Cinta tertaut pada sang Kapten

Cinta tertaut pada sang Kapten
rumah sakit dan donor darah Ab


__ADS_3

mata adya makin kabur hingga semua terlihat rabun,,,,


mita melihat dari kejauhan dan berteriak,,,,adya,,,,,


adyapun jatuh tersungkur ketanah,,,,dari kejauhan rina tersenyumbahagia,,,,


mita menghampiri adya,,,ay bangun ay,, darah yang diperut adya makin banyak keluar,,,seisi kampus panik atas penusukan tersebut,,,,


adya dilarikan kerumah sakit terdekat,,,mita mengambil ponsel adya segera menghubungi aditya,,,,


arif sejak dari tadi menunggu adya tidak kunjung tiba,,,,diapun meraih hp disakunya dan menelfon adya,,,,


terdengar suara tangisan mita,,,pak adya ditusuk otk,,,sekarang kami lagi dalam perjalanan kerumah sakit,,,,,


oke- oke segera kirim alamat rumah sakit yaaa,,,,arifpun bergegas untuk menuju rumah sakit,,,dengan wajah yang panik,,,,


tiba dituang ICU ,,,mohon tunggu diluar, adik siapanya pasien ? tanya salah seorang suster pada mita,,,,


sasaya sahabatnya sus,,,yasudah tolong hubungi keluarganya yaa ,,,


iyaaa sus,,,,,


adityapun berlari dan menghampiri mita,,,


mit,,, adya dimana? apa yang terjadi?


tidak tau dit,,,ada dua orang otk menghapiri adya langsung menusuk diperutnya,,,,


tiba saya pada adya sudah pingsan,,,,

__ADS_1


adityapun mengambil ponselnya dan segera mengerahkan anak buahnya untuk segera hadir dikampus,,,jangan sampai sipembunuh hilang jejak,,,,


mita melihat mata adit yang biasanya seperti mata bayi berubah menjdi merah terlihat jelas diraut wajahnya panik,,,,


arifpun dengan penuh kekhawatiran menghampiri mita,,,,,


mita,,,,apa yang terjadi? arif seperti kehilangan kontrol emosinya,,,,hingga mita kaget dengan tingkah laku arif,,,,


mitapun bercerita hal yang sama pada arif,,,,


arifpun mengambil ponsel disakunya da segera menelfon sahabatnya dari kepolisian,,,,


dan mengerahkan para polisi ke TKP,,,,dan berucapkan tolong pembunuhnya jangan sampai lari,,,,berapapun yang kamu minta saya sanggup membayarnya,,,,kata arif di telfon,,,,


mitapun makin kaget melihat dua tingkah laki-laki didepannya,,,,


arifpun menghampiri aditya,,,dit tetap tenang ya,,,,


sudah jangan dibahas lagi,,,yang penting kondisi adya ,,,,


iyaa arif,,,terimakasih yaa atas simpatisannya,,,,santai dit,,,,


keluarga adya,,,,


adityapun menghampiri suster tersebut,,,,


maaf pak,,,,kondisi pasien sangat lemas karena pendarahan dalam perjalanan,,,,


pasien berdarah Ab,,,coba cari golongan darah Ab,,, untuk segera diserahkan pada kami,,,karena stok darah Ab habis dan sangat langka,,,,mohon secepatnya pak ya,,,,

__ADS_1


suster darah saya Ab jawab aditya pada suster yang menjelaskan pada aditya,,,


baik,,,mohon keruang sebelah untuk cek lab dan pendonoran,,,,


adityapun melihat kearah arif,,,tenang dit,,, insya Allah adya baik- baik saja,,,


aditya melihat kearah arif dengan harapan berterimaksih banyak,,,,,


adityapun terus memantau suasana ditkp dan selalu meminta informasi kepada seluruh anak buahnya,,,,,sebenarnya adit telah menyalahi aturan ,,,tapi disaat itu kepalanya buntu dan tidak memikirkan efek nekat yang ia lakukan,,,,


mita yang dari tadi melihat dua keanehan terjadi pada dua laki -laki didepannya,,,,


dia tidak henti - hentinya berdoa supaya adya segera sadar,,,,


mama dan papa adya,,,,


mita apa yang terjadi nak?


adityapun menghampiri dan menyalami mertuanya,,,,aditya apa yang terjadi,,,,aditya menjelaskan kejadian yang diceritakan mita


"""""arif kamu disini juga,,,, iyaaa mah arif dosennya adya,,,,jawab aditya,,,,


iyaaa tan,,,dan arif mencerika ulang kejadian tersebut termasuk dengan cerita donor darah,,,,terimakasih yaa arif jawab papanya adya,,,,


tiba-tiba papanya adya jantungan arifpun memegang papanya adya,,,untuk mendekatkan kekursi,,,,


paah,,,,


papanya adya menunujuk dalam tas untuk mengambil obat dalam,,,

__ADS_1


tangisan mama adyapun pecah,,,beliau tau kalau adya dan papanya sangatlah dekat,,,,


ya Allah apa yang terjadi,,,pah yang kuat anak kita lagi menunggu kedatangan kita,,,,


__ADS_2