
Silahkan masuk ibu bapak,,
Kebetulan baju yang mereka kenakan sangatlah sama,,,,
Aditya memakai baju berwarna merah maron dan perpaduan warna broken white,,,, begitu juga dengan Ayda,,, baju gamis,,, berwarna merah maroon,,, dipadukan dengan jelbab krem putih,,,persis seperti pasangan kekasih,,,,,
Selamat siang ibu bapak,,,, ada yang bisa kami bantu,,,, semua meja penuh,,, karena hari libur,,, yang tersisa cuma satu ruangan lagi,,,
Ya sudah kami booking ruangan yang satu lagi saja,,,
Silahkan ikutin saya ibu bapak,,,, sapa sang pelayan dengan ramah tamahnya,,,,
,,, teryata meja yang tersisa adalah meja khusus untuk remaja yang bercinta,,,, penuh dengan bunga mawar pink,,, dan lampu sendu.
Ayda berjalan di belakang Aditya,,, sedangkan Aditya barengan dengan pelayan.
Silahkan duduk ibu dan bapak,,,,silahkan pilih menunya,,,
Mereka pun saling berpandangan,,,,maaf mba apa ada meja yang lain?
Maaf pak,,, yang lain penuh semua.
Karena perutnya sudah keroncongan,,, akhirnya Aditya meraih bangku dan segera duduk dimeja serba romantis.
Ketika sang pelayan menulis menu mereka memilih menu yang sama. Keduanya saling berpandangan tapi dalam hati penuh kekesalan.
__ADS_1
Pizza pan kecil mealt lover yaa ibu, bapak.
" aduh,kenapa harus kesini ,sumpah andai saja perut ini tidak lapar. Pasti dari tadi milih pulang kerumah dia saja. Ucap Ayda dalam hati.
"" Aditya pun bisa membaca apa yang ada difikirannya. Kalau tidak suka ganti aja menu lain. Sahut Aditya dengan cuek.
Gak apa- apa mba, tulis yang itu saja,
minumnya jus buah naga,,, iyaa mba saya juga itu sahut Aditya,, dengan santainya ia menjawab,
Oke,,, ibu bapak,,, mohon tunggu beberapa menit,,, kalau ada yang lain silahkan panggil saya kembali.
Makan siang terasa sepi, walau tempat yang begitu romantis keduanya terlihat saling diam .
Selesai makan Aditya langsung memanggil sang pelayan untuk membayar semua apa yang telah mereka pesan.
Ya,,,,
pulang lah masak nginap dilestoran. jawab Aditya
Tiba dipintu gerbang,,, aditya berpapasan dengan atasan dan anak buahnya.
Aditya,,, panggil,pak damrin dengan tersenyum.
Selamat siang pak, Adityapun langsung memberi salam hormat sesama anggota.
__ADS_1
Ah kamu tidak usah formal begitu,,, lagian kita kan sama - sama berjumpa dihari libur.
canda pak damrin, pak damrin adalah mantan seniornya ketika Aditya mengikuti pelatihan perwira ,sebelum Aditya menjabat menjadi kapten. Kini mereka ditugaskan satu kantor.
Pinter juga kamu dit, pilih calon ibu negara yang cantik yaaa,,, bisik pak damrin ketelinga Aditya.
ah bapak bisa saja, jawab Aditya dengan tersenyum malu.
Ayda bingung sebenarnya mereka berbicara tentang apa ?
wa dari mita
Yang sabar yaa say,,,semua itu ujian,andai posisi kamu adalah saya,
pasti happy ending jadinya.
Adya tidak mengubris pesan Wa dari sahabatnya mita, dan lebih memilih melanjutkan dengan sarapan didepannya.
lima menit kemudian, menu yang mereka pesan ludes sekejap mata. Karena mereka benar - benar lapar dan belum sarapan dari tadi pagi.
Akhirnya Mereka beranjak untuk pulang kerumah.
Dalam perjalanan tidak ada sepatakah katapun yang keluar dari mereka. Hanya keheningan dan suara kendaraan lain yang terdengar.
tiba dirumah ayda langsung memilih masuk kekamar tanpa sati kata terimakasihpun.
__ADS_1
"Dasar cewek aneh,ucap terimakasih kek, atau apa " bener kata teman - teman saya. cewek itu aneh tidak bisa ditebak,gumam Aditya dalam hati,,,, hmmm,,,, kok jadi ngurusin tentang dia yaaa.