aditya memegang mamahnya dan kembali diruang penungguan ICU. Tiba- tiba doker keluar.


Pak Aditya istri anda hamil satu bulan,dan mohon maaf kami sudah berusaha semampu kami, tapi Allah berkehendak lain.dengan berat hati kami sampaikan, Istri bapak meninggal dunia.


Aditya menangis terisak begitu juga dengan mamahnya. Aditya tersungkur kebawah matanya sudah tidak bisa melihat siapapun isak tangis menguncang seisi rumah sakit. Bahkan ia bersimpuh pada kaki dokter untuk menyelamatkan istrinya.

__ADS_1


Dokter , tolong selamatkan istri saya? dokter saya mohon. Kalian pasti keliru menyampaikan berita ini.


Nak, yang sabar nak, kamu pasti kuat, kamu anak mama yang paling tegar. mamah Aditya memeluk Aditya yang tengah bersimpuh di kaki dokter.


Mita melewati ruang ICU dan melihat Aditya dan Mamanya menangis isak. iapun berlari untuk menjumpai mereka. Apa yang terjadi tante? kenapa kalian menangis? ucapnya dengan air mata mulai keluar.


Mita, Ayda telah tiada , Ayda meninggalkan kita selamanya. Ucap mamah Aditya pada Mita.


Mita terduduk lemas dan setengah tidak percaya apa yang dia dengar. Iapun menangis sejadi-jadinya.


Ayda kenapa kamu meninggalkan kami, Mitapun menangis sejadi-jadinya sahabat terbaikknya telah meninggalkan mereka selama-lamanya.


Jenazah Ayda sedang ditangani oleh pihak rumah sakit. Aditya menelfon kedua orang tua Ayda dengan hati yang berat.


Iapun memberanikan untuk berkata jujur pada kedua orang tuanya. Mama paah,,,

__ADS_1


iyaa nak? kalian apa kabar? sahutnya dari luar sana.


maah ,paah, Ayda telah meninggalkan kita selamanya.


__ADS_2