Cinta tertaut pada sang Kapten

Cinta tertaut pada sang Kapten
arif enggan tinggal dirumah aditya


__ADS_3

jangan rif,,,lagian kamu kesini untuk melihat keadaan anak didikmu.dan saya sebagai penanggung jawab mereka juga tidak keberatab untuk tinggal dirumah kami,iyaa kan sayang, ucap aditya pada adya.


iiiyaaa,,,,jawab adya dengan nada yang berat.


mita paham atas apa yang dirasakan sahabatnya,dan ia ikut diam saja.


mita dan doni jauh-jauh hari sudah mencium bau aneh pada pak arif,sejak sedari Meseum Tsunami kamaren.sepertinya pak arif suka sama adya dan ia lebih berbahaya dari rina dan andra.


setelah selesai perdebatan antara arif dengan aditya, arifpun mengikuti instruksi dari aditya dan memilih pulang kerumah singgahan aditya.


merekapun kini berada dimobil aditya, adya duduk di kursi kedua dengan mita dan doni,sedangkan arif duduk bersebelahan dengan aditya.


dit,terimakasih sudah menolong saya sejauh ini, seharusnya saya tidak ke aceh,maaf sudah merepotkan semua.


pak jangan berkata begitu, namanya juga musibah justru kami yang meminta maaf.ucap doni dengan tulus


betul itu doni, jawab aditya.

__ADS_1


mita dan adya saling berpandangan,,,,


setelah beberapa menit kemudian tibalah dikediaman aditya,,,


aditya mengambil kopel arif dan membawa kopel tersebut kekamar tamu yang dekat dengan kamar mita.


adya masuk kekamar dengan hati yang gelisah,iapun bingung apa yang harus ia lakukan.karena aditya merasa berhutang budi pada arif.


mita mengirim pesan untuk adya,,,


ay,,,kita ketemuan di warung kak ati.


oke


keduanyapun keluar rumah tanpa sepengetahuan aditya.


mit, kamu pasti sudah pahamkan dengan suasana hati saya yang sekarang.tanya adya dengan mengenggam tangan mita.

__ADS_1


iyaa,ay makanya saya ajak ketemuan sama kamu disini,karena saya melihat sepertinya pak arif sedang merencanakan sesuatu pada kalian.saya dulunya kurang yakin tapi sejak kejadian meseum tsunami pak arif rada agak mencurigakan.jelas mita pada adya.


iyaa mit saya juga berprasangka begitu,mita, sebenarnya dimesum tsunami pak arif bilang kalau aditya punya perempuan lain dihatinya.tapi saya tidak mendengarkan perkataan pak arif.mit, sebenarnya saya tidak ingin mempercayai apa kata pak arif, apalagi saya melihat mas aditya,tidak mungkin mas aditya menghianati saya, tapi kata-kata arif membuat saya tidak nyaman.


ay,kamu taukan suami kamu itu bagaimana,jagankan punya perempuan lain, kamu saja yang sudah jadi istrinya terkadang cool terkadang romantis.mana mungkin pak aditya begitu.jelas mita menenagkan hati sahabatnya.


ya sudah ayuk kita balik lagi kerumah,takut nanti mas aditya cariin kita.


tiba dihalaman rumah mita dan adya melihat aditya sudah siap dengan pakaian keanggotaanya,ia sudah lama vakum sejak dirumah sakit. aditya terlihat gagah dengan balutan baju lorengnya, dengan baret yang bertentengan disetiap sudut bahunya.


mita terpana melihat ketampanan pemilih kekasih pujaan hati sahabatnya, dan ia berangan kalau itu adalah sosok dika.


adya dengan wajah polos melihat reaksi mita yang terlalu mendrama korea,mita mitaa,,panggilnya.


eeh iyaa ay, ay,gimana kalau kita tukar pasangan saja,ucapnya dengan jenaka.


eeee,,,adya menjitak kepala mita dengan leluasa.

__ADS_1


sakit tau,,,ucap mita karena telah sadar dari ucapan dan lamunannya pada aditya.


aditya menghampiri adya, adya saya sudah mempersiapkan bekal untuk makan malam,tolong dimasak yang lebih yaa untuk arif ,oh yaa doni juga sudah saya minta untuk menginap disini karena untuk tiga hari kedepan, saya tidak pulang kerumah.


__ADS_2