
Mita membeli dua minuman jus,,, seperti biasa sebelum masuk ruang kuliah mereka terlebih dahulu bercerita apa saja,,,,,
Dipintu gerbang mita melihat adya diantar oleh aditya,,,,
Ciee,,,, ciee pengantin baru nieee,,,,
Ets,,, jangan berisik, seluruh ruangan tidak ada yang tau kalau saya sudah menikah,,,,
Dan rahasia ini tidak boleh ada yang tau,,,
Karena saya juga tidak tau apakah jalan yang saya tempuh ini benar apa salah,,,
Jangan ngomong gitu ah,,,, oa ngomong - ngomong kalian udah hmm,,, hmm belum,
Adyapun kesal dan marah dengan candaan mita,,,,
Mit,,, kamu tau sendirikan kami sama - sama belum kenal,,,, jadi stop ngomong gituan,,,,
Iyaa deh,,,maaf,,, andai aditya itu suamiku pasti seisi kampus akan kuumumin klo aditya yang super duper keren dan ganteng adalah pangeranku,,,,
Mereka pun beranjak keruang,,,,
Adya panggil,,, panggil seseorang dari kejauhan,,,,
Siapa ay,, tanya mita,,,
Seorang laki - laki yang tingginya 175,, dengan wajah kearab dengan campuran inggris,,, dengan hidung yang menjulang mancung,,, kulit kuning langsat ke indonesia,,,,
Perfect,,,, lelaki idaman banget kalau dikriteria para kaum hawa,,,,
Dan pria tersebut makin menghampiri adya,,,,
Mas arif,,, sapa adya dengan wajah kaget dan bahagia,,,,
Iyaa ini saya,,,, dengan senyum lesungnya,,,
__ADS_1
Kenalkan ini teman saya mita,,,,
Oh iyaaa,,, arif,,,
Kalian kuliah disini yaaa,,,
Iyaa,,, mas kesini ngapain? Selama ini kemana saja,,, ibu apakabar?
Yang mana dulu ni mas jawab,, kamu bertanya banyak banget,,,
Adyapun menjawab terserah mas saja yang penting semua pertanyaan terjawab deh,,, adya kegirangan,,,,
Mas disini sebagai dosen bahasa inggris,,, kamaren berhalangan tidak bisa hadir,karena harus ke amerika ngambil leges ijazah,,,,
Ibu sama bapak baik,,,mas baru pindah ke depok dua,,,
Kamu tinggal dimana?
Adya,,, depok satu mas,,,,
Iyaaa mas,, sampai jumpa dilain waktu,,,
Ya Allah ay,,, kamu beruntung banget yaaa,,, bisa kenal dengan laki- laki yang tampan, dan bersuamikan cowok ganteng dan kaya,,,
Usss,,, jangan ngomong keras - keras,,, iyaaa deh,,,
Mas arif itu cinta monyet saya dulu, kami berpisah karena orang tuanya pindah tugas ke malasya,,,,
Dulu,,, saya memberi surat untuk mas arif,, dan dibaca oleh ayah dan ibunya,,
Mas arif dulu tidak suka dengan saya,,,adya bercerita sambil mengenang masa kanak -kanaknya,,,,
Mita : jadi kamu sekarang masih suka sama mas arif itu?
Adya : mita,,, kami tidak pernah jumpa lagi setelah 17 tahun,, jadi tidak tau gimana rasa suka atau tidak,,, tapi rasanya berjumpa sama mas arif seperti senang dan semua beban hidupku hilang,,,,
__ADS_1
Hati- hati loe ay,, ingat kamu istri orang,,,,
Tiba diruang,,,,
Adya dan mita kaget,, teryata mas arif itu adalah dosen mereka,,,,
Adya dan mita dibuat kaget,, hampir seisi ruangan khususnya yang cewek duduk di depan,,,,
Agar dekat dengan sang dosen,,,,
Adya dan mita lebih memilih duduk dibelakang,,,
Arifpun melihat ayda dengan tatapan yang senang,,, adyapun melihatnya sambil tersenyum,,,
Mita mencubit adya,,, ay ingat suami,, dosa loe,,,
Adyapun beristigfar dan memilih menunduk,,,
Selesai menjelaskan semua,,, dan bertanya satu persatu,,,
Arir memberi sepucut kertas dan menulis nomor hpnya,,,,
Adyapun mengambil dan menyimpan no hpnya,,,
Selesai semua materi yang dibahas, semua cewek - cewek pada caper bertanya ini itu pada dosen yang ganteng,,,
Adya dan mitapun memilih meninggalkan ruangan,,,,
Ay,,, kamu pulang duluan yaaa,, saya tunggu jemputan aditya,,,,
Okee,,,, ay,, pak arif untuk saya saja yaa,,, canda mita,,,
Aditya,,,
Maaf tidak bisa jemput,,,
__ADS_1