Cinta tertaut pada sang Kapten

Cinta tertaut pada sang Kapten
andra mengamuk


__ADS_3

mita menampar andra, dasar kurang ajar kamu andra.


kamu tau kan selama ini pak aditya begitu baik pada kita, bahkan ia tidak membedakan antara istri dan kita semua.


tapi apa yang kamu perbuat padanya, kamu berpura - pura terkejut dengan situasi ini.


dan bahkan kamu juga hampir.....mita terdiam karena tidak tega melanjutkan lagi kejadian keganasan andra pada malam itu.


iyaa mita saya mengaku bersalah, karena gara-gara keteledoran saya ini.


inilah hasil dari niat jahatmu dra,,,,ucap mita pada andra,


saya kasihan pada pak aditya, pasti dia sangat malu dengan kejadian begini, Ya Allah andra sebenarnya dipikiran kamu apa sih ? tanya mita dengan geram.


setelah mendengar kronologi dari masyarakat setempat, dika berjalan mencari andra ,,,,,


duuup satu bogem mentah tepat diwajah andra, dasar brengsek kamu yaa? tidak cukup kamu mempermalukan mereka.pergi kamu dari sini, ucap dika pada andra. sambil mendorongnya


mita melihat kejadian tersebut hanya bisa diam, disatu sisi ia kasihan pada andra,tapi disisi lain andra memang berhak mendapatkannya.

__ADS_1


adya masih shok dengan kejadian tersebut, karena dia malu berhadapan dikhalayak. dulu tetangganya dibandung juga pernah terjadi seperti adya dan aditya sekarang.


sampai-sampai tetangganya gantung diri karena sebagian orang awam melihat keramaian dan mendengar sekilas tanpa mendengar berita selanjutnya.


langsung mengecam,,,oh adik yang dulu pernah digrebek ya, karena kata-kata itu akan meluas sendiri tanpa mendegar klarifikasi keluarga bersangkutan.


katena malu dengan pertanyaan tersebut tetangganya yang tidak bersalah harus menanggung malu yang tidak diperbuatnya dan memilih gantung diri.


adya bercerita pada aditya,dengan nada kecemasan,dit saya tidak bisa bayangin kalau itu terjadi pada kita, apalagi kamu seorang anggota,dan sebentar lagi saya juga akan menjadi dokter, jelas adya pada suaminya.


yasudah sekarang juga kita cari rumah baru. agar terhindar dari fitnah murahan ini.ucap aditya sambil menenangkan adya.


setelah siap berberes aditya dan adya keluar dari kamarnya, dengan dua kopel besar.


dika melihat adya dengan aditya, dan bertanya, kemana dit ?


maaf dika kami harus pergi dari sini.disini sudah tidak nyaman lagi.ucap aditya,


andrapun menghampiri aditya, pak maafkan saya ,saya benar- benar khilaf,andra memohon dengan memegang kedua lutut aditya. saya siap menerima konsekuensi apapun dari bapak, ucap andra dengan berbelas kasihan.

__ADS_1


warga yang menyaksikan kejadian tersebut makin malu dibuatnya.


aditya tidak peduli apa yang barusan andra katakan, iapun memohon pada adya,,


adya tolong bujuk pak aditya untuk memaafkan saya.ucap andra


maaf andra kesabara saya kali ini benar- banar sudah habis.biarkan kami pergi dari sini.


dika memegang kerah baju andra, kamu tuli yaa ? tidak dengar apa kata adya ? hah?


andra melihat keatas warga ada yang kasihan padanya dan ada juga yang merasa marah padanya.


andra melakukan perlawanan, dengan mengambil pistor yang ada pada celana dika, sambil mendorong dika hingga terjatuh.mita menjerit atas apa yang dilihatnya.


semua warga yang menyaksikan adegan tersebut dibuat jantungan.


aditya dan adya tidak menyadari apa yang terjadi dibelakangnya.


andra menarik pelatuk dan menembak keatas loteng,semua warga sangat kaget dibuatnya,dan merasa was-was.

__ADS_1


__ADS_2