
Rina mencoba membersihkan kuah yang tumpah diatas meja.
Aditya langsung memanggil taufid seorang pembersih di kantor mereka, fid,fid,, teriak aditya dengan kencang.
Rina kaget dengar suara keras Aditya, ia terlihat takut dan wajah yang ceria berubah pucat. Karena yang ia tau Aditya tidak pernah semarah ini, bahkan belum pernah Rina melihat reaksi Aditya sekarang.
Fid,,, dari tadi saya panggil kamu kemana? ucap Aditya dengan marah. Maaf pak adit sa saya tadi lagi shalat dzuha di mushalla, jelas taufid pada Aditya.
Seketika amarah Adityapun menghilang dengan jawaban dari taufid.
tolong bersihkan kuah yang tumpah diatas meja ini yaa? jelas Aditya dengan nada menurun.
__ADS_1
maaf dit, gara- gara saya gak sengaja tumpahin kuah, jadinya pelayan sini yang kena imbas, jelas Rina sambil menunduk.
iyaa gak apa-apa Rin, maaf saya keluar dulu yaa, ucap Aditya sambil keluar dari ruangan kerjanya dan meninggalkan Rina dengan Taufid.
Maaf dit, saya memang sengaja karena saya tidak mau nama adya yang tertulis disitu seharusnya itu nama saya, ucap Rina dengan pelan. Rinapun meninggalkan ruangan dan langsung memesan go car untuk pulang lagi kerumah Aditya.
Aditya menelfon sahabatnya Dika, dengan menumpahkan kekesalannya karena ulah Rina. Dika dari seberang sana hanya terdengar suara cekikan karena ia tau sahabatnya Aditya sangat jarang marah, sekali marah terlihat lucu.
Dik, saya serius sudah mulai jengkel dengan kehadiran Rina, karena dengan terang-terangan mengatakan dia akan mencari cara untuk bisa mendapatkan saya. Jelas Aditya dengan kesal pada sahabatnya.
Dika kalau kamu ngomong itu lagi saya janji tidak akan menghubungi kamu lagi,jawab Aditya makin kesal dibuat oleh Dika.
__ADS_1
"" ya sudah maaf ndan" saya janji tidak akan mengulangi lagi. Jawab Dika dengan suara lantang.
Aditya langsung mematikan hpnya, langsung pergi menuju kantin. Telfon balik beberapa kali dari Dika tidak diangkatnya oleh Aditya, kini giliran Dika yang merasa bersalah dibuat oleh sahabatnya. Puluhan whatssup permintaan maaf dari Dika hanya di read saja, Aditya tersenyum puas karena sudah membalas dendamnya pada Dika.
Makanya kalau orang serius jangan ditanggapin becanda, ucap Aditya sambil membuka whatssup dari sahabatnya, tersenyum kemenangan.
Rina dengan raut wajah sebel pulang kerumah untuk menenangkan diri. Untung saja saya tidak telat datang kalau tidak Aditya pasti sudah mengajukan persyaratan nikah dengan Adya.
misi apalagi yang berjalan sukses Rin? ucap Mita dengan tangan memegang kepala.
anak-anak tidur saja sono, jangan suka mengacau, ucap Rina sambil melempar senyum ikhlasnya pada Mita.
__ADS_1
Rin, dari pada jadi parasit gini mending kamu balik lagi kejakarta, lagian kamu modelling udah pasti banyak diluar sana cowok-cowok ganteng yang ngantri? dari pada ngincar suami orang. Sudah numpang tinggal mau rebut suami orang lagi? kata Mita pada Rina
anak-anak sok ngatur-ngatur saja dari kamaren, ucap Rina sambil menunjuk kearah Mita. Lagian kamu tau apa tentang kedekatan kami dengan Aditya. Kalau sahabat kamu tidak hadir seharusnya sekarang kami sudah bahagia dengan Aditya.jelas Rina pada mita dengan nada sama-sama tinggi.