Cinta tertaut pada sang Kapten

Cinta tertaut pada sang Kapten
pak arif kecelakaan


__ADS_3

mas,,,kok balas Wa dari mita tidak kabarin saya dulu, ucap adya kesel.


gimana mau kabarin kamu dulu,kamunya saja masih tidur seperti bayi. jelas aditya yang masih memegang gelas minum ditangannya.


tidak ada peralatan apapun yang dibawa saat menginap dihotel,


mas, kapan kita pulang kerumah, lagian masih ada beberapa materi yang harus saya kuasai sebelum hari datangnya dosen penguji mas.


iyaa sayang, jam tiga mas pastiin kita sudah sampai dirumah kok.


telfon genggam aditya berdering,iapun mengambil ponselnya.


apa? arif kecelakaan, mobil yang ditumpangi menuju bandara menabrak pohon ? tanya aditya yang masih kaget dengan pernyataan dari sambungan telfon sebelah.


dia sekarang ada dimana tanya aditya dengan setengah laget?


iyaa,,,sekarang saya akan kesana.


mass,,,panggil adya

__ADS_1


iyaa arif kecelakaan saat menuju bandara,dan sekarang arif berada dirumah sakit Zainal abidin jelas aditya pada istrinya.


merekapun bergegas untuk segera menuju kerumah sakit yang dikabarin arif di rawat.


dalam perjalanan aditya merasa bersalah,ini pasti gara-gara saya,seharusnya saya yang mengantarkan arif, bukan malah membiarkan ia pulang sendirian.


arif sudah sanggat berjasa dalam kerukunan rumah tangga kita, ucap aditya yang menyalahkan diri sendiri


adya hanya bisa terdiam, karena arif benar-benar telah membuat suaminya merasa percaya penuh pada arif yang berniat tidak baik pada rumah tangganya.


aditya memarkir mobilnya tidak jauh dari arah IGD ,merekapun segera memasuki ruang IGD dengan pasien yang lumanyan banyak, aditya melihat arif dari kejauhan dengan kedua anak didiknya ,yaitu mita dan doni.


rif, kamu gimana kabarnya? kok bisa kecelakaan rif,tanya aditya dengan kaget da merasa bersyukur melihat kondisi arif hanya terbalut kepala saja dengan selang infus menempel dijarinya.


namanya juga musibah dit, padahal saya sudah pesan tiket untuk balik kejakarta.jawab arif sambil melihat kearah adya.


kamu jangan mikir balik kesana dulu, karena walau kamu tidak parah tapi kamu harus istirahat dulu.ucap aditya pada arif


iyaa tidak apa-apa saya akan pesan tiket malam saja,jawan arif sambil tersenyum.

__ADS_1


jangan rif,kondisi kamu masih belum stabil.ucap aditya,


adya hanya terdiam,karena dia tau sebenarnta arif memang tidak ingin pulang dan masih betah di aceh.


aditya berjalan meninggalkan arif dan menuju keloket untuk mengurus semua Adm.


mita mencubit adya, dasar nakal yaa,tadi malam menginap dimana? bisik mita pada adya.


husss,,,,jangan berisik malu tau didengar doni. jawab adya dengan nada paling rendah.


doni tengah asyik berbicara dengan arif hingga tak mendengar pembicaraan mita dan adya.


setelah siap mengurus adm, aditya menghampiri ketempat arif di infus, rif kata dokter kamu boleh pulang,alhamdulillah luka kamu tidak parah,jadi kamu bisa beristirahat dirumah.oh yaa untuk beberapa hari kalau kamu tidak keberatan tinggal dulu di aceh,tinggal saja dirumah kami.ucap aditya.


adya mendengar petuah suaminya jadi terbatuk,,,uhuk uhuk,,,,


arif melihat reaksi adya kalau adya kurang suka dengan tawaran suaminya.


oh tidak apa-apa aditya, saya akan menginap dihotel saja untuk beberapa hari,kalau sudah stabil baru saya akan kebandara dan kembali lagi kejakarta.ucap arif seolah-olah enggan menerima tawaran aditya.

__ADS_1


__ADS_2