
iyaa mas? ini mobil siapa ? tanya adya dengan duduk disamping suaminya.
ini mobil pak danru, beliau ada training di malasya, jadi beliau nitip ini untuk beberapa hari, kamu nyaman kan duduk dimobil ini? ucap aditya sambil memasang seatbelt pada istrinya, adya sangat terkejut dan lagi-lagi berdebar atas perlakuan suaminya padanya.
iiiyaa mas, ucap adya dengan pelan.
adityapun langsung menancap gas segera menuju kerumah. dalam perjalanan keduanya terdiam,ditengah perjalanan aditya membuka pembicaraan dan menayakan.
besok jam berapa masuk? keduanya berbarengan bertanya.
adya dan aditya tersenyum, walau suami istri rasa kaku dan cangguh masih terlihat pada keduannya.
sa saya libur mas selama tiga hari ucap adya dengan pelan.
oohh,,, gitu yaa? jawab aditya, anda saja Rina tidak menumpahkan kuah pada file penting. Pasti semua keperluan pernikahan kami sudah bisa diurus untuk waktu tiga hari. ucap Aditya dalam hati.
__ADS_1
mas, besok masuk jam berapa? tanya adya memecahkan lamunan aditya.
hmmm,,,,nanti mlm masuk lagi, saya minta izin untuk jemput kamu pulang saja sebentar.jawab aditya,
merekapun pilih saling diam hingga sampai dirumah. Setelah memastikan adya masuk kerumah adityapun langsung melanjutkan untuk menuju kekantor.
beberapa menit kemudian Adityapun sampai dikantor kembali, tanpa pikir panjang iapun memanggil taufid dan bertanya-tanya soal tempat wisata disabang bagaimana. Setelah mendengar puas pemamdangan sabang Adityapun minta tolong pada taufid untuk membeli tiket kapal untuk dua orang. Atas nama Adya dan aditya, iapun melayangkan surat cuti untuk dua hari. Bagaikan ada aurat baik pada keduanya, berhubung sepi dari biasanya atasannya mengizinkan untuk tiga hari dan itu pertanda baik.
karena besok libur Aditya memnfaatkan jam malamnya untuk full time bekerja dan memilih tidur dikantor. Jam setegah tiga menunjukkan sepertiga malam iapun tertidur dimeja.
setelah selesai dari shalat berjamaah Aditya menitipkan amplop yang berisi uang lima ratus ribu rupiah untuk taufid yang selalu membantunya tanpa pamrih dan selalu ada disaat ia perlu pada salah satu anak buahnya yang kebetulan satu shaff shalat dengannya.
Aditya mengambil dua tiket tersebut dan menuju pulang kerumah.
lampu ruang tamu menyala dan itu tandanya kalau istrinya baru saja shalat diruang sana. Ruang tamu sering dipakai untuk shalat berjamaah karena hany diruang tamu tempat yang lumanyan luas dan nyaman.
__ADS_1
Aditya mendengar lantunan suci yang sangat lembut dari istrinya membuat enggan untuk menganggu kekusyukan sang istri.Adityapun memeilih duduk diluar rumah dengan cuaca yang sangat dingin.
seperti biasa setelah selesai membaca kalam ilahi adyapun membuka jeldela rumah untuk bisa masuk udara pagi, udara yang segar, ia melihat Aditya duduk sambil sesekali tertidur.
mas,,, ucap Adya dengan pelan.
mas,,,
oohh,,, iyaa maaf tadi ketiduran, ucap aditya sambil mengucek mata.
ya sudah tidur dikamar saja? ucap adya sambil mengambil tas kerja suaminya dan memasukkan kedalam.
Aditya masuk kekamar dan langsung menuju kamar mandi.suara air yang masih pagi sangat terdengar jelas . Setelah merapikan tempat tidur Adya menuju kedapur.
Rina masih menuju alam mimpi, beribu-ribu panggilan dari siapapun kalau jam pagi memang tidak pernah bangun.
__ADS_1
Mita lembur dirumah sakit karena kamarin seharian tidak ada kabar.