
mita merasa senang atas apa yang terjadi antara kedua orang tuanya dengan dika.
dia jadi ingat nasehat adya yaitu jalani saja dulu perlahan pasti kedua ortumu akan menerima ,tanpa harus kawin lari.
setelah berpamitan mitapun beranjak kerumah sakit.ia akan menerima semua resiko apa saja padanya.
satu jam dalam perjalanan menuju rumah sakit.
mita melihat doni sedang melakukan tugas yang seharusnya mita kerjakan.
doni terimakasih ya ucap mita,
eh mita, tidak apa-apa hitung-hitung rasa bersalah saya pada kalian bisa menutupi walau hanya sedikit.maaf ya ketika kalian tertimpa ujian dari andra saya tidak ada dan tidak tau apapun.ucap doni pada mita.
iya doni tidak apa-apa ucap mita.
saya juga merasa kasihan pada andra, teryata dia punya kelainan jiwa. dia akan frustasi yang berlebihan apabila keinginanya tidak tercapai.jelas mita pada doni
iyaa,,,padahal diantara kita semua andra sangat cocok menjadi ketua kita. tapi kerena obsesinya cintanya lebih tinggi pada adya, membuat fikirannya jadi buntu. ucap doni
keduanya terdiam sejenak, dan melanjutkan pekerjaanya.
__ADS_1
" setelah semua tugas selesai adya melanjukan pulang kerumah aditya.
dalam perjalanan tidak sengaja ia melihat andra dan dua orang perawat, berjalan dengan ustad atau guru spritual suaminya.
ia pun melihat sampai hilang dari pandanganya, iapun berdoa semoga andra segera sembuh.
sang pengemudi go car memerhatikan apa yang dilihat adya dibalik kaca.iapun bertanya, siapa dek temannya ya ? anak muda sekarang susah ditebak,ganteng-ganteng eh sakit jiwa, kalau bukan narkoba ,masalah cinta.ucap sang sopir tanpa menunggu jawaban dari adya.
ia pak , yang tadi memang sahabat saya, ucap adya.
setelah berbincang- bincang adyapun tiba dirumah suaminya.
adyapun terkesima atas apa yang dilakukan oleh warga aceh padanya.
tidak banyak membuang waktu adya pun beranjak masuk kerumah.ia membuka pintu yang tidak terkunci, teryata dika sedang menonton tv.
adyapun berjalan menuju kamar, dia tidak mau berlamaan dalam rumah yang berpenghuni tanpa mahram.iapun memilih untuk tidak mandi dirumah.
setelah memastikan semua perlengkapan tidak ada yang tertinggal adya berpamitan pada dika.
beberapa menit kemudian adya tiba dikediaman rumah sakit, kali ini ia datang sebagai keluarga pasien.
__ADS_1
iapun berjalan menuju ruang aditya, dari kejauhan adya melihat beberapa para anggota keluar dari kamar suaminya.
adya membuka pintu dan melihat rina sedang berbicara serius dengan aditya. rina dengan berbalutan jelbab, terlihat sangat cantik.dan hampir tidak dikenali oleh adya
assalamualakum.ucap adya pada keduanya
waalaikumssalam ucap aditya dan rina.
adya ,,,baru saja rina menayakan kabarmu ucap aditya.
adya saya minta maaf ya atas semua apa yang saya lakukan padamu.ucap rina sambil memeluk adya.
adyapun merasakan aura yang terpancar dari kata-katanya rina benar tulus.
saya sudah menceritakan semua apa yang terjadi selama ini pada aditya, bahkan saya dulu juga pernah berniat untuk mencelakan kamu.ucap rina sambil beristiqfar.
adya terdiam seribu bahasa,ia tidak menyangka kalau kejadian dulu yang tertimpanya adalah rencana jahat rina.
sayang kalau orang minta maaf , dimaafin bukan malah diam ucap aditya memecahkan lamunan adya.
iya rina saya sudah memaafkan kamu,semoga kamu istiqamah dengan hijab yang kamu kenakan sekarang.
__ADS_1