Cinta tertaut pada sang Kapten

Cinta tertaut pada sang Kapten
rina besuk aditya


__ADS_3

insya Allah, aamiin ucap rina.


tiba-tiba seorang laki-laki yang mengenakan baju khas pintu aceh masuk.


assalamualaikum ucapnya,


waalaikumssalam ucap aditya,


aditya perkenalkan ini calon tunangan saya,ucap rina


khairul anam ucap sang laki-laki pada aditya,


adityapun memperkenalkan dirinya.


setelah selesai memperkenalkan diri,aditya bertanya sepertinya saya pernah lihat anda tunjuk aditya padanya.


ia pak saya tukang parkir dihotel medan penayong ,ucapnya tanpa rasa malu.keduanyapun bercengkrama seperti orang yang sudah lama saling mengenal


laki-laki tersebut tampak sangat agamis, dalam pembicaraanya semua berisi nasehat


rina sangat beruntung punya calon suami orang aceh,ucap aditya sambil tersenyum pada khairul anam.


tidak pak justru saya yang beruntung bisa memperistrikan rina, dan yang membuat saya bangga padanya rina mau berhijrah kearah yang lebih baik.dan ia mau menerima saya walau sebagai tukang parkir.

__ADS_1


ustd khairul, jangan ngomong begitu ucap rina, dit sebenarnya ustad khairul jadi tukang parkir sebagai kerja sampingan untuk an


study trakhirnya di pasca jelas rina pada aditya,


oh teryata banyak profesi yaa,,ucap aditya.


adya hanya bisa terdiam, dalam sehari banyak kejadian yang ia lihat dan alami. rina yang dulunya jahat menjadi baik bahkan rina tidak gengsi pada pekerjaan calon suaminya, andra yang dulunya baik menjadi jahat.


ya Allah ,this is life.itulah hidup,tidak ada yang bisa menebak dan meramalkan oleh siapapun


adyapun berpamitan untuk kekamar mandi pada rina.


pak aditya, kalau tidak salah saya pernah melihat dmistri bapak sebelumnya, tepatnya dimesjid.


masya Allah, ustad dunia memang sempit yaa ucap rina sambil tersenyum pada keduanya.


aditya benar-benar merasa lega melihat rina yang sekarang, ia tampak anggun dan terlihat sopan santunnya.


siapapun anda saya sangat berterimakasih telah membimbing sahabat saya kearah yang lebih baik ucap aditya pada khairul anam.


aditya melamun, teryata selama ini dia mencintai adya bukan dari parasnya tapi dari agamanya.bahkan ia berfikir andai rina yang sekarang adalah sosok rina yang dulu mungkin aditya akan jatuh cinta padanya.


dit, kok malah melamun suruh kami makan atau minum,ucap rina sambil bercanda.

__ADS_1


oh iyaa hampir saja lupa,silahkan minum ustad khairul anam.ucap aditya sambil tersenyum ramah.


jangan panggil ustad pak, panggil saja irul.


kamu juga jangan panggil pak, panggil saja mas atau abg atau apalah.


baik mas adit,keduanyapun mengobrol begitu antusias bahkan mereka melewati jam besuk.


tiba-tiba perawat masuk dan mengatakan pada rina dan calon suaminya kalau jam besuk sudah habis.pasien harus beristirahat.


waktu begitu cepat yaa? padahal baru saja kita berbicara ucap aditya.


itulah waktu mas, bahkan allah telah memperingatinya dalam al quran, demi masa.


ya sudah kami pamit dulu ya? semoga mas aditya lekas sembuh dan irul berjanji untuk membawa mas ditempat pengajian kami.


insya Allah, kalau ada waktu kami pasti akan datang.keduanyapun berpamitan dan bersalaman.


rin, besok buat film judulnya suamiku ustad dari aceh,goda aditya ketika rina berpamitan padanya.


ada-ada saja kamu dit, lekas sembuh ya. negara masih butuh orang hebat seperti kamu,tepuk rina dibahu aditya.


okeee,,,,,ucap aditya sambil mengacungkan jari didadanya.

__ADS_1


__ADS_2