Cinta tertaut pada sang Kapten

Cinta tertaut pada sang Kapten
semua menangis


__ADS_3

dokter annisa dan tim bekerja keras untuk menyelamatkan nyawa aditya. sumitadalam ruangan , tampak begitu tegang,aditya banyak kehilangan darah, stok darah O sudah dihabiskan beberapa kantong.


adya begitu tegar dalam menjalankan tugasnya, dokter annisa sesekali mengamati gerak-gerik adya.


dengan melirik kearah adya,


setelah berjuang keras, merekapun berhasil mengambil peluru segi tiga lancip yang seper centi meter ,hampir menembus ke jantungnya aditya.


andai saja bukan dokter annisa yang mengambil peluru tersebut pasti hujung peluru yang lancip akan mengenai jantungnya aditya.


kata adya dalam hati


" setelah melewati masa kritis....


semua peralatan medispun bekerja normal kembali, dari detak jantung,aliran darah dan pernafasan kembali bekerja dengan normal.


semua merasa lega dan sukses dalam menangani pasien kritis pada hari ini, terlebih lagi adya,matanya berkaca-kaca.


dit,saya tau kamu pasti kuat, kata hati adya


kalau tidak salah inikan pak aditya yaa,,,ucap dokter nissa sambil melepaskan maskernya.


iyaa dok, jawab perawat yang lain,

__ADS_1


setelah melewati masa kritis, aditya langsung dibawa keruang isolasi ,dengan peralatan ditubuhnya yang sudah mulai berkurang satu persatu,hanya menunggu sadar.


dokter annisapun beranjak untuk keruang istirahat. dokter terimakasih yaa ucap adya pada dokter annissa.


iyaa sama-sama dan itu sudah kewajiban saya menyelamatkan siapapun jawab dokter annisa dengan tersenyum.oh ya memang pak aditya siapanya kamu ? tanya dokter nissa pada adya.


suami saya dokter, ucap adya dengan menunduk.


saya sudah bisa tebak pasti kamu ada hubungannya dengan pak aditya.


dokter tau dimana? tanya adya dengan penasaran.


dokter annisa menepuk bahu adya, sebenarnya kamu telah melanggar prosedur kedokteran.


padahal mahasiswa yang masih coas belum ada perintah memasang selang katetel pada pasien ICU, karena kamu memasangnya dengan baik.jadi saya tidak mau mempermasalahkan masalah ini.


yasudah saya harus istirahat dulu karena tiga puluh menit lagi masih ada pasein yang harus saya operasi.


iyaa dokter silahkan.jawab adya


adya keluar untuk berjumpa dengan mita dan dika.


adya bagaimana kondisi aditya,,,tanya mita dan dika.

__ADS_1


alhamdulillah mas aditya bisa melewati masa kritisnya.


alhamdulillah ucap dika dengan kedua tangan dikepalanya.


mita memeluk adya, yang sabar yaa? semoga aditya segera sadar.


mita andra gimana tanya adya pada mita,


sudah dibawa kekantor polisi ,katanya andra harus periksa kejiwaannya.tadi dika ditelfon oleh warga , sebelum mas dika kesini mas dika memberi kartu nama pada warga untuk mengetaui kabar andra.


terimasih ya mita kalian sudah banyak membantu kami.ucap adya pada sahabatnya mita.


saya tidak tau kalau andra senekat itu, bahkan lebih berbahaya dari rina.ucap adya


ya sudah , yuk kita ketempat aditya .ucap dika pada mita.


mita dan aditya meninggalkan ruangan untuk menuju ruang isolasi.


karena baju adya penuh dengan darah, adyapun menuju ketempat kantin langganannya.kak salamah adya boleh minta tolong, ucap adya pada pemilik kantin.


ia dek, minta tolong apa?


saya boleh pinjam baju kak salamah untuk hari ini? baju saya kotor karena kena darah

__ADS_1


jelasnya pada kak salamah.


oh,,,boleh-boleh dek, sebentar yaa.ucapnya


__ADS_2